Bank Soal TWKK CPNS 2026: Pilar Negara
Halaman 83. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 821
Link Soal
Implementasi semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam rangka membina persatuan dan kesatuan bangsa mengandung esensi bahwa...
A
Setiap individu harus mampu beradaptasi dalam pergaulan
B
Pelestarian budaya daerah adalah kewajiban mutlak
C
Tidak diperbolehkan adanya diskriminasi suku dalam pergaulan sosial
D
Budaya asli masyarakat tidak dapat tergantikan oleh budaya asing
E
Mustahil menyatukan keberagaman yang ada
NO. 822
Link Soal
Siapakah tokoh yang berjasa merancang lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, serta menentukan posisi penempatan semboyan Bhinneka Tunggal Ika?
A
Ir. Soekarno
B
Mohammad Yamin
C
Mr. Soepomo
D
Sultan Hamid I
E
Sultan Hamid II
NO. 823
Link Soal
Pemilihan Umum pertama tahun 1955 sering disebut sebagai pemilu paling demokratis dalam sejarah Indonesia, meskipun kondisi keamanan negara saat itu belum stabil. Salah satu indikator keberhasilan demokrasi pada pemilu tersebut adalah...
A
Terpilihnya presiden dan wakil presiden secara langsung oleh rakyat.
B
Tingginya partisipasi rakyat dan tidak adanya dominasi mutlak satu partai (multipartai).
C
Berhasilnya militer menduduki kursi parlemen tanpa melalui pemilihan.
D
Adanya calon tunggal yang disepakati oleh seluruh elemen bangsa.
E
Penggunaan sistem noken yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
NO. 824
Link Soal
Bentuk pemerintahan monarki (kerajaan) masih diterapkan oleh beberapa negara di dunia. Di antara negara-negara berikut, manakah yang TIDAK menganut sistem pemerintahan monarki?
A
Qatar
B
Malaysia
C
Jepang
D
Jerman
E
Arab Saudi
NO. 825
Link Soal
Secara terminologi hukum dan tata negara, apa yang dimaksud dengan Konstitusi?
A
Hanya peraturan yang tertulis dalam lembaran negara
B
Himpunan hukum tidak tertulis saja
C
Kumpulan norma hukum yang tertulis maupun tidak tertulis
D
Pidato kenegaraan presiden
E
Kesepakatan politik antara partai
NO. 826
Link Soal
Di dalam Pembukaan UUD 1945, terdapat pokok pikiran kedua yang secara esensial bermakna...
A
Komitmen negara untuk menjaga kerukunan antarumat beragama.
B
Penegasan bahwa kedaulatan negara berada di tangan rakyat.
C
Kesetaraan hak bagi setiap warga negara di hadapan hukum.
D
Upaya negara untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
E
Prinsip negara dalam mengatasi paham perseorangan atau golongan tertentu.
NO. 827
Link Soal
Dalam kontestasi politik lokal maupun nasional, seringkali identitas primordial (kesukuan, keagamaan, golongan) dieksploitasi secara berlebihan oleh para kontestan untuk menarik dukungan. Akibatnya, masyarakat terpecah belah berdasarkan afiliasi identitas, dan ruang-ruang publik dipenuhi dengan wacana 'kami' versus 'mereka' yang mendiskreditkan kelompok lain. Fenomena ini tidak hanya menciptakan perpecahan sosial, tetapi juga merusak fondasi dialog dan musyawarah yang esensial untuk menjaga kerukunan dalam keberagaman, serta menghambat tercapainya konsensus untuk kepentingan bersama.
A
Aspek kohesi sosial, karena politik identitas secara fundamental mengikis rasa persaudaraan, solidaritas, dan saling pengertian antarwarga negara yang beragam.
B
Aspek toleransi beragama, karena isu SARA seringkali digunakan untuk menyerang kelompok agama minoritas dalam arena politik, memperdalam jurang perbedaan.
C
Aspek integrasi nasional, karena fragmentasi masyarakat berdasarkan identitas dapat mengancam kesatuan bangsa secara keseluruhan dari dalam.
D
Aspek musyawarah mufakat, karena polarisasi politik dan wacana 'kami' versus 'mereka' menghambat tercapainya konsensus dalam pengambilan keputusan publik.
E
Aspek keadilan sosial, karena diskriminasi berdasarkan identitas primordial dapat menghambat pemerataan hak dan kesempatan bagi seluruh warga negara.
NO. 828
Link Soal
Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) 1950 mulai berlaku secara resmi menggantikan Konstitusi RIS pada tanggal...
A
5 Juli 1959
B
17 Oktober 1950
C
27 Desember 1949
D
17 Agustus 1950
E
18 Agustus 1945
NO. 829
Link Soal
Sistem referendum adalah mekanisme demokrasi di mana rakyat terlibat langsung dalam pembuat keputusan negara. Jika sebuah negara hukum menerapkan sistem referendum secara intensif, implikasi politik utamanya adalah...
A
Lembaga eksekutif dapat membubarkan parlemen sewaktu-waktu
B
Rakyat memiliki kontrol dan pengaruh yang sangat besar terhadap kebijakan pemerintah
C
Tugas yudikatif diawasi langsung oleh presiden
D
Parlemen tidak lagi memiliki fungsi legislasi
E
Pemerintah pusat kehilangan wewenang administratif
NO. 830
Link Soal
Lembaga Dewan Pertimbangan Agung (DPA) secara resmi dihapuskan dari struktur ketatanegaraan Indonesia melalui amandemen UUD 1945 yang ke-...
A
Pertama
B
Kedua
C
Ketiga
D
Keempat
E
Kelima