Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 10. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 91
Link Soal
Pemerintah berkomitmen untuk mengoptimalkan peran bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, administrasi publik, dan komunikasi ilmiah. Salah satu langkah yang diupayakan adalah mendorong penggunaan padanan kata bahasa Indonesia untuk istilah asing, terutama dalam dokumen resmi dan karya tulis ilmiah. Pernyataan di bawah ini yang paling tepat mencerminkan alasan fundamental di balik kebijakan tersebut, dilihat dari perspektif penguatan identitas nasional dan kemandirian intelektual bangsa, adalah...
A
Adanya kebutuhan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa bahasa Indonesia juga mampu menjadi bahasa ilmu pengetahuan yang mandiri tanpa intervensi asing.
B
Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penurunan minat masyarakat terhadap bahasa Indonesia akibat dominasi bahasa asing dalam berbagai bidang.
C
Dengan membakukan istilah dalam bahasa Indonesia, kita dapat mempermudah proses penerjemahan literatur asing dan meningkatkan aksesibilitas informasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
D
Penggunaan padanan kata bahasa Indonesia yang konsisten dan akurat merupakan fondasi penting untuk membangun korpus ilmu pengetahuan nasional yang kokoh, seragam, dan mudah dipahami, sehingga memperkuat jati diri serta kemandirian berpikir bangsa.
E
Kebijakan tersebut merupakan bentuk perlawanan terhadap imperialisme budaya dan bahasa asing yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
NO. 92
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut: (1) Ibu rumah tangga harus kreatif. (2) Prinsip itulah yang mengilhami Sri Sumarni warga Jangli untuk menggeluti konpeksi rumahan. (3) Dia membuat berbagai kerajinan tangan cantik. Kesalahan penulisan kata sesuai EYD terdapat pada kalimat nomor...
A
Kalimat (1)
B
Kalimat (2)
C
Kalimat (3)
D
Kalimat (4)
E
Kalimat (5)
NO. 93
Link Soal
Di Desa Cakrawala, Pak Budi, seorang pensiunan guru Bahasa Indonesia, sering mengamati perubahan dalam penggunaan bahasa oleh generasi muda. Ia teringat bagaimana di masa mudanya, penggunaan Bahasa Indonesia sangat dijunjung tinggi keformalannya, terutama dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan resmi. Kata-kata serapan dari bahasa daerah atau asing selalu melalui proses adaptasi yang ketat dan seringkali dianggap kurang pantas jika digunakan tanpa konteks yang tepat. Kini, ia melihat cucunya, Rio, dan teman-temannya di media sosial dengan mudahnya mencampuradukkan Bahasa Indonesia baku dengan istilah-istilah gaul, singkatan, dan kata-kata serapan dari bahasa asing yang langsung diadopsi tanpa penyesuaian. Fenomena ini membuat Pak Budi merenungkan tantangan besar yang dihadapi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Berdasarkan narasi tersebut, perbandingan penerapan Bahasa Indonesia di masa lalu dan masa kini menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional adalah dalam aspek...
A
peningkatan daya tarik dan fleksibilitas bahasa agar lebih relevan dengan perkembangan zaman.
B
pelestarian kaidah kebahasaan baku sebagai fondasi identitas dan pemersatu bangsa.
C
diversifikasi penggunaan bahasa di berbagai platform komunikasi digital.
D
kemampuan beradaptasi dengan masuknya kosakata baru dari bahasa asing dan daerah.
E
efisiensi komunikasi lintas generasi dan budaya dalam era globalisasi.
NO. 94
Link Soal
Perhatikan kelompok kata berikut. Manakah deretan kata yang seluruhnya merupakan bentuk kata baku?
A
jadwal, karier, antri
B
cabai, apotik, diskotik
C
sutera, syahdu, ubah
D
baut, insyaf, prangko
E
stasiun, terminal, bis
NO. 95
Link Soal
Dalam penulisan naskah dinas atau surat resmi pemerintah, prinsip efektivitas komunikasi, kejelasan, dan kepatuhan terhadap kaidah Bahasa Indonesia baku, termasuk Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), merupakan hal yang esensial. Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling tepat dan memenuhi kaidah penulisan dokumen resmi?
A
Sehubungan dengan permasalahan yang timbul, maka diharapkan partisipasi Bapak/Ibu sekalian.
B
Berdasarkan dari hasil evaluasi, dapat kami simpulkan bahwasannya kinerja proyek belum optimal.
C
Kami ingin menyampaikan informasi terkait akan diselenggarakannya rapat pada hari Senin depan.
D
Untuk diketahui dan dilaksanakan, seluruh jajaran pegawai diwajibkan mengikuti pelatihan tersebut.
E
Bersama ini disampaikan perihal penundaan jadwal rapat koordinasi yang sedianya akan dilaksanakan hari ini.
NO. 96
Link Soal
Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia yang terus disempurnakan, mulai dari Ejaan van Ophuijsen hingga Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), mencerminkan upaya sistematis untuk membakukan dan menstandardisasi Bahasa Indonesia demi kemudahan komunikasi, pendidikan, dan administrasi negara. Namun, di era digital, banyak ASN yang kerap abai terhadap kaidah EBI dalam korespondensi resmi, penulisan laporan, maupun komunikasi publik di media sosial. Alasan yang sering dikemukakan adalah kepraktisan atau anggapan bahwa hal tersebut tidak esensial dibandingkan substansi pesan. Padahal, penggunaan bahasa yang baku dan benar adalah cerminan profesionalisme dan integritas.
Dalam sudut pandang integritas seorang ASN dan prinsip good governance, apa implikasi jangka panjang yang paling mungkin timbul dari rendahnya kepatuhan terhadap standar EBI dalam komunikasi resmi birokrasi?
A
Terjadinya ketidakjelasan atau ambigu dalam interpretasi dokumen-dokumen resmi, yang dapat memicu kesalahan administrasi, penyimpangan kebijakan, atau bahkan sengketa hukum di kemudian hari.
B
Merosotnya citra publik institusi pemerintah karena dianggap tidak profesional dan kurang serius dalam menjalankan tugas, sehingga mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
C
Lambatnya proses birokrasi karena perlu waktu lebih lama untuk mengoreksi kesalahan penulisan atau merumuskan kembali pesan yang tidak baku, mengurangi efisiensi pelayanan publik.
D
Kesulitan dalam pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi karena kurangnya standar yang konsisten di lingkungan pemerintah sebagai teladan.
E
Pembiasan makna dan tujuan dari kebijakan publik yang disampaikan, menyebabkan masyarakat salah memahami arahan pemerintah dan berpotensi menimbulkan resistensi atau ketidakpatuhan.
NO. 97
Link Soal
Pemerintah Provinsi X sedang menyusun surat edaran resmi mengenai prosedur baru pengajuan izin usaha mikro. Untuk memastikan informasi tersampaikan dengan jelas, ringkas, dan sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar (PUEB dan keefektifan kalimat), pilihlah kalimat yang PALING EFEKTIF untuk menginformasikan batas waktu pengajuan berkas.
A
Batas waktu untuk pengumpulan semua berkas permohonan adalah sampai dengan 31 Desember 2024.
B
Seluruh berkas permohonan wajib sudah diterima sebelum tanggal 31 Desember 2024.
C
Pengajuan berkas permohonan diterima paling lambat tanggal 31 Desember 2024.
D
Pada tanggal 31 Desember 2024 merupakan batas akhir dari penerimaan berkas permohonan.
E
Berkas permohonan harus diserahkan selambat-lambatnya pada 31 Desember 2024.
NO. 98
Link Soal
Penggunaan tanda baca yang kurang tepat ditemukan pada kalimat...
A
Di rak bukunya terdapat novel, majalah, dan koran.
B
Dika bukan ingin membeli sepatu melainkan ingin membeli tas baru.
C
Alat tulis yang ia bawa: pulpen, penggaris, dan buku.
D
Ia akan berlibur jika mendapatkan izin dari kantor.
E
Jika hujan turun, ia tidak akan berangkat bekerja.
NO. 99
Link Soal
Cermatilah paragraf berikut!
(1) Pengunjung pasti akan terpesona melihat kecantikan Gunung Rinjani.
(2) Di kawasan tersebut, kita bisa menjumpai deretan gedung pencakar langit yang megah.
(3) Pemandangan diperindah dengan langit biru dan awan putih.
(4) Gunung tersebut berdiri tegak dengan vegetasi hijau dan puncak pasir.
(5) Demikianlah indahnya panorama alam yang ditawarkan Gunung Rinjani.
Kalimat yang bersifat sumbang (tidak padu) dalam paragraf di atas adalah nomor...
A
(1)
B
(3)
C
(4)
D
(2)
E
(5)
NO. 100
Link Soal
Di antara kata-kata serapan berikut, manakah yang penulisannya tidak baku atau salah?
A
Genetik
B
Varitas
C
Silinder
D
Hemoglobin
E
Plaza