PRIVAT ASN FAJAR

Pembahasan Soal TEKNIS - Kompetensi Teknis 2026

Fokus membahas soal nomor ID: 7918. Lihat semua soal

Ganti Topik Materi
Sub-materi: Analisis Kinerja Sistem Informasi. Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) sebuah kota mengoperasikan portal layanan publik online yang belakangan ini mengalami penurunan drastis dalam tingkat kepuasan pengguna dan peningkatan waktu penyelesaian keluhan. Untuk mengidentifikasi akar masalah, tim evaluasi mengumpulkan data lapangan sebagai berikut: 1. **Hasil Survei Pengguna (3 bulan terakhir):** 65% pengguna mengeluhkan 'waktu muat halaman sangat lambat' dan 'sering terjadi kesalahan saat mengirimkan formulir aplikasi'. 2. **Log Kinerja Server (1 bulan terakhir):** Laporan menunjukkan lonjakan penggunaan CPU server hingga 90-98% selama jam sibuk (pukul 09.00 - 14.00) secara konsisten. Penggunaan RAM juga mendekati batas maksimal. Sementara itu, penggunaan bandwidth jaringan stabil dan berada dalam batas normal. 3. **Laporan Helpdesk:** Peningkatan 40% dalam jumlah tiket keluhan yang berkaitan dengan 'sistem tidak responsif' dan 'gagal submit data'. 4. **Laporan Tim IT Internal:** Sejak 6 bulan terakhir, terjadi peningkatan jumlah pengguna portal sebesar 35%. Pembaruan terakhir portal berfokus pada perbaikan antarmuka pengguna (UI/UX) dan penambahan beberapa fitur kecil, tanpa peningkatan signifikan pada infrastruktur server. Berdasarkan data lapangan tersebut, apa akar masalah utama yang paling mungkin menyebabkan penurunan kinerja portal layanan publik tersebut?
A
Desain antarmuka pengguna (UI/UX) yang buruk menyebabkan kebingungan dan kesalahan pengisian formulir.
B
Keterbatasan kapasitas server dan sumber daya komputasi yang tidak memadai.
C
Bandwidth jaringan internet yang tidak mencukupi untuk menampung lonjakan trafik pengguna.
D
Fitur-fitur portal yang ketinggalan zaman sehingga tidak memenuhi kebutuhan pengguna modern.
E
Kurangnya pelatihan bagi staf helpdesk sehingga menyebabkan waktu penyelesaian keluhan menjadi lama.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

PROSEDURAL: Penanganan Kondisi Darurat IT. Dalam situasi darurat di mana sebuah sistem informasi vital bagi pelayanan publik mengalami kegagalan total, seorang ASN di bidang teknis harus bertindak cepat dan tepat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Mengacu pada prinsip penanganan insiden, urutan langkah-langkah prosedural yang paling efektif untuk mengatasi kegagalan sistem tersebut adalah:
A
Melaporkan insiden kepada atasan; Melakukan verifikasi awal terhadap status sistem; Mengamankan area atau fungsi sistem yang terdampak; Melaksanakan langkah-langkah pemulihan awal; Mendokumentasikan seluruh proses penanganan insiden.
B
Melakukan verifikasi awal terhadap status sistem dan mengidentifikasi dampak kegagalan; Mengamankan area atau fungsi sistem yang terdampak untuk mencegah kerusakan lebih lanjut; Melaporkan insiden kepada atasan langsung dan unit teknis terkait; Melaksanakan langkah-langkah pemulihan awal sesuai prosedur; Mendokumentasikan seluruh proses penanganan insiden dan tindakan yang telah diambil.
C
Melakukan verifikasi awal terhadap status sistem; Melaksanakan langkah-langkah pemulihan awal; Melaporkan insiden kepada atasan; Mengamankan area atau fungsi sistem yang terdampak; Mendokumentasikan seluruh proses penanganan insiden.
D
Mengamankan area atau fungsi sistem yang terdampak; Melakukan verifikasi awal terhadap status sistem; Melaksanakan langkah-langkah pemulihan awal; Melaporkan insiden kepada atasan; Mendokumentasikan seluruh proses penanganan insiden.
E
Mendokumentasikan seluruh proses penanganan insiden; Melakukan verifikasi awal terhadap status sistem; Melaporkan insiden kepada atasan; Mengamankan area atau fungsi sistem yang terdampak; Melaksanakan langkah-langkah pemulihan awal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

PROSEDURAL: Urutan SOP penanganan kondisi darurat. Seorang staf teknis di Pusat Data Nasional (PDN) mendapati salah satu layanan aplikasi pemerintah yang kritikal (misalnya, aplikasi pelayanan perizinan online) tiba-tiba tidak responsif dan menunjukkan indikasi kegagalan pada monitor status. Mengingat pentingnya ketersediaan layanan tersebut, tindakan pertama yang harus dilakukan oleh staf teknis tersebut sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penanganan insiden adalah...
A
Melakukan verifikasi langsung terhadap status layanan di berbagai titik (frontend, backend, database), kemudian segera melakukan notifikasi kepada supervisor dan tim manajemen insiden, dilanjutkan dengan pengumpulan data awal (log error) untuk diagnosa.
B
Segera memulai proses restart pada server aplikasi yang bermasalah untuk mencoba memulihkan layanan secepatnya, sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari supervisor.
C
Langsung melakukan eskalasi ke tim ahli tingkat lanjut (Tier 3) dan meminta mereka untuk mengambil alih penanganan tanpa melakukan pemeriksaan awal.
D
Mengirimkan pengumuman kepada pengguna layanan bahwa terjadi gangguan teknis dan layanan sedang dalam perbaikan, kemudian mencari informasi penyebab masalah.
E
Mencabut kabel jaringan server aplikasi untuk mengisolasi masalah agar tidak menyebar, lalu melaporkan kejadian tersebut kepada tim keamanan siber.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sub-materi: Big Data Analytics dan Cloud Computing dalam Layanan Publik. Seorang analis data di Kementerian Pembangunan Nasional ditugaskan untuk mengolah dan menganalisis data publik dalam skala sangat besar (petabyte) yang berasal dari berbagai sumber tidak terstruktur secara real-time guna mendukung perumusan kebijakan yang adaptif dan berbasis bukti. Sistem on-premise yang ada saat ini sudah tidak mampu menangani volume, variasi, dan kecepatan data tersebut secara efisien. Untuk mengatasi tantangan ini dengan pendekatan yang paling mutakhir dan efektif, metode kerja dan teknologi terbaru apa yang paling tepat untuk diimplementasikan?
A
Meningkatkan kapasitas server lokal secara signifikan dan menggunakan sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) enterprise terbaru.
B
Mengembangkan aplikasi pengolah data kustom berbasis desktop menggunakan bahasa pemrograman berkinerja tinggi seperti C++ untuk analisis batch.
C
Menerapkan arsitektur Big Data berbasis cloud dengan memanfaatkan layanan data lake untuk penyimpanan data tidak terstruktur dan teknologi stream processing (misalnya, Apache Kafka dan Apache Flink/Spark Streaming) untuk analisis data real-time.
D
Menggunakan perangkat lunak spreadsheet tingkat lanjut seperti Microsoft Excel dengan add-in eksternal untuk pemrosesan dataset yang lebih besar.
E
Menugaskan tim manual untuk menyortir dan mengelompokkan data secara fisik sebelum diinput ke sistem yang sudah ada.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.