Pembahasan Soal TWKK - Bahasa Indonesia 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 8371. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 111
Link Soal
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 36 menegaskan bahwa Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia. Ketetapan ini tidak hanya bersifat deklaratif, tetapi juga imperatif, menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kedudukan hukum tertinggi dan berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa, identitas nasional, dan sarana komunikasi resmi negara. Namun, dalam praktik, masih banyak papan nama jalan, nama gedung, atau iklan komersial yang menggunakan bahasa asing secara dominan, bahkan tanpa padanan Bahasa Indonesia. Fenomena ini menunjukkan adanya erosi terhadap kedaulatan bahasa, yang berpotensi mengurangi kebanggaan nasional terhadap Bahasa Indonesia.
Sebagai ASN yang menjunjung tinggi konstitusi dan integritas kebangsaan, bagaimana Anda mengimplementasikan nilai Pasal 36 UUD 1945 ini dalam konteks menjaga kedaulatan Bahasa Indonesia di ruang publik?
A
Menggagas peraturan daerah atau kebijakan internal yang mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia pada seluruh papan nama, iklan, dan komunikasi publik, serta memberikan sanksi bagi pelanggar setelah periode sosialisasi.
B
Mendorong kesadaran masyarakat melalui kampanye publik tentang pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, dengan menyoroti dampak negatif dominasi bahasa asing terhadap identitas nasional.
C
Berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan langsung papan nama atau iklan yang melanggar ketentuan penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik tanpa padanan yang jelas.
D
Memberikan contoh konkret dengan selalu menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap komunikasi, serta mendorong rekan kerja untuk melakukan hal yang sama sebagai bentuk implementasi kesadaran berkonstitusi.
E
Mengusulkan program insentif bagi pelaku usaha atau institusi yang secara konsisten dan kreatif menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam identitas visual dan komunikasi mereka.
NO. 112
Link Soal
Sebagai seorang editor senior di sebuah penerbitan, Anda bertanggung jawab memastikan semua naskah mematuhi kaidah kebahasaan baku PUEBII (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan), khususnya dalam penulisan kalimat langsung. Perhatikan kutipan-kutipan berikut yang diambil dari draf laporan wawancara. Pilihlah satu di antara kutipan tersebut yang paling tepat dan sempurna penulisannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.
A
"Saya tidak akan menyerah begitu saja", tegasnya, "sebelum tujuan ini tercapai."
B
Kepala Bagian Pemasaran berujar: "Kita harus menemukan strategi baru untuk meningkatkan penjualan!"
C
"Meskipun sulit, kita harus tetap optimis," kata Direktur Utama, "karena semangat adalah kunci keberhasilan."
D
"Apakah semua sudah siap?" Tanya Koordinator Acara.
E
"Waspada selalu," ingat Bapak Presiden, "terhadap penyebaran informasi palsu".
NO. 113
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut: 'Anda boleh ngebut, tetapi jangan di jalan ini!' Kalimat tersebut memiliki maksud yang sama dengan...
A
Anda diperbolehkan mengebut, asalkan bukan di jalan ini
B
Anda boleh ngebut, jangan hanya terpaku di jalan ini
C
Anda hanya boleh ngebut khusus di jalan ini saja
D
Anda boleh ngebut, hanya boleh dilakukan di jalan ini
E
Anda dilarang ngebut di jalan manapun
NO. 114
Link Soal
Cermati kalimat-kalimat berikut. Pilihlah kalimat yang paling efektif dan sesuai dengan kaidah kebahasaan baku Bahasa Indonesia.
A
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, maka pemerintah berupaya keras untuk memastikan pemerataan akses bagi seluruh masyarakat.
B
Pemerintah telah dan akan terus melakukan berbagai upaya-upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang berkesinambungan bagi semua warga negara.
C
Adalah merupakan suatu keharusan bagi pemerintah, guna senantiasa memperbaiki dan memperluas jangkauan layanan publik agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
D
Guna mencapai pelayanan publik yang prima, pemerintah senantiasa bertekad untuk memastikan bahwa seluruh warga negara dapat merasakan manfaatnya.
E
Berbagai kebijakan telah dirumuskan dan diterapkan oleh pemerintah dalam konteks peningkatan kualitas pelayanan publik, demi kesejahteraan masyarakat luas.
NO. 115
Link Soal
Korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) adalah musuh utama integritas ASN. Ironisnya, dalam beberapa kasus praktik KKN, penggunaan Bahasa Indonesia seringkali dimanipulasi untuk menyamarkan tindak pidana, menyusun klausul kontrak yang ambigu, atau menyampaikan informasi yang menyesatkan publik. Misalnya, laporan keuangan yang dibuat dengan kalimat berbelit-belit, istilah-istilah teknis yang tidak jelas, atau eufemisme untuk menutupi penyalahgunaan wewenang. Penggunaan bahasa yang demikian jelas bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam good governance.
Jika Anda seorang ASN yang bertugas di unit pengawasan internal dan menemukan indikasi manipulasi bahasa dalam dokumen resmi yang mencurigakan, bagaimana Anda akan menyikapi penggunaan Bahasa Indonesia yang tidak transparan tersebut untuk menegakkan integritas birokrasi?
A
Mengirimkan dokumen tersebut kepada lembaga kebahasaan untuk dianalisis struktur bahasanya, dan jika ditemukan ketidakbakuan yang signifikan, dijadikan bukti awal indikasi penyimpangan.
B
Melakukan investigasi mendalam terhadap substansi dokumen, sambil mencatat dan menganalisis pola penggunaan bahasa yang ambigu atau berbelit-belit sebagai salah satu indikator potensi praktik KKN.
C
Mewajibkan seluruh pejabat untuk mengikuti pelatihan Bahasa Indonesia yang fokus pada penggunaan bahasa yang lugas, jelas, dan transparan dalam setiap laporan dan komunikasi resmi, tanpa terkecuali.
D
Mengembangkan sistem pelaporan internal yang menekankan pada penggunaan Bahasa Indonesia yang standar dan mudah dipahami, serta menolak dokumen yang tidak memenuhi standar kejelasan tersebut.
E
Menyusun pedoman anti-korupsi yang secara spesifik mencantumkan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang transparan dan tidak ambigu dalam semua dokumen pemerintahan, serta sanksi bagi yang melanggar.
NO. 116
Link Soal
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan tepat untuk digunakan dalam sebuah laporan resmi atau dokumen kedinasan?
A
Demi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
B
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, program pelatihan telah digalakkan bagi pegawai.
C
Peningkatan kualitas layanan publik dapat dilakukan dengan menggalakkan program pelatihan bagi pegawai.
D
Agar kualitas layanan publik menjadi lebih baik, maka program pelatihan bagi pegawai perlu digalakkan.
E
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
NO. 117
Link Soal
Perhatikan penulisan kalimat di bawah ini. Kalimat manakah yang penulisannya TIDAK baku?
A
Berdasarkan data Pemprov Lampung, naskah kuno tersebar di Inggris.
B
Di Leiden, ada naskah kuno yang disimpan bersama koleksi Maluku.
C
Anggaran pengadaan koleksi baru museum hanya Rp 40-70 juta per tahun.
D
Terbatasnya dana menjadi kendala utama penambahan koleksi museum.
E
Pihak museum berniat membeli uang sakuan eks karesidenan Lampung.
NO. 118
Link Soal
Tim redaksi jurnal ilmiah 'Paradigma Edukasi' sedang dalam tahap akhir penyuntingan naskah untuk edisi mendatang. Salah satu artikel penting ditulis oleh seorang akademisi terkemuka, Rahmawati Suryaningrat, yang memegang gelar Doktor (Dr.), Sarjana Pendidikan (S.Pd.), dan Magister Humaniora (M.Hum.). Berdasarkan pedoman gaya penulisan jurnal yang mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB), penulisan nama dan gelar akademik kontributor harus sangat presisi. Setelah meninjau berbagai draf, manakah penulisan nama dan gelar Dr. Rahmawati Suryaningrat yang paling tepat dan sesuai dengan kaidah PUEB?
A
Dr Rahmawati Suryaningrat, S.Pd, M.Hum.
B
Dr. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd, M.Hum.
C
DR. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd., M.Hum.
D
Dr. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd., M.Hum.
E
Dr. Rahmawati Suryaningrat S.Pd., M.Hum.
NO. 119
Link Soal
Penulisan gelar akademik yang paling tepat sesuai dengan aturan ejaan yang berlaku adalah...
A
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, S.S., M.Pd ialah paman Saya
B
Dosen Anda, Prof. DR. Abdullah, S.S, M.Pd ialah paman Saya.
C
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, SS., MPd. ialah paman Saya.
D
Dosen Anda, Prof. DR. Abdullah, S.S., M.Pd. ialah paman Saya.
E
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, S.S., M.Pd. ialah paman Saya.
NO. 120
Link Soal
Dalam teks yang membahas tentang naskah kuno Lampung yang tersimpan di luar negeri, unsur 'apa' (what) yang paling tepat menggambarkan isi informasi tersebut adalah...
A
Penyebab kerusakan naskah kuno di Lampung
B
Lokasi museum negeri Lampung Ruwai Jurai
C
Kenyataan bahwa sebagian naskah kuno Lampung berada di lembaga asing
D
Biaya perawatan benda bersejarah di Lampung
E
Jumlah bahasa asing yang digunakan naskah kuno