Bank Soal TWKK CPNS 2026: Pilar Negara
Halaman 16. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 151
Link Soal
Sila Persatuan Indonesia jika tidak dikaitkan dengan sila-sila Pancasila lainnya akan membentuk paham yang sempit dan ekstrem, yaitu...
A
Liberalisme
B
Komunisme
C
Sosialisme
D
Theokrasi
E
Chauvinisme
NO. 152
Link Soal
Sikap saling menghargai (mutual respect) dalam musyawarah pembangunan merupakan perwujudan nilai Pancasila. Salah satu bukti aktualisasi Pancasila sebagai dasar negara dalam konteks ini adalah ...
A
Adanya dominasi mayoritas dalam proses musyawarah.
B
Mengedepankan kepentingan bersama daripada kepentingan individu.
C
Menghindari keputusan yang menguntungkan semua pihak.
D
Terdapat sikap saling menghormati di antara peserta musyawarah.
E
Terwujudnya keseimbangan antara hak dan kewajiban.
NO. 153
Link Soal
Jenis referendum di mana persetujuan rakyat mutlak diperlukan sebelum suatu undang-undang tertentu dapat diberlakukan disebut...
A
Referendum Obligatoir
B
Referendum Fakultatif
C
Referendum Konsultatif
D
Referendum Terpusat
E
Referendum Kerakyatan
NO. 154
Link Soal
Setelah menyelesaikan tugas utamanya merancang dasar negara, BPUPKI secara resmi dibubarkan dan digantikan oleh PPKI. Kapankah pembubaran tersebut terjadi?
A
1 Juni 1945
B
22 Juni 1945
C
18 Agustus 1945
D
7 Agustus 1945
E
29 Mei 1945
NO. 155
Link Soal
Gubernur, Bupati dan Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah Propinsi, Kabupaten dan Kota. Mereka dipilih berdasarkan mekanisme ....
A
Penunjukan oleh Menteri Dalam Negeri
B
Mekanisme jajak pendapat
C
Pemilihan oleh kualisi partai mayoritas
D
Pemilihan langsung
E
Organisasi-organisasi politik
NO. 156
Link Soal
Dalam konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terdapat beberapa prinsip utama terkait hubungan antara pusat dan daerah. Manakah pernyataan berikut yang TIDAK sesuai dengan prinsip NKRI tersebut?
A
Struktur NKRI mewajibkan adanya penyeragaman kekayaan alam dan budaya di seluruh daerah
B
Penyelenggaraan NKRI menjamin adanya otonomi daerah yang seluas-luasnya
C
Daerah diberikan jaminan otonomi untuk berkembang sesuai potensi masing-masing
D
Pemerintah Pusat memberikan dorongan dan bantuan dalam pelaksanaan otonomi daerah
E
NKRI memfasilitasi pertumbuhan serta perkembangan keragaman antarwilayah
NO. 157
Link Soal
Bagian Penjelasan UUD 1945 (sebelum diamandemen) pernah dianggap memiliki kedudukan penting sebagai penafsiran otentik konstitusi. Hal ini disebabkan karena Penjelasan UUD 1945 diperlakukan sebagai...
A
Dokumen sejarah yang tidak mengikat
B
Bagian yang terpisah dari Batang Tubuh
C
Satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Batang Tubuh UUD 1945
D
Hukum adat yang tertulis
E
Pedoman moral bagi penyelenggara negara
NO. 158
Link Soal
Ketika Indonesia berubah bentuk menjadi negara serikat (Republik Indonesia Serikat/RIS) pada tahun 1949, status UUD 1945 dalam konteks nasional (federal) adalah...
A
Tidak berlaku sebagai konstitusi federal karena digantikan Konstitusi RIS
B
Hanya berlaku beberapa pasal saja
C
Masih berlaku penuh di seluruh wilayah Indonesia
D
Hanya berlaku di wilayah Jakarta
E
Berlaku berdampingan dengan Konstitusi RIS di seluruh negara bagian
NO. 159
Link Soal
Dalam Pembukaan UUD 1945, terdapat frasa '...melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia...'. Jika dikaitkan dengan konsep negara hukum, frasa ini menegaskan bahwa Indonesia menganut prinsip...
A
Negara Polisi (Machtstaat) yang mengutamakan keamanan di atas segalanya
B
Negara Penjaga Malam yang hanya bertindak jika ada gangguan keamanan
C
Negara Hukum Demokratis yang bertujuan mensejahterakan dan memberi perlindungan hukum bagi warganya
D
Negara Kekuasaan yang absolut untuk menjaga kedaulatan wilayah
E
Negara Liberal yang menyerahkan urusan perlindungan kepada mekanisme pasar
NO. 160
Link Soal
Amandemen Undang-Undang Dasar 1945 telah dilakukan sebanyak empat kali. Pada perubahan kedua yang disahkan dalam Sidang Tahunan MPR tahun 2000, fokus utama perubahannya menyangkut aspek...
A
Kekuasaan kehakiman dan wilayah negara
B
Pemerintahan Daerah dan Hak Asasi Manusia (HAM)
C
Pemilihan Presiden secara langsung
D
Pembentukan Mahkamah Konstitusi
E
Penghapusan Dewan Pertimbangan Agung