Bank Soal TWKK CPNS 2026: Pilar Negara
Halaman 48. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 471
Link Soal
Bapak Arya adalah seorang Kepala Bagian Perencanaan Program di sebuah Kementerian. Ia memiliki saham mayoritas di sebuah perusahaan konsultan teknologi informasi. Saat Kementeriannya membuka tender untuk proyek pengembangan sistem informasi manajemen baru yang strategis, perusahaan Bapak Arya turut mengajukan proposal penawaran. Bapak Arya menyadari adanya potensi benturan kepentingan yang signifikan antara posisinya sebagai pejabat publik dan kepentingannya sebagai pemilik perusahaan.
Dalam konteks penegakan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan upaya pencegahan korupsi, tindakan yang paling tepat dan esensial untuk dilakukan oleh Bapak Arya adalah...
A
Memastikan perusahaannya memberikan penawaran yang paling kompetitif dan transparan, lalu mengungkapkan kepemilikan sahamnya kepada panitia tender tanpa perlu menarik diri dari pengambilan keputusan akhir.
B
Membujuk perusahaannya untuk menarik diri dari tender kali ini, namun tetap memantau proses evaluasi tender secara pasif untuk memastikan keadilan.
C
Melanjutkan proses evaluasi tender secara objektif, dan hanya akan menarik diri jika ada indikasi yang jelas bahwa perusahaannya mendapatkan perlakuan istimewa.
D
Menyatakan secara resmi dan tertulis adanya benturan kepentingan kepada atasan langsung dan unit kepatuhan internal, kemudian secara penuh menarik diri dari seluruh tahapan proses pengadaan yang melibatkan perusahaannya, serta menyerahkan seluruh wewenang terkait kepada pejabat lain yang tidak memiliki afiliasi.
E
Mengundurkan diri dari jabatan Kepala Bagian Perencanaan Program untuk sepenuhnya menghindari segala bentuk benturan kepentingan, baik saat ini maupun di masa mendatang.
NO. 472
Link Soal
Pemerintah meluncurkan program pembangunan infrastruktur berskala besar di berbagai daerah, bertujuan untuk pemerataan ekonomi dan konektivitas. Namun, implementasi di lapangan menghadapi kendala sosial, di mana sejumlah besar masyarakat harus direlokasi dari tanah tempat tinggal dan mata pencarian mereka. Meskipun ada kompensasi, prosesnya seringkali tidak transparan dan dianggap tidak adil, memicu protes warga. Bagaimana prinsip Keadilan Sosial yang terkandung dalam Pancasila seharusnya memandu implementasi kebijakan pembangunan yang dilematis ini?
A
Pembangunan harus terus berjalan sesuai target, karena manfaat jangka panjangnya akan dirasakan seluruh masyarakat, dan kompensasi sudah diberikan sesuai standar yang ada.
B
Mewajibkan partisipasi aktif dan musyawarah yang setara dengan masyarakat terdampak sejak tahap perencanaan, memastikan kompensasi yang adil dan transparan, serta menyediakan solusi relokasi yang layak dan berkelanjutan.
C
Membentuk tim penilai independen untuk menentukan besaran kompensasi, namun keputusan akhirnya tetap pada pemerintah demi efisiensi dan percepatan proyek.
D
Menunda proyek pembangunan hingga semua pihak menyepakati solusi yang ideal, meskipun ini berarti menghambat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional.
E
Mengutamakan kepentingan kolektif negara di atas kepentingan individual atau kelompok kecil, karena pembangunan infrastruktur adalah amanat konstitusi untuk kesejahteraan umum.
NO. 473
Link Soal
Pancasila berfungsi sebagai sumber nilai dasar negara. Maksud dari pernyataan tersebut adalah...
A
Pancasila adalah satu-satunya hukum yang berlaku di Indonesia.
B
Pancasila menjadi landasan filosofis dan sumber dari segala sumber hukum dalam penyusunan norma.
C
Pancasila sebagai identitas yang membedakan Indonesia dengan negara lain saja.
D
Pancasila sebagai alat pemersatu yang bersifat sementara.
E
Pancasila sebagai simbol negara yang tidak wajib dijalankan.
NO. 474
Link Soal
Dalam sistem pembagian kekuasaan (Trias Politika), Presiden berperan sebagai kepala pemerintahan yang menjalankan roda administrasi negara. Jabatan ini dikategorikan ke dalam kekuasaan...
A
Legislatif
B
Yudikatif
C
Eksaminatif
D
Eksekutif
E
Federatif
NO. 475
Link Soal
Sistem pemerintahan presidensial memiliki karakteristik pembeda dibandingkan sistem parlementer. Salah satu kelebihan utama dari sistem presidensial, terutama terkait stabilitas eksekutif, adalah...
A
Kepala pemerintahan dapat dijatuhkan sewaktu-waktu oleh mosi tidak percaya parlemen
B
Masa jabatan badan eksekutif lebih pasti dengan jangka waktu (periode) tertentu
C
Parlemen memiliki kendali penuh atas pemilihan menteri-menteri kabinet
D
Penyusunan program kerja sangat bergantung pada koalisi partai di parlemen
E
Lembaga eksekutif merupakan tempat kaderisasi utama bagi anggota legislatif
NO. 477
Link Soal
Presiden memiliki wewenang untuk menyatakan perang atau membuat perjanjian dengan negara lain, namun hal tersebut wajib mendapatkan persetujuan dari...
A
Majelis Permusyawaratan Rakyat
B
Mahkamah Internasional
C
Dewan Perwakilan Rakyat
D
Menteri Luar Negeri
E
Panglima TNI
NO. 478
Link Soal
Berdasarkan UU No. 24 tahun 2003, berikut ini yang bukan merupakan alat bukti yang dapat menjadi sah adalah ....
A
Barang bukti yang dapat mendukung
B
Keterangan ahli
C
Keterangan saksi dan saksi kunci
D
Pendapat masyarakat
E
Surat dan tulisan
NO. 479
Link Soal
Sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang telah disetujui bersama oleh Presiden dan DPR tidak serta merta berlaku efektif di masyarakat. Syarat mutlak agar Undang-Undang tersebut mempunyai kekuatan hukum mengikat dan resmi berlaku adalah...
A
Telah ditandatangani oleh Presiden
B
Telah diundangkan dalam Lembaran Negara
C
Telah disetujui dalam sidang paripurna
D
Telah disosialisasikan oleh menteri terkait
E
Telah ditandatangani oleh Ketua DPR
NO. 480
Link Soal
Untuk membentuk karakter masyarakat yang toleran, bagaimana penerapan nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kurikulum pendidikan sekolah?
A
Mewajibkan semua siswa mengikuti kegiatan budaya mayoritas.
B
Mengajarkan keberagaman budaya dan agama sebagai bagian dari kurikulum.
C
Menghapus mata pelajaran tentang agama untuk menjaga netralitas.
D
Membatasi pelajaran tentang budaya hanya pada budaya lokal sekolah.
E
Mengajarkan bahwa satu budaya lebih unggul daripada budaya lain.