Pembahasan Soal TWKK - Bahasa Indonesia 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 478. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 21
Link Soal
Sebagai seorang editor senior di sebuah penerbitan, Anda bertanggung jawab memastikan semua naskah mematuhi kaidah kebahasaan baku PUEBII (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan), khususnya dalam penulisan kalimat langsung. Perhatikan kutipan-kutipan berikut yang diambil dari draf laporan wawancara. Pilihlah satu di antara kutipan tersebut yang paling tepat dan sempurna penulisannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.
A
"Saya tidak akan menyerah begitu saja", tegasnya, "sebelum tujuan ini tercapai."
B
Kepala Bagian Pemasaran berujar: "Kita harus menemukan strategi baru untuk meningkatkan penjualan!"
C
"Meskipun sulit, kita harus tetap optimis," kata Direktur Utama, "karena semangat adalah kunci keberhasilan."
D
"Apakah semua sudah siap?" Tanya Koordinator Acara.
E
"Waspada selalu," ingat Bapak Presiden, "terhadap penyebaran informasi palsu".
NO. 22
Link Soal
Di penghujung tahun 1920-an, tepatnya pada sebuah kongres besar yang diselenggarakan di Gedung Persatuan Nusa, Kota Merdeka, perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Bhinneka, Persatuan Pelajar Jayakarta, dan Ikatan Mahasiswa Nusantara berkumpul. Mereka disatukan oleh satu visi: kemerdekaan bangsa. Namun, realitas keberagaman bahasa daerah yang ada seringkali menjadi penghalang komunikasi dan persatuan. Setelah melalui serangkaian diskusi dan perdebatan yang intens, dengan semangat kebangsaan yang membara, para pemuda tersebut mencapai sebuah kesepakatan monumental. Mereka menyepakati untuk mengangkat sebuah bahasa yang telah lama menjadi lingua franca di seluruh kepulauan, menamainya ulang, dan menjadikannya bahasa persatuan serta identitas nasional yang kokoh. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia.
Konsep yang disepakati dan diikrarkan oleh para pemuda dalam narasi di atas, yang kemudian menjadi dasar kuat bagi persatuan bangsa, secara historis merujuk pada penetapan apa?
A
Ikrar Sumpah Pemuda yang menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
B
Deklarasi Jakarta mengenai pentingnya penggunaan bahasa daerah dalam pembangunan nasional.
C
Pengesahan Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadikan Bahasa Melayu sebagai bahasa negara.
D
Peresmian Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) sebagai pedoman tata bahasa baku.
E
Pembentukan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada era modern.
NO. 23
Link Soal
Di antara kata-kata serapan berikut, manakah yang penulisannya tidak baku atau salah?
A
Genetik
B
Varitas
C
Silinder
D
Hemoglobin
E
Plaza
NO. 24
Link Soal
Bacalah paragraf berikut dengan cermat:
"Meskipun angka pengangguran menurun secara signifikan, namun pemerintah tetap berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi lulusan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikannya."
Manakah perbaikan yang paling tepat untuk paragraf di atas agar menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kaidah kebahasaan baku?
A
Menghilangkan kata "namun" karena berlebihan setelah "Meskipun".
B
Mengganti frasa "Hal ini dikarenakan" menjadi "Hal ini terjadi karena".
C
Menggabungkan kedua kalimat menjadi satu kalimat majemuk yang lebih padu.
D
Mengubah "lulusan perguruan tinggi" menjadi "sarjana" untuk konsistensi.
E
Menambahkan konjungsi "dengan demikian" sebelum "sehingga" pada kalimat kedua.
NO. 25
Link Soal
Kalimat 'Di restoran, pelanggan memesan hidangan spesial' memiliki pola yang setara dengan kalimat...
A
Di pantai, pengunjung menikmati deburan ombak
B
Pada acara pernikahan, pengantin menukarkan cincin
C
Setiap pagi, burung merpati bertengger di atap rumah
D
Di taman bunga, para pengunjung berfoto bersama bunga-bunga indah
E
Para siswa belajar bersama di perpustakaan
NO. 26
Link Soal
Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia yang terus disempurnakan, mulai dari Ejaan van Ophuijsen hingga Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), mencerminkan upaya sistematis untuk membakukan dan menstandardisasi Bahasa Indonesia demi kemudahan komunikasi, pendidikan, dan administrasi negara. Namun, di era digital, banyak ASN yang kerap abai terhadap kaidah EBI dalam korespondensi resmi, penulisan laporan, maupun komunikasi publik di media sosial. Alasan yang sering dikemukakan adalah kepraktisan atau anggapan bahwa hal tersebut tidak esensial dibandingkan substansi pesan. Padahal, penggunaan bahasa yang baku dan benar adalah cerminan profesionalisme dan integritas.
Dalam sudut pandang integritas seorang ASN dan prinsip good governance, apa implikasi jangka panjang yang paling mungkin timbul dari rendahnya kepatuhan terhadap standar EBI dalam komunikasi resmi birokrasi?
A
Terjadinya ketidakjelasan atau ambigu dalam interpretasi dokumen-dokumen resmi, yang dapat memicu kesalahan administrasi, penyimpangan kebijakan, atau bahkan sengketa hukum di kemudian hari.
B
Merosotnya citra publik institusi pemerintah karena dianggap tidak profesional dan kurang serius dalam menjalankan tugas, sehingga mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
C
Lambatnya proses birokrasi karena perlu waktu lebih lama untuk mengoreksi kesalahan penulisan atau merumuskan kembali pesan yang tidak baku, mengurangi efisiensi pelayanan publik.
D
Kesulitan dalam pelestarian dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi karena kurangnya standar yang konsisten di lingkungan pemerintah sebagai teladan.
E
Pembiasan makna dan tujuan dari kebijakan publik yang disampaikan, menyebabkan masyarakat salah memahami arahan pemerintah dan berpotensi menimbulkan resistensi atau ketidakpatuhan.
NO. 27
Link Soal
Cermati paragraf berikut:
"Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah berencana untuk mengimplementasikan sistem daring terpadu. Meskipun demikian, sosialisasi yang masif dan terstruktur mutlak diperlukan agar seluruh lapisan masyarakat dapat memahami serta memanfaatkan fasilitas ini secara optimal. Disamping itu, dukungan infrastruktur digital yang memadai juga menjadi prasyarat utama untuk keberhasilan program tersebut."
Manakah pernyataan yang paling tepat mengidentifikasi kesalahan kaidah kebahasaan atau menawarkan perbaikan yang paling esensial dalam paragraf di atas?
A
Frasa "Dalam rangka" seharusnya diganti dengan "Untuk" agar kalimat lebih ringkas dan efektif.
B
Penulisan "Disamping itu" merupakan kesalahan ejaan; seharusnya dipisah menjadi "Di samping itu".
C
Penggunaan kata "mengimplementasikan" kurang tepat dan seharusnya diganti dengan "menerapkan" karena lebih baku.
D
Kalimat kedua terlalu panjang dan perlu dipecah menjadi beberapa kalimat agar mudah dipahami.
E
Tanda koma setelah "Meskipun demikian" tidak diperlukan karena "Meskipun demikian" bukan konjungsi intrakalimat.
NO. 28
Link Soal
Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menyatakan bahwa 'ikut serta' badan usaha hanya sebatas membuat, mengelola, dan merawat sistem. Manakah perbaikan yang tepat untuk istilah 'ikut serta' agar sesuai dengan kaidah bahasa?
A
membuat seharusnya membuatkan
B
ikut serta seharusnya keikutsertaan
C
berhubungan seharusnya berhubung
D
mengemukakan seharusnya dikemukakan
E
bocornya seharusnya dibocorkannya
NO. 29
Link Soal
Bacalah kalimat ini: 'Ciri-ciri peradaban Hindu terlihat jelas dari fisik candi Gebang yang cenderung tinggi... yang dibangun pada masa Dinasi Sanjaya.' Di manakah letak kesalahan ejaan pada kalimat tersebut?
A
peradaban Hindu
B
candi Gebang
C
27,6 meter persegi
D
dibangun pada
E
ukir-ukiran
NO. 30
Link Soal
Dalam proses perubahan naskah proklamasi dari tulisan tangan menjadi teks ketikan (otentik), terdapat beberapa perubahan redaksional. Manakah perubahan yang benar?
A
Kata 'Tempoh' diubah menjadi 'Tempo'
B
Kata 'Sukarno' diubah menjadi 'Soekarno'
C
Format tanggal '17-08-1945' diubah menjadi '17-08-05'
D
Kata 'Atas nama bangsa Indonesia' diubah menjadi 'Wakil-wakil bangsa Indonesia'
E
Kata 'Kemerdekaan' diubah menjadi 'Kebebasan'