Bank Soal TWKK CPNS 2026: Pilar Negara
Halaman 25. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 241
Link Soal
Dalam asas kewarganegaraan, terdapat prinsip 'Ius Sanguinis'. Prinsip ini menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan...
A
Tempat kelahirannya
B
Agama yang dianutnya
C
Sejarah hidupnya
D
Asal-usul keturunannya (pertalian darah)
E
Status perkawinan orang tua
NO. 242
Link Soal
Dalam kehidupan bermasyarakat, Pak Budi selalu berusaha menyelesaikan perselisihan antarwarga melalui diskusi untuk mencapai kesepakatan bersama, bukan dengan memaksakan kehendak atau kekerasan. Sikap Pak Budi ini merupakan cerminan pengamalan Pancasila, khususnya sila...
A
Ketuhanan Yang Maha Esa
B
Kemanusiaan yang adil dan beradab
C
Persatuan Indonesia
D
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
E
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
NO. 243
Link Soal
Dalam konsepsi Wawasan Nusantara, aspek kehidupan nasional dibedakan menjadi aspek alamiah (Trigatra) dan aspek sosial (Pancagatra). Manakah di bawah ini yang termasuk dalam aspek alamiah?
A
Sistem politik dan demokrasi
B
Kondisi ekonomi nasional
C
Keadaan dan kekayaan alam (Flora dan Fauna)
D
Kehidupan sosial budaya masyarakat
E
Tingkat keterampilan dan kualitas penduduk
NO. 244
Link Soal
Pancasila dipandang sebagai paradigma pembangunan nasional. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan makna dari kedudukan tersebut adalah...
A
Pembangunan nasional boleh mengesampingkan nilai Pancasila demi percepatan ekonomi
B
Segala aspek pembangunan di Indonesia harus menjadikan nilai dasar Pancasila sebagai landasan normatif dan kerangka acuan
C
Nilai Pancasila hanya berfungsi sebagai simbol formalitas dalam laporan pembangunan
D
Pembangunan dilaksanakan hanya dengan mengacu pada satu sila yang dianggap paling menguntungkan
E
Pelaksanaan pembangunan sepenuhnya diserahkan kepada nilai-nilai instrumental tanpa merujuk nilai dasar
NO. 245
Link Soal
Kapan tepatnya amandemen kedua UUD 1945 disahkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat?
A
18 Agustus 2000
B
19 Oktober 1999
C
10 Agustus 2002
D
9 November 2001
E
18 Agustus 1999
NO. 246
Link Soal
Mr. Soepomo dalam pidatonya mengusulkan dasar negara yang menekankan pada konsep integralistik. Manakah di bawah ini yang merupakan poin usulan beliau?
A
Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme, dan Mufakat
B
Persatuan, Kekeluargaan, Mufakat dan Demokrasi, Musyawarah, dan Keadilan Sosial
C
Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, dan Kesejahteraan Rakyat
D
Ketuhanan Yang Berkebudayaan dan Gotong Royong
E
Sosionasionalisme dan Sosiodemokrasi
NO. 247
Link Soal
Bhinneka Tunggal Ika mengandung nilai-nilai pluralistik dan multikultural. Manakah di antara berikut ini yang BERTENTANGAN dengan asas tersebut?
A
Sektarian
B
Toleransi
C
Kesetaraan
D
Terbuka (inklusif)
E
Koeksistensi damai
NO. 248
Link Soal
DPR memiliki wewenang untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu undang-undang atau kebijakan pemerintah yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Hak ini disebut...
A
Hak Interpelasi
B
Hak Angket
C
Hak Menyatakan Pendapat
D
Hak Imunitas
E
Hak Budget
NO. 249
Link Soal
Dalam kontestasi politik lokal maupun nasional, seringkali identitas primordial (kesukuan, keagamaan, golongan) dieksploitasi secara berlebihan oleh para kontestan untuk menarik dukungan. Akibatnya, masyarakat terpecah belah berdasarkan afiliasi identitas, dan ruang-ruang publik dipenuhi dengan wacana 'kami' versus 'mereka' yang mendiskreditkan kelompok lain. Fenomena ini tidak hanya menciptakan perpecahan sosial, tetapi juga merusak fondasi dialog dan musyawarah yang esensial untuk menjaga kerukunan dalam keberagaman, serta menghambat tercapainya konsensus untuk kepentingan bersama.
A
Aspek kohesi sosial, karena politik identitas secara fundamental mengikis rasa persaudaraan, solidaritas, dan saling pengertian antarwarga negara yang beragam.
B
Aspek toleransi beragama, karena isu SARA seringkali digunakan untuk menyerang kelompok agama minoritas dalam arena politik, memperdalam jurang perbedaan.
C
Aspek integrasi nasional, karena fragmentasi masyarakat berdasarkan identitas dapat mengancam kesatuan bangsa secara keseluruhan dari dalam.
D
Aspek musyawarah mufakat, karena polarisasi politik dan wacana 'kami' versus 'mereka' menghambat tercapainya konsensus dalam pengambilan keputusan publik.
E
Aspek keadilan sosial, karena diskriminasi berdasarkan identitas primordial dapat menghambat pemerataan hak dan kesempatan bagi seluruh warga negara.