Bank Soal TWKK CPNS 2026: Pilar Negara
Halaman 53. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 521
Link Soal
Di Inggris, badan perwakilan rakyat yang anggotanya dipilih dari partai politik untuk masa jabatan 5 tahun dinamakan...
A
House of Commons
B
House of Lords
C
National Assembly
D
The House of Representative
E
National People's Congress
NO. 522
Link Soal
Fungsi Pancasila yang menunjukkan jati diri bangsa Indonesia sebagai pembeda yang nyata dengan bangsa-bangsa lain di dunia adalah...
A
Pancasila sebagai dasar Negara
B
Pancasila sebagai Pandangan hidup Bangsa
C
Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa
D
Pancasila sebagai Perjanjian luhur
E
Pancasila sebagai cita-cita luhur
NO. 523
Link Soal
Bentuk pemerintahan monarki (kerajaan) masih diterapkan oleh beberapa negara di dunia. Di antara negara-negara berikut, manakah yang TIDAK menganut sistem pemerintahan monarki?
A
Qatar
B
Malaysia
C
Jepang
D
Jerman
E
Arab Saudi
NO. 524
Link Soal
Di sebuah desa terpencil di Republik Andalas, sekelompok pemuda sedang berdiskusi mengenai krisis identitas yang melanda negara mereka setelah serangkaian konflik internal. Pak Cokro, seorang sesepuh yang bijaksana, dengan sabar menjelaskan, 'Para Pejuang Kemerdekaan kita dulu telah melihat betapa rapuhnya persatuan jika tidak ditopang oleh fondasi yang kokoh. Mereka belajar dari pahitnya penjajahan dan ancaman disintegrasi yang selalu mengintai. Oleh karena itu, melalui musyawarah yang panjang dan penuh perjuangan, mereka merumuskan prinsip-prinsip yang kini kita kenal sebagai 'Tiang Penyangga Bangsa', agar Republik Andalas dapat berdiri tegak di tengah keragaman dan tantangan zaman.' Pernyataan Pak Cokro tersebut menekankan bahwa pembentukan 'Tiang Penyangga Bangsa' Republik Andalas sangat dipengaruhi oleh:
A
Keinginan kuat untuk mencegah perpecahan dan menjaga keutuhan negara di tengah heterogenitas masyarakat.
B
Adanya desakan dari kekuatan asing untuk membentuk sistem pemerintahan yang demokratis.
C
Kebutuhan untuk meniru sistem hukum dan politik negara-negara maju di Eropa.
D
Pengaruh ajaran agama tertentu yang dominan dalam masyarakat.
E
Upaya untuk memaksimalkan keuntungan ekonomi dari sumber daya alam yang melimpah.
NO. 525
Link Soal
Sebelum amandemen, UUD 1945 terdiri dari Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan. Setelah amandemen, sistematika UUD 1945 menjadi...
NO. 526
Link Soal
Dalam konteks Otonomi Daerah, Gubernur memiliki peran ganda sebagai Kepala Daerah dan Wakil Pemerintah Pusat di daerah. Wewenang Gubernur untuk melantik pejabat Eselon II di tingkat provinsi didasarkan pada prinsip...
A
Desentralisasi dan Dekonsentrasi
B
Sentralisasi mutlak
C
Tugas Pembantuan (Medebewind)
D
Otonomi Khusus
E
Federalisme
NO. 527
Link Soal
Di era pasca-reformasi, kebebasan berekspresi dan berorganisasi telah membuka ruang bagi bangkitnya berbagai ideologi alternatif, termasuk yang berpotensi menantang dasar negara Pancasila. Kelompok-kelompok tertentu secara aktif menyebarkan narasi yang menolak nilai-nilai universal Pancasila seperti toleransi, musyawarah, dan pluralisme, serta mengadvokasi sistem kenegaraan yang berbeda, seringkali melalui platform digital yang sulit dikontrol. Penyebaran ideologi ini seringkali menggunakan narasi victimhood atau ketidakadilan untuk menarik simpati publik.
A
Dimensi ideologis, karena menguji ketahanan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dalam menghadapi infiltrasi ideologi transnasional yang berpotensi memecah belah.
B
Dimensi politis, karena berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan dan memecah belah persatuan politik bangsa dalam bingkai demokrasi.
C
Dimensi kultural, karena merusak nilai-nilai luhur budaya bangsa yang menjadi akar Pancasila dan memperlemah identitas nasional.
D
Dimensi hukum, karena memerlukan penegakan hukum yang lebih kuat dan efektif untuk menindak pihak-pihak yang bertentangan dengan konstitusi negara.
E
Dimensi sosial, karena memicu konflik horizontal antar kelompok masyarakat yang berbeda pandangan ideologi dan agama di tengah masyarakat.
NO. 528
Link Soal
Desa Harmoni Jaya, sebuah desa yang selama puluhan tahun dikenal sebagai model kerukunan antarumat beragama dan suku, mulai mengalami perubahan signifikan. Sejak proyek pembangunan infrastruktur besar yang dikelola oleh pihak luar, muncul kecurigaan dan ketidakpercayaan di antara kelompok-kelompok masyarakat. Sebagian warga merasa kelompok mereka kurang diperhatikan dalam distribusi manfaat proyek, sementara kelompok lain merasa hak-hak adat mereka terancam. Para pemuka masyarakat, yang dulunya menjadi perekat, kini kesulitan menyatukan pandangan, bahkan ada beberapa yang justru menyebarkan informasi yang memperuncing perbedaan. Akibatnya, musyawarah desa menjadi sarat konflik, interaksi sosial menurun drastis, dan muncul pembatasan tidak tertulis dalam pergaulan sehari-hari antarwarga dari kelompok yang berbeda. Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa penanganan serius yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan, dampak negatif paling parah yang mengancam Desa Harmoni Jaya adalah...
A
Terjadinya stagnasi ekonomi dan penurunan pendapatan mayoritas penduduk desa akibat iklim investasi yang buruk.
B
Melemahnya partisipasi politik warga dalam pemilihan pemimpin lokal karena apatisme terhadap proses demokrasi.
C
Munculnya konflik horizontal yang mengancam keutuhan sosial dan berpotensi memecah belah masyarakat desa.
D
Peningkatan angka putus sekolah di kalangan anak-anak muda karena kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai.
E
Pergeseran budaya lokal akibat penetrasi budaya asing yang tidak terbendung oleh nilai-nilai tradisional.
NO. 529
Link Soal
Dalam sidang BPUPKI, tokoh pergerakan nasional yang mengemukakan usulan dasar negara berupa Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat adalah...
A
Ir. Soekarno
B
Mr. Soepomo
C
Mr. Mohammad Yamin
D
Drs. Moh. Hatta
E
Radjiman Wedyodiningrat
NO. 530
Link Soal
Dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, terdapat mekanisme penugasan dari pemerintah pusat kepada daerah atau desa untuk melaksanakan urusan pemerintahan tertentu. Asas ini dikenal dengan istilah...
A
Desentralisasi
B
Dekonsentrasi
C
Sentralisasi
D
Tugas Pembantuan
E
Otonomi Khusus