PRIVAT ASN FAJAR

Pembahasan Soal TWKK - Bahasa Indonesia 2026

Fokus membahas soal nomor ID: 618. Lihat semua soal

NO. 121
Pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan menuntut penggunaan yang cermat, terutama dalam naskah-naskah resmi dan publik. Kesalahan penggunaan kata atau struktur kalimat dapat mengaburkan makna dan berpotensi menimbulkan salah tafsir. Perhatikan kalimat berikut yang diambil dari draf pengumuman publik: 'Diharapkan kepada seluruh peserta rapat untuk hadir tepat waktu, guna kelancaran acara yang akan diselenggarakan besok.' Identifikasi dan pilihlah perbaikan yang paling tepat untuk kalimat tersebut agar sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku, efektif, dan tidak ambigu, khususnya dalam konteks pengumuman resmi.
A
Seluruh peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu demi kelancaran acara yang akan diselenggarakan besok.
B
Peserta rapat diharapkan dapat hadir tepat waktu agar acara besok berjalan lancar.
C
Dimohon kepada seluruh peserta rapat agar dapat hadir tepat waktu, supaya acara besok dapat berjalan dengan lancar.
D
Kepada seluruh peserta rapat diimbau agar hadir tepat waktu demi kelancaran acara besok.
E
Seluruh peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu untuk kelancaran acara yang diselenggarakan besok.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 122
Cermati kalimat-kalimat berikut ini: (1) Meskipun telah diimbau berulang kali, namun masih banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. (2) Sesuai dengan hasil rapat, keputusan tersebut akan segera diimplementasikan mulai besok. (3) Demi menunjang fasilitas umum, pemerintah setempat telah mengalokasikan dana yang cukup besar. (4) Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, para pegawai diwajibkan mengikuti pelatihan intensif. (5) Oleh karena itu, semua pihak diharapkan untuk saling bahu-membahu dalam mengatasi permasalahan ini. Kalimat manakah yang mengandung penggunaan konjungsi yang TIDAK tepat menurut kaidah bahasa Indonesia baku?
A
Kalimat (1)
B
Kalimat (2)
C
Kalimat (3)
D
Kalimat (4)
E
Kalimat (5)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 123
Dalam paragraf yang membahas mengenai kebersihan lingkungan, gagasan utama yang ingin disampaikan oleh penulis adalah...
A
Kebersihan pribadi merupakan fondasi utama dari kebersihan lingkungan.
B
Kebersihan lingkungan merupakan tugas dan kewajiban semua pihak.
C
Kesadaran kolektif berperan penting dalam mencapai lingkungan yang bersih.
D
Menjaga kebersihan lingkungan bukanlah beban yang berat jika dilakukan bersama.
E
Tanggung jawab kebersihan lingkungan sebaiknya dimulai dari keluarga terdekat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 124
Bacalah kalimat berikut dengan cermat: 'Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, serta untuk menyederhanakan prosedur birokrasi.' Kalimat di atas memiliki kelemahan struktural, khususnya terkait prinsip keparalelan dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia. Manakah pilihan perbaikan yang paling tepat dan efektif untuk kalimat tersebut?
A
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan penyederhanaan prosedur birokrasi.
B
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dengan menyederhanakan prosedur birokrasi.
C
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, yaitu pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan dilakukan penyederhanaan prosedur birokrasi.
D
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, di antaranya adalah pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan penyederhanaan prosedur birokrasi.
E
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, yaitu pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, di samping menyederhanakan prosedur birokrasi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 125
Pada awal abad ke-20, di tengah dominasi bahasa kolonial dan keberagaman bahasa daerah, muncul wacana serius untuk mencari 'bahasa persatuan' bagi kaum pribumi yang terpelajar. Bahasa Melayu, yang telah lama berfungsi sebagai lingua franca di Nusantara, dipandang memiliki potensi besar. Namun, pilihan ini bukan tanpa perdebatan, mengingat adanya bahasa daerah dengan penutur yang lebih banyak atau status kebudayaan yang tinggi. Akhirnya, keputusan untuk memilih Bahasa Melayu sebagai dasar Bahasa Indonesia dimatangkan dan dideklarasikan dalam Sumpah Pemuda. Mengapa pilihan ini, di antara berbagai opsi, secara strategis dianggap paling vital dan fundamental untuk membangun entitas kebangsaan Indonesia yang kokoh di masa depan, melebihi sekadar kemudahan komunikasi atau penyebaran informasi?
A
Bahasa Melayu memiliki struktur gramatikal yang paling sederhana dan mudah dipelajari oleh berbagai suku, sehingga mempercepat proses asimilasi budaya di seluruh Nusantara.
B
Bahasa Melayu secara historis telah diterima secara luas sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antar-etnis tanpa terikat pada suku mayoritas tertentu, sehingga tidak memicu sentimen etnosentrisme.
C
Pemerintah kolonial Belanda secara tidak langsung memfasilitasi penyebaran Bahasa Melayu melalui pendidikan dan penerbitan, sehingga membuatnya lebih siap menjadi bahasa nasional.
D
Kekayaan kosakata dan tradisi sastra Bahasa Melayu pada masa itu merupakan yang paling maju dibandingkan bahasa daerah lain, memberikan landasan kuat bagi pengembangan intelektual.
E
Bahasa Melayu memiliki fonologi yang mudah diadaptasi dan diucapkan oleh penutur dari berbagai latar belakang bahasa daerah, memudahkan integrasi linguistik.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 126
Perhatikan kalimat: 'Pemerintah Daerah menyiapkan tempat pengungsian untuk kelompok rentan, seperti: ibu hamil, lansia, dan anak difabel.' Kesalahan ejaan pada kalimat tersebut terletak pada...
A
huruf d dan k pada Pemerintah Daerah Kabupaten seharusnya kecil
B
mengevakuasi seharusnya mengefakuasi
C
tanda koma (,) setelah kata rentan dihilangkan
D
tanda titik dua (:) setelah kata seperti dihilangkan
E
anak-anak seharusnya anak anak

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 127
Manakah di antara kalimat berikut yang mengandung kata bermakna umum (hipernim)?
A
Ia memetik senar gitarnya dengan sangat piawai
B
Melakukan olahraga rutin sangat bermanfaat bagi kesehatan
C
Pak Karman rutin bersepeda setiap pagi
D
Bisnis peternakan ayam sedang naik daun
E
Ia menjual kebun sawit warisan orang tuanya

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 128
Ejaan Bahasa Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan dan penyempurnaan, dari Ejaan Van Ophuijsen, Soewandi, EYD, hingga kini PUEBI. Perubahan-perubahan ini seringkali dipandang sebagai sekadar revisi teknis tata tulis. Namun, dalam konteks pembangunan bangsa dan pengukuhan identitas nasional pasca-kemerdekaan, upaya standardisasi ejaan ini memiliki peran yang jauh lebih strategis. Analisis bagaimana standardisasi ejaan secara fundamental berkontribusi pada pencapaian tujuan Sumpah Pemuda, melampaui sekadar kemudahan komunikasi dan pengajaran?
A
Standardisasi ejaan mempermudah proses belajar mengajar Bahasa Indonesia di seluruh pelosok negeri, memastikan pemahaman yang seragam di berbagai daerah.
B
Ejaan yang baku menciptakan rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur dan modern, setara dengan bahasa-bahasa maju lainnya di dunia.
C
Pembakuan ejaan secara efektif meminimalkan variasi penulisan antarindividu dan antardaerah, sehingga menghasilkan konsensus linguistik yang kuat dan memperkokoh persatuan nasional di tingkat fundamental.
D
Ejaan yang stabil menjadi landasan bagi pengembangan sastra dan ilmu pengetahuan yang lebih maju, karena memungkinkan pencatatan gagasan yang konsisten dan akurat.
E
Standardisasi ejaan menjadi syarat mutlak agar Bahasa Indonesia dapat diadaptasi dengan baik ke dalam teknologi informasi dan komunikasi modern, seperti mesin pencari dan perangkat lunak.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 129
Sebuah cerpen mengisahkan Sri yang berubah watak dari lembut menjadi keras karena suaminya yang egois dan pemarah. Cerita berakhir dengan perpisahan mereka di tengah perjalanan. Nilai moral utama dari kutipan tersebut adalah...
A
Perubahan tabiat dan ketidakharmonisan
B
Masalah yang dihadapi keluarga pejabat
C
Ketundukan perempuan terhadap laki-laki
D
Istri yang tertinggal di tengah perjalanan
E
Perlunya memperhitungkan setiap perjalanan jauh

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 130
Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia yang terus disempurnakan, mulai dari Ejaan van Ophuijsen hingga Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), mencerminkan upaya sistematis untuk membakukan dan menstandardisasi Bahasa Indonesia demi kemudahan komunikasi, pendidikan, dan administrasi negara. Namun, di era digital, banyak ASN yang kerap abai terhadap kaidah EBI dalam korespondensi resmi, penulisan laporan, maupun komunikasi publik di media sosial. Alasan yang sering dikemukakan adalah kepraktisan atau anggapan bahwa hal tersebut tidak esensial dibandingkan substansi pesan. Padahal, penggunaan bahasa yang baku dan benar adalah cerminan profesionalisme dan integritas. Dalam sudut pandang integritas seorang ASN dan prinsip good governance, apa implikasi jangka panjang yang paling mungkin timbul dari rendahnya kepatuhan terhadap standar EBI dalam komunikasi resmi birokrasi?
A
Terjadinya ketidakjelasan atau ambigu dalam interpretasi dokumen-dokumen resmi, yang dapat memicu kesalahan administrasi, penyimpangan kebijakan, atau bahkan sengketa hukum di kemudian hari.
B
Merosotnya citra publik institusi pemerintah karena dianggap tidak profesional dan kurang serius dalam menjalankan tugas, sehingga mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
C
Lambatnya proses birokrasi karena perlu waktu lebih lama untuk mengoreksi kesalahan penulisan atau merumuskan kembali pesan yang tidak baku, mengurangi efisiensi pelayanan publik.
D
Kesulitan dalam pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi karena kurangnya standar yang konsisten di lingkungan pemerintah sebagai teladan.
E
Pembiasan makna dan tujuan dari kebijakan publik yang disampaikan, menyebabkan masyarakat salah memahami arahan pemerintah dan berpotensi menimbulkan resistensi atau ketidakpatuhan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.