Bank Soal TWKK CPNS 2026: Pilar Negara
Halaman 34. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 331
Link Soal
Menurut Aturan Peralihan UUD 1945 (sebelum amandemen), sebelum terbentuknya Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Dewan Pertimbangan Agung (DPA), segala kekuasaan lembaga-lembaga tersebut dijalankan oleh...
A
Presiden dengan bantuan sebuah Komite Nasional
B
Presiden dan Wakil Presiden secara bersama-sama
C
MPR dan DPR sementara
D
Perdana Menteri dan Kabinet
E
Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) saja
NO. 332
Link Soal
Prinsip kekuasaan kehakiman yang merdeka dan terbebas dari campur tangan kekuasaan pemerintah ditegaskan dalam...
A
Pembukaan UUD 1945
B
Pasal 24 Ayat 1 UUD 1945
C
Pasal 24 Ayat 2 UUD 1945
D
Pasal 25 UUD 1945
E
Aturan Peralihan UUD 1945
NO. 333
Link Soal
Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki sembilan orang hakim konstitusi. Dari manakah asal usulan kesembilan hakim tersebut?
A
Sepenuhnya dipilih oleh Presiden
B
Dipilih oleh DPR melalui uji kelayakan
C
3 dari MA, 3 dari DPR, dan 3 dari Presiden
D
3 dari KY, 3 dari MA, dan 3 dari Presiden
E
Dipilih langsung oleh rakyat saat Pemilu
NO. 334
Link Soal
Pembentukan Komisi Yudisial (KY) setelah amandemen UUD 1945, khususnya Pasal 24B, didasari oleh kebutuhan untuk memiliki lembaga yang menjaga kehormatan dan martabat serta perilaku hakim. Dengan demikian, KY berfungsi sebagai ...
A
Penasehat bagi hakim.
B
Fasilitator bagi hakim.
C
Mitra kerja hakim.
D
Pengawas perilaku hakim.
E
Penilai kinerja hakim.
NO. 335
Link Soal
Alinea keempat Pembukaan UUD 1945 memuat syarat-syarat berdirinya tertib hukum di Indonesia. Unsur yang tidak termasuk dalam syarat tertib hukum tersebut adalah...
A
Kesatuan subjek hukum
B
Kesatuan asas kerokhanian (dasar negara)
C
Kesatuan wilayah atau daerah
D
Kesatuan waktu berlakunya
E
Kesatuan kebudayaan daerah
NO. 336
Link Soal
Salah satu alasan fundamental dilakukannya amandemen terhadap UUD 1945 adalah karena adanya pasal-pasal yang dianggap...
A
Memiliki sifat multitafsir (dapat diartikan ganda)
B
Membingungkan rakyat dengan pengertian kabur
C
Terlalu mendukung pemerintahan yang otoriter
D
Tidak mampu lagi menampung aspirasi zaman
E
Jumlahnya kurang memadai
NO. 337
Link Soal
Pasal dalam UUD 1945 yang berkaitan dengan bhinneka tunggal ika adalah, kecuali ...
A
Pasal 6A ayat (3)
B
Pasal 18, Pasal 18A, dan Pasal 18B
C
Pasal 25A
D
Pasal 26 ayat (1)
E
Pasal 29 ayat (1)
NO. 338
Link Soal
Landasan filosofis yang memberikan arah bagi politik luar negeri Indonesia yang bersifat bebas dan aktif dapat ditemukan dalam Pembukaan UUD 1945, khususnya pada cita-cita untuk...
A
Membentuk aliansi militer dengan negara-negara tetangga
B
Turut serta dalam upaya memelihara ketertiban dunia
C
Menjadi kekuatan dominan di kawasan Asia Tenggara
D
Membatasi hubungan diplomatik hanya dengan negara maju
E
Melakukan intervensi pada urusan internal negara lain
NO. 339
Link Soal
Berdasarkan pasal 46 ayat (1) UUD 1945, DPRD memiliki alat kelengkapan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Berikut ini yang bukan merupakan kelengkapan yang dimiliki oleh DPRD adalah ....
A
Badan kehormatan daerah
B
Panitia anggaran dan pembelanjaan negara
C
Sekretaris Negara
D
Panitia musyawarah agung
E
Komisi yudisial
NO. 340
Link Soal
Pemerintah Daerah 'X' mengeluarkan kebijakan kontroversial yang membatasi kepemilikan aset dan kesempatan kerja bagi warga negara Indonesia yang bukan penduduk asli daerah tersebut, dengan dalih melindungi ekonomi lokal dan sumber daya daerah. Kebijakan ini juga menetapkan standar perpajakan dan retribusi khusus yang berbeda dari ketentuan nasional, serta berencana membentuk 'lembaga pengawas keuangan daerah' yang sepenuhnya independen dari koordinasi dengan lembaga keuangan pusat. Jika dianalisis dari perspektif Pilar Negara, tindakan Pemerintah Daerah 'X' tersebut paling berpotensi mengikis fundamental dari...
A
Pancasila, khususnya sila Persatuan Indonesia dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
B
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, terutama prinsip negara kesatuan dan otonomi daerah yang bertanggung jawab.
C
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagai wujud persatuan, kedaulatan, dan keutuhan wilayah bangsa.
D
Bhinneka Tunggal Ika, dalam semangat kesetaraan hak dan kewajiban antarwarga negara di seluruh wilayah Indonesia.
E
Wawasan Nusantara, sebagai cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya dalam mencapai tujuan nasional.