PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 3. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Jika suatu tulisan bertujuan untuk membujuk atau mendorong pembaca agar melakukan tindakan tertentu, jenis karangan tersebut dikenal sebagai...
A
Narasi
B
Deskripsi
C
Eksposisi
D
Persuasi
E
Argumentasi

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bapak Rahmat, seorang staf pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Maju Jaya, sedang menyusun konsep surat edaran mengenai perubahan prosedur pengajuan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya. Dalam draf awalnya, ia menuliskan kalimat: "Demi untuk menghindari terjadinya penumpukan berkas pengajuan cuti yang berlebihan di akhir tahun anggaran, maka diharapkan setiap ASN segera mengajukan permohonan cuti sesuai jadwal yang telah ditentukan." Setelah meninjau kembali, Bapak Rahmat merasa kalimat tersebut mungkin terlalu panjang dan kurang efektif. Ia ingin merevisi kalimat tersebut agar lebih ringkas, jelas, dan tetap mempertahankan nuansa resmi sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk surat dinas. Bagaimana seharusnya Bapak Rahmat merevisi kalimat tersebut agar menjadi lebih efektif dan sesuai dengan standar penulisan surat dinas yang baku?
A
Untuk menghindari penumpukan berkas cuti di akhir tahun anggaran, setiap ASN diharapkan mengajukan permohonan sesuai jadwal.
B
Agar tidak menumpuknya berkas cuti pada akhir tahun anggaran, maka setiap ASN perlu mengajukan permohonan cuti tepat waktu.
C
Guna mencegah penumpukan berkas cuti yang berlebih di akhir tahun, diharapkan ASN mengajukan permohonan cuti sesuai jadwalnya.
D
Pencegahan penumpukan berkas cuti yang terlalu banyak di penghujung tahun anggaran adalah tujuan agar ASN segera mengajukan permohonan sesuai ketentuan.
E
Dengan maksud agar berkas pengajuan cuti tidak menumpuk di akhir tahun anggaran, maka para ASN diharapkan mengajukan permohonan mereka sesuai jadwal yang ditetapkan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) adalah musuh utama integritas ASN. Ironisnya, dalam beberapa kasus praktik KKN, penggunaan Bahasa Indonesia seringkali dimanipulasi untuk menyamarkan tindak pidana, menyusun klausul kontrak yang ambigu, atau menyampaikan informasi yang menyesatkan publik. Misalnya, laporan keuangan yang dibuat dengan kalimat berbelit-belit, istilah-istilah teknis yang tidak jelas, atau eufemisme untuk menutupi penyalahgunaan wewenang. Penggunaan bahasa yang demikian jelas bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam good governance. Jika Anda seorang ASN yang bertugas di unit pengawasan internal dan menemukan indikasi manipulasi bahasa dalam dokumen resmi yang mencurigakan, bagaimana Anda akan menyikapi penggunaan Bahasa Indonesia yang tidak transparan tersebut untuk menegakkan integritas birokrasi?
A
Mengirimkan dokumen tersebut kepada lembaga kebahasaan untuk dianalisis struktur bahasanya, dan jika ditemukan ketidakbakuan yang signifikan, dijadikan bukti awal indikasi penyimpangan.
B
Melakukan investigasi mendalam terhadap substansi dokumen, sambil mencatat dan menganalisis pola penggunaan bahasa yang ambigu atau berbelit-belit sebagai salah satu indikator potensi praktik KKN.
C
Mewajibkan seluruh pejabat untuk mengikuti pelatihan Bahasa Indonesia yang fokus pada penggunaan bahasa yang lugas, jelas, dan transparan dalam setiap laporan dan komunikasi resmi, tanpa terkecuali.
D
Mengembangkan sistem pelaporan internal yang menekankan pada penggunaan Bahasa Indonesia yang standar dan mudah dipahami, serta menolak dokumen yang tidak memenuhi standar kejelasan tersebut.
E
Menyusun pedoman anti-korupsi yang secara spesifik mencantumkan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang transparan dan tidak ambigu dalam semua dokumen pemerintahan, serta sanksi bagi yang melanggar.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di wilayah kepulauan fiktif Nusantara Bahari, pemerintah daerah yang baru terpilih, dipimpin oleh Gubernur Raya, memiliki visi ambisius untuk menjadikan daerahnya pusat pariwisata dan perdagangan internasional. Untuk mencapai tujuan ini, Gubernur Raya mengeluarkan kebijakan yang sangat kontroversial: secara bertahap menggantikan penggunaan Bahasa Bahari, bahasa nasional mereka, dengan bahasa asing populer dalam segala bentuk komunikasi resmi pemerintahan, pengajaran di sekolah-sekolah, hingga rambu-rambu jalan dan informasi publik. Alasan di balik kebijakan ini adalah untuk mempermudah akses informasi bagi wisatawan dan investor asing, serta meningkatkan daya saing global penduduk lokal. Namun, setelah beberapa tahun implementasi, kebijakan tersebut justru menimbulkan gejolak sosial dan masalah kebangsaan yang serius. Dampak negatif paling signifikan yang mungkin timbul akibat pengabaian bahasa nasional tersebut, dilihat dari perspektif keutuhan bangsa, adalah...
A
Terbentuknya kesenjangan komunikasi yang mendalam antara kelompok masyarakat yang fasih berbahasa asing dan yang tidak, berujung pada fragmentasi sosial dan melemahnya semangat persatuan.
B
Penurunan drastis kualitas pendidikan karena guru-guru lokal kesulitan mengajar dalam bahasa asing yang belum mereka kuasai sepenuhnya.
C
Peningkatan jumlah investasi asing dan wisatawan mancanegara yang datang ke Nusantara Bahari karena kemudahan berbahasa.
D
Hilangnya sebagian besar warisan budaya lokal karena masyarakat lebih fokus mempelajari budaya asing melalui bahasanya.
E
Munculnya generasi muda yang sangat kompetitif di pasar kerja internasional namun memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Ia akan ikut bergabung dalam permainan ... cuaca cerah dan tidak turun hujan. Konjungsi yang paling tepat untuk melengkapi rumpang tersebut adalah...
A
Tetapi
B
Karena
C
Apabila
D
Namun
E
Dan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Balai Pustaka, yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20, memiliki tujuan awal yang ambivalen: di satu sisi ingin 'mendidik' pribumi melalui bacaan 'aman', di sisi lain juga berfungsi sebagai alat kontrol terhadap penyebaran ide-ide radikal. Namun, secara paradoks, lembaga ini justru menjadi inkubator penting bagi perkembangan Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia modern dan lahirnya sastra Indonesia. Bagaimana dualisme fungsi Balai Pustaka ini secara efektif mempercepat proses modernisasi Bahasa Indonesia dan pengukuhan statusnya sebagai bahasa kebangsaan, meskipun niat awalnya berbeda?
A
Balai Pustaka secara tidak sengaja menyediakan infrastruktur percetakan dan distribusi buku yang luas, sehingga Bahasa Melayu/Indonesia dapat menjangkau pembaca di berbagai wilayah Nusantara.
B
Meskipun dengan sensor, Balai Pustaka mendorong standardisasi Bahasa Melayu dalam penulisan dan penerbitan, yang menjadi cikal bakal baku Bahasa Indonesia.
C
Para penulis pribumi menggunakan Balai Pustaka sebagai wadah untuk menyalurkan gagasan-gagasan nasionalisme secara terselubung, di balik cerita-cerita 'aman' yang diterbitkan.
D
Balai Pustaka menciptakan audiens pembaca yang lebih luas di kalangan pribumi, yang kemudian menuntut lebih banyak karya sastra dan pengetahuan dalam bahasa mereka sendiri.
E
Kontrol Balai Pustaka terhadap isi buku secara ironis memicu para intelektual pribumi untuk mengembangkan gaya penulisan yang lebih canggih dan simbolik, menghindari sensor namun tetap menyuarakan aspirasi bangsa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah kalimat berikut yang menerapkan penulisan tanda hubung (-) sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) yang tepat?
A
Waktu aku berkunjung ke pameran seni yang ke-3 di TIM, tampak beraneka ragam karya pelukis se-Indonesia.
B
Saat aku jalan jalan ke-pameran lukisan yang ke-3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan se Indonesia.
C
Waktu aku jalan-jalan ke pameran lukisan yang ke 3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan se-Indonesia.
D
Saat aku jalan-jalan ke-pameran lukisan yang ke 3 kalinya di TIM, aku melihat beraneka ragam lukisan se-Indonesia.
E
Saat aku jalan jalan ke pameran lukisan yang ke-3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan hasil tangan dingin se-Indonesia.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam sebuah kutipan cerpen, tokoh 'Aku' mengakui semua kesalahannya (menggelapkan dana) secara jujur di hadapan hakim tanpa menutupi apapun, bahkan mengungkapkan bahwa ia hanya 'wayang' dari bosnya. Nilai moral apa yang terkandung dalam cerita tersebut?
A
Mengingkari kesalahan
B
Pengakuan penuh risiko
C
Pengutamaan kejujuran
D
Menyesali kesalahan
E
Kesadaran bertobat

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era banjir informasi, narasi hoaks dan disinformasi sering kali dikemas dengan pilihan kata yang provokatif, struktur kalimat yang ambigu, dan retorika manipulatif, sehingga mudah memperdaya masyarakat awam dan memicu perpecahan. Fenomena ini mengancam stabilitas sosial dan ketahanan nasional. Dalam konteks upaya menjaga ketahanan bangsa dan mengedukasi publik, bagaimana penguasaan dan pemanfaatan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi benteng pertahanan *paling efektif* terhadap ancaman disinformasi?
A
Dengan secara proaktif menyebarkan informasi yang benar dalam Bahasa Indonesia baku melalui saluran resmi untuk meng-counter narasi hoaks yang beredar.
B
Dengan mengajarkan masyarakat luas cara mengidentifikasi ujaran provokatif dan struktur kalimat ambigu melalui program literasi Bahasa Indonesia.
C
Dengan menjadi teladan dalam penggunaan bahasa yang lugas, jelas, faktual, dan tidak memecah belah dalam setiap komunikasi resmi maupun pribadi, sehingga membangun kepercayaan publik terhadap informasi pemerintah dan meningkatkan daya kritis masyarakat.
D
Dengan mengembangkan aplikasi pendeteksi hoaks berbasis analisis linguistik Bahasa Indonesia untuk membantu masyarakat memverifikasi kebenaran informasi.
E
Dengan mengeluarkan regulasi ketat yang melarang penggunaan Bahasa Indonesia yang menyesatkan atau provokatif di media sosial.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di Kota Harmoni, seorang penulis muda bernama Galih seringkali kesulitan menuangkan idenya dalam tulisan yang mudah dipahami. Karyanya cenderung menggunakan diksi yang rumit dan struktur kalimat yang berbelit-belit, warisan dari gaya penulisan sastra lama yang ia pelajari. Pak Budi, seorang redaktur senior yang bijaksana, melihat potensi Galih namun menyarankan agar ia menyederhanakan bahasanya, menggunakan kalimat efektif, dan membuang frasa-frasa usang. 'Bahasa itu alat komunikasi, Galih,' ujar Pak Budi. 'Lihatlah bagaimana Bahasa Indonesia kita berkembang. Dari bahasa yang terkesan kedaerahan dan kuno, ia berevolusi menjadi bahasa yang modern, lugas, dan mampu menampung berbagai pemikiran kompleks, berkat semangat para tokoh yang visioner. Kita harus memastikan bahasa ini terus relevan dan efisien untuk generasi mendatang.' Semangat modernisasi dan efisiensi bahasa yang ditekankan Pak Budi dalam nasihatnya kepada Galih paling relevan dengan pemikiran dan perjuangan tokoh nasional dalam bidang Bahasa Indonesia, yaitu...
A
Sutan Takdir Alisjahbana
B
Chairil Anwar
C
Pramoedya Ananta Toer
D
Sanusi Pane
E
Amir Hamzah

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.