Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 4. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 31
Link Soal
Penggunaan imbuhan pen- (nomenklatur pelaku atau alat) yang paling tepat dalam konteks kalimat adalah...
A
Para petembak sudah mengambil posisi di bukit.
B
Petugas penabur benih ikan sedang bekerja di kolam.
C
Kedua peninju itu bertarung di atas ring.
D
Siapa petendang bola ke arah gawang itu?
E
Siska adalah pentari tradisional yang berbakat.
NO. 32
Link Soal
Dalam sebuah draf pidato resmi, terdapat kalimat: 'Berkaitan dengan kebijakan baru ini, maka seluruh aparatur sipil negara diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.' Jika ditinjau dari kaidah tata bahasa Indonesia baku dan efektif, perbaikan yang paling tepat untuk kalimat tersebut agar lebih lugas dan formal adalah...
A
Berkaitan dengan kebijakan baru ini, seluruh aparatur sipil negara diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
B
Terkait kebijakan baru ini, maka diharapkan seluruh aparatur sipil negara dapat beradaptasi dengan cepat demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
C
Seluruh aparatur sipil negara diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat karena kebijakan baru ini demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
D
Agar dapat beradaptasi dengan cepat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik, seluruh aparatur sipil negara diharapkan memahami kebijakan baru ini.
E
Sehubungan dengan kebijakan baru ini, maka seluruh aparatur sipil negara diharapkan bisa beradaptasi dengan cepat guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
NO. 33
Link Soal
Di Desa Mekar Jaya, yang terletak di kaki Gunung Seroja, hiduplah Pak Tulus, seorang sesepuh desa yang sangat menjunjung tinggi Bahasa Indonesia baku. Beliau selalu menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap kesempatan, terutama saat upacara bendera atau rapat desa. Menurutnya, Bahasa Indonesia adalah tiang penyangga persatuan bangsa, dan setiap kata harus diucapkan dengan penuh hormat sesuai kaidah yang diajarkan di sekolah dahulu.
Namun, cucu Pak Tulus, Lia, yang aktif di media sosial dan sering berinteraksi dengan teman-temannya dari berbagai kota, memiliki gaya berbahasa yang jauh berbeda. Lia sering mencampur Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah gaul, singkatan-singkatan populer di internet, bahkan terkadang menyelipkan kata-kata dari bahasa asing yang dianggapnya lebih "keren" dan ekspresif. Lia berpendapat bahwa bahasa itu hidup dan dinamis, harus mampu beradaptasi agar tidak ketinggalan zaman dan tetap relevan bagi generasi muda.
Pak Tulus merasa khawatir identitas Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan akan luntur jika terus-menerus bercampur. Sementara Lia berargumen bahwa adaptasi justru membuat Bahasa Indonesia tetap relevan dan dicintai generasi muda.
Perbedaan pandangan dan pola penggunaan Bahasa Indonesia antara Pak Tulus dan Lia, jika dikaitkan dengan fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan perkembangan zaman, paling tepat menunjukkan bahwa...
A
Penggunaan bahasa gaul dan asing merupakan ancaman serius bagi kelestarian Bahasa Indonesia baku sebagai identitas nasional yang harus dihentikan sepenuhnya.
B
Dinamika bahasa adalah keniscayaan dalam perkembangan zaman, namun adaptasi harus tetap berlandaskan pada kaidah kebahasaan agar fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional tidak tergerus.
C
Generasi muda cenderung mengabaikan pentingnya Bahasa Indonesia baku karena pengaruh globalisasi dan teknologi yang tak terbendung.
D
Bahasa Indonesia akan terus berkembang dan beradaptasi tanpa perlu khawatir kehilangan identitasnya karena posisinya sebagai bahasa negara sudah kokoh dan dijamin undang-undang.
E
Pemerintah harus lebih gencar melakukan sosialisasi dan penindakan terhadap penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah untuk menjaga kemurnian bahasa persatuan.
NO. 34
Link Soal
Perhatikan kelompok kata berikut. Manakah deretan kata yang seluruhnya merupakan bentuk kata baku?
A
jadwal, karier, antri
B
cabai, apotik, diskotik
C
sutera, syahdu, ubah
D
baut, insyaf, prangko
E
stasiun, terminal, bis
NO. 35
Link Soal
Manakah di antara kalimat berikut yang merupakan kalimat efektif sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar?
A
Bagi semua peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu.
B
Semua peserta rapat diharapkan hadir tepat waktu.
C
Kepada para hadirin dipersilahkan duduk kembali.
D
Dia naik ke atas panggung untuk menerima piala.
E
Saya melihat mahasiswa itu sedang mendiskusikan tentang masalah skripsi.
NO. 36
Link Soal
Di sebuah federasi kepulauan yang baru merdeka bernama Bhinneka Raya, dengan lebih dari 300 suku bangsa dan beragam bahasa daerah, para pemimpin muda dari berbagai organisasi kebangsaan berkumpul dalam sebuah Kongres Pemuda di kota Harmoni pada tahun 1928. Mereka menghadapi tantangan besar: bagaimana menyatukan identitas bangsa yang baru lahir agar tidak terpecah belah oleh perbedaan yang ada. Salah satu agenda krusial adalah penetapan bahasa nasional. Berbagai opsi dipertimbangkan, termasuk bahasa dengan jumlah penutur terbanyak dan bahasa-bahasa dengan tradisi literatur yang kaya. Namun, setelah perdebatan panjang, mereka sepakat untuk mengangkat sebuah bahasa yang telah lama berfungsi sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antarpulau, sebuah bahasa yang netral dan relatif mudah dipelajari oleh berbagai kelompok etnis, meskipun bukan merupakan bahasa ibu dari kelompok etnis terbesar. Keputusan memilih bahasa tersebut sebagai bahasa nasional Bhinneka Raya, sebagaimana tercermin dalam narasi, paling erat kaitannya dengan pertimbangan historis Bahasa Indonesia yang menekankan pada...
A
Peran strategisnya sebagai bahasa pergaulan (lingua franca) yang telah diterima luas di seluruh wilayah kepulauan.
B
Kekayaan kosa kata dan struktur gramatikalnya yang lebih kompleks dibandingkan bahasa daerah lainnya.
C
Jumlah penutur aslinya yang mendominasi populasi Bhinneka Raya sejak zaman dahulu kala.
D
Dukungan kuat dari kekuatan kolonial untuk mempermudah administrasi pemerintahan.
E
Kemudahannya dalam menerjemahkan teks-teks keagamaan dari bahasa-bahasa Timur Tengah dan Barat.
NO. 37
Link Soal
Manakah kalimat di bawah ini yang menerapkan penggunaan huruf kapital secara tepat sesuai pedoman umum ejaan bahasa Indonesia?
A
Bapaknya seorang brigadir jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
B
bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
C
Bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di jayapura, Papua.
D
Bapaknya seorang Brigadir Jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
E
bapaknya seorang brigadir jendral yang telah lama bertugas di Jayapura, Papua.
NO. 38
Link Soal
Sub-materi: Interpretasi Teks Resmi dan Implikasi Etis.
Dalam sebuah edaran internal terbaru yang dikeluarkan oleh unit pengadaan barang dan jasa suatu kementerian, terdapat kalimat berikut: 'Untuk menjamin kelancaran dan efisiensi proyek infrastruktur yang akan datang, panitia seleksi *didorong untuk mempertimbangkan secara cermat* rekam jejak penyedia barang/jasa yang *telah menunjukkan komitmen serupa* dalam mendukung program pemerintah sebelumnya, khususnya yang berdomisili di ibu kota provinsi.'
Analisis penggunaan frasa yang dicetak miring dalam kalimat tersebut dari sudut pandang pencegahan benturan kepentingan dan integritas birokrasi. Manakah implikasi yang paling relevan?
A
Frasa 'didorong untuk mempertimbangkan secara cermat' dan 'telah menunjukkan komitmen serupa' secara inheren menciptakan ruang interpretasi yang subjektif, berpotensi memfasilitasi preferensi tidak objektif terhadap vendor tertentu yang memiliki kedekatan historis atau personal dengan panitia, yang bertentangan dengan prinsip persaingan sehat dan transparansi.
B
Penyebutan 'berdomisili di ibu kota provinsi' merupakan bentuk diskriminasi geografis yang secara langsung menghambat partisipasi penyedia dari daerah lain, meskipun tidak secara langsung terkait dengan benturan kepentingan pribadi panitia.
C
Penggunaan bahasa yang tidak lugas dalam edaran tersebut menunjukkan kurangnya profesionalisme dalam penyusunan kebijakan internal, namun belum tentu mengindikasikan adanya benturan kepentingan.
D
Frasa tersebut sejatinya bertujuan untuk memastikan kualitas pekerjaan dengan memprioritaskan penyedia yang memiliki pengalaman terbukti, yang merupakan praktik umum dalam pengadaan untuk mitigasi risiko proyek.
E
Kalimat tersebut secara implisit mendorong inovasi dan kolaborasi baru antarinstansi pemerintah dengan penyedia jasa yang berdedikasi tinggi.
NO. 39
Link Soal
Penulisan gelar akademik yang paling tepat sesuai dengan aturan ejaan yang berlaku adalah...
A
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, S.S., M.Pd ialah paman Saya
B
Dosen Anda, Prof. DR. Abdullah, S.S, M.Pd ialah paman Saya.
C
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, SS., MPd. ialah paman Saya.
D
Dosen Anda, Prof. DR. Abdullah, S.S., M.Pd. ialah paman Saya.
E
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, S.S., M.Pd. ialah paman Saya.
NO. 40
Link Soal
Sebuah rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang sangat krusial untuk implementasi kebijakan publik mengalami penundaan signifikan dalam pengesahannya. Penundaan ini disebabkan oleh banyaknya pasal yang menggunakan frasa ambigu, terminologi yang tidak konsisten, serta struktur kalimat yang multitafsir, sehingga menimbulkan perdebatan dan berbagai interpretasi di kalangan pemangku kepentingan dan ahli hukum. Sebagai akibatnya, masyarakat tidak mendapatkan kepastian hukum terkait kebijakan tersebut. Dalam konteks fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa hukum dan administrasi negara, prinsip fundamental tata kelola pemerintahan yang *paling* terganggu oleh kondisi tersebut adalah...
A
Efisiensi birokrasi, karena membutuhkan klarifikasi dan revisi berulang yang memakan waktu dan sumber daya.
B
Partisipasi publik, sebab masyarakat akan kesulitan memahami isi RPP sehingga sulit memberikan masukan yang berkualitas.
C
Transparansi, karena informasi yang tidak jelas menyulitkan pengawasan publik terhadap proses legislasi dan implementasi kebijakan.
D
Akuntabilitas dan kepastian hukum, karena ambiguitas bahasa membuka celah untuk penyalahgunaan wewenang dan ketidakseragaman dalam penegakan hukum, yang merugikan masyarakat.
E
Responsivitas pemerintah, karena proses adaptasi kebijakan terhadap dinamika sosial menjadi terhambat oleh kekaburan bahasa dalam regulasi.