PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 18. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 171
Dalam proses perubahan naskah proklamasi dari tulisan tangan menjadi teks ketikan (otentik), terdapat beberapa perubahan redaksional. Manakah perubahan yang benar?
A
Kata 'Tempoh' diubah menjadi 'Tempo'
B
Kata 'Sukarno' diubah menjadi 'Soekarno'
C
Format tanggal '17-08-1945' diubah menjadi '17-08-05'
D
Kata 'Atas nama bangsa Indonesia' diubah menjadi 'Wakil-wakil bangsa Indonesia'
E
Kata 'Kemerdekaan' diubah menjadi 'Kebebasan'

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 172
Sumpah Pemuda pada tahun 1928 mendeklarasikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Keputusan ini merupakan tonggak penting yang melampaui kepentingan etnis dan golongan, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai simbol perekat bangsa yang majemuk. Namun, di era otonomi daerah, muncul kembali penguatan identitas lokal yang kadang-kadang disalahartikan sebagai penyingkiran bahasa nasional demi bahasa daerah. Beberapa kepala daerah bahkan memprioritaskan penggunaan bahasa daerah dalam forum-forum resmi pemerintahan tanpa pertimbangan yang matang, meskipun mayoritas audiens tidak memahami bahasa daerah tersebut. Fenomena ini, jika tidak disikapi dengan bijak, berpotensi mengikis fungsi Bahasa Indonesia sebagai instrumen komunikasi lintas budaya dan identitas nasional. Apa implikasi paling signifikan dari kecenderungan tersebut terhadap upaya menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, ditinjau dari peran Bahasa Indonesia?
A
Melemahnya identitas nasional dan rasa kebangsaan karena Bahasa Indonesia tidak lagi menjadi representasi utama jati diri bangsa di mata dunia, digantikan oleh identitas daerah yang lebih menonjol.
B
Terhambatnya mobilitas sosial dan ekonomi antarwilayah karena perbedaan bahasa yang semakin kentara, menyulitkan komunikasi dan koordinasi lintas daerah dalam program-program pembangunan nasional.
C
Potensi konflik horizontal akibat kesenjangan pemahaman dan akses informasi antara kelompok masyarakat yang menguasai bahasa daerah mayoritas dan minoritas, sehingga mengancam kohesi sosial.
D
Menurunnya efektivitas komunikasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta antarlembaga daerah yang berbeda, yang dapat berujung pada inefisiensi birokrasi dan hambatan implementasi kebijakan publik secara nasional.
E
Tergerusnya kearifan lokal dan warisan budaya yang terkandung dalam bahasa daerah, sebab penekanan pada bahasa daerah sebagai identitas justru mengabaikan perlunya standar komunikasi nasional yang mengakomodasi keberagaman.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 173
Gapkindo menyatakan bahwa pemerintah perlu mendorong 'kegunaan' karet untuk kebutuhan lain seperti bantalan rel. Apakah perbaikan yang tepat untuk kata 'kegunaan' dalam konteks kalimat tersebut?
A
digunakan seharusnya berguna
B
bantalan seharusnya bantal
C
pembuatan seharusnya membuat
D
mendorong seharusnya didorong
E
kegunaan seharusnya penggunaan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 174
Perhatikan kelompok kata berikut. Manakah deretan kata yang seluruhnya merupakan bentuk kata baku?
A
jadwal, karier, antri
B
cabai, apotik, diskotik
C
sutera, syahdu, ubah
D
baut, insyaf, prangko
E
stasiun, terminal, bis

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 175
Peringatan Hari Sumpah Pemuda selalu menggema dengan ikrar 'Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.' Namun, di era digitalisasi dan globalisasi yang masif, terjadi pergeseran tren penggunaan bahasa, terutama di kalangan generasi muda dan media sosial. Banyak ASN, baik secara pribadi maupun dalam kapasitas semi-resmi, sering menggunakan campuran Bahasa Indonesia tidak baku, bahasa gaul, dan istilah asing dalam komunikasi publik mereka. Sebagai Pembuat Soal Standar BKN, implikasi *terpenting* dari fenomena ini terhadap semangat Sumpah Pemuda dalam konteks pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai pilar negara adalah...
A
Memperkaya kosakata Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah baru yang relevan dengan perkembangan zaman dan budaya populer.
B
Meningkatkan kemampuan adaptasi Bahasa Indonesia terhadap pengaruh eksternal, sehingga tetap relevan di kancah global.
C
Mengikis rasa kebanggaan dan kepemilikan generasi muda terhadap Bahasa Indonesia sebagai identitas dan simbol persatuan, serta mengancam standardisasi bahasa yang esensial untuk komunikasi kenegaraan.
D
Mempermudah komunikasi lintas budaya dan generasi, karena bahasa gaul dan asing lebih mudah diterima oleh kelompok usia yang beragam.
E
Menunjukkan evolusi alami bahasa yang tidak dapat dihindari, sehingga upaya pembakuan dan pengembangan bahasa menjadi kurang relevan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 176
Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia yang terus disempurnakan, mulai dari Ejaan van Ophuijsen hingga Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), mencerminkan upaya sistematis untuk membakukan dan menstandardisasi Bahasa Indonesia demi kemudahan komunikasi, pendidikan, dan administrasi negara. Namun, di era digital, banyak ASN yang kerap abai terhadap kaidah EBI dalam korespondensi resmi, penulisan laporan, maupun komunikasi publik di media sosial. Alasan yang sering dikemukakan adalah kepraktisan atau anggapan bahwa hal tersebut tidak esensial dibandingkan substansi pesan. Padahal, penggunaan bahasa yang baku dan benar adalah cerminan profesionalisme dan integritas. Dalam sudut pandang integritas seorang ASN dan prinsip good governance, apa implikasi jangka panjang yang paling mungkin timbul dari rendahnya kepatuhan terhadap standar EBI dalam komunikasi resmi birokrasi?
A
Terjadinya ketidakjelasan atau ambigu dalam interpretasi dokumen-dokumen resmi, yang dapat memicu kesalahan administrasi, penyimpangan kebijakan, atau bahkan sengketa hukum di kemudian hari.
B
Merosotnya citra publik institusi pemerintah karena dianggap tidak profesional dan kurang serius dalam menjalankan tugas, sehingga mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
C
Lambatnya proses birokrasi karena perlu waktu lebih lama untuk mengoreksi kesalahan penulisan atau merumuskan kembali pesan yang tidak baku, mengurangi efisiensi pelayanan publik.
D
Kesulitan dalam pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi karena kurangnya standar yang konsisten di lingkungan pemerintah sebagai teladan.
E
Pembiasan makna dan tujuan dari kebijakan publik yang disampaikan, menyebabkan masyarakat salah memahami arahan pemerintah dan berpotensi menimbulkan resistensi atau ketidakpatuhan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 177
Dari daftar kata di bawah ini, manakah pilihan yang keseluruhannya merupakan kata tidak baku?
A
seksama, sekedar, lembab, nasehat
B
lubang, film, jaman, ijazah
C
eksktrim, kompleks, otomotif, telor
D
metode, motivasi, aktifitas, analisis
E
tenteram, sejahtra, kuitansi, tehnik

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.