PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 4. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Di Negeri Pelita yang baru saja merdeka, Perdana Menteri Bayu menghadapi tantangan besar. Meskipun kaya akan keberagaman budaya dan bahasa daerah di antara Suku Mentari, Suku Gemilang, dan Suku Bintang, komunikasi lintas suku seringkali terhambat. Bayu melihat bahwa keberadaan banyak bahasa daerah, tanpa bahasa pengikat, dapat menghambat persatuan dan pembangunan bangsa. Dengan semangat kebangsaan yang membara, ia gigih memperjuangkan agar "Bahasa Persatuan Nusantara" diangkat sebagai bahasa resmi dan pengantar di seluruh penjuru negeri. Ia berhasil meyakinkan rakyat bahwa bahasa persatuan ini bukan untuk menghilangkan bahasa daerah, melainkan sebagai jembatan komunikasi dan identitas kolektif yang kokoh. Sosok Perdana Menteri Bayu, dengan perjuangannya dalam mengukuhkan "Bahasa Persatuan Nusantara" demi persatuan bangsa, paling mencerminkan semangat dan kontribusi tokoh nasional Indonesia pada masa perjuangan kemerdekaan, yaitu...
A
Mohammad Yamin
B
Soekarno
C
Wage Rudolf Supratman
D
Ki Hajar Dewantara
E
Jenderal Soedirman

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sumpah Pemuda pada tahun 1928, dengan salah satu poinnya yaitu 'Menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia', memiliki makna strategis yang sangat mendalam bagi perjuangan kemerdekaan dan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Makna strategis tersebut terutama terletak pada...
A
Menegaskan bahwa Bahasa Indonesia adalah satu-satunya bahasa yang boleh digunakan di seluruh Nusantara.
B
Menciptakan alat komunikasi politik yang efektif untuk propaganda melawan penjajah.
C
Menjadi simbol pemersatu yang melampaui keragaman etnis dan budaya, serta fondasi identitas kebangsaan.
D
Menunjukkan superioritas budaya Jawa yang diwakili oleh bahasa Melayu sebagai cikal bakal Bahasa Indonesia.
E
Mendorong perkembangan literasi dan pendidikan di kalangan pemuda saat itu.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sebagai negara kepulauan dengan ribuan suku bangsa, Indonesia memiliki kekayaan bahasa daerah yang luar biasa. Namun, di tengah modernisasi dan urbanisasi, banyak bahasa daerah, terutama yang penuturnya sedikit, terancam punah. Di sisi lain, Bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional, memiliki peran strategis untuk mendokumentasikan dan melestarikan warisan budaya tersebut, bahkan menjadi media bagi revitalisasi bahasa daerah. Tanggung jawab ASN dalam konteks ini adalah memastikan bahwa Bahasa Indonesia tidak hanya menjadi bahasa dominan, tetapi juga bahasa yang mendukung keberagaman dan pelestarian budaya lokal. Dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, bagaimana peran Bahasa Indonesia dapat dioptimalkan oleh ASN untuk mendukung pelestarian dan revitalisasi bahasa daerah di era digital?
A
Mengembangkan platform digital yang memfasilitasi pendokumentasian bahasa daerah dalam bentuk teks, audio, dan video, dengan antarmuka Bahasa Indonesia, sehingga dapat diakses dan dipelajari secara luas.
B
Mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia dalam pendidikan formal hingga tingkat perguruan tinggi, namun tetap memberikan ruang bagi pengajaran bahasa daerah sebagai mata pelajaran pilihan.
C
Menerjemahkan karya sastra atau cerita rakyat dari bahasa daerah ke dalam Bahasa Indonesia, agar nilai-nilai lokal dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat Indonesia tanpa batas geografis.
D
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di berbagai forum budaya dan festival daerah, sehingga pesan-pesan kearifan lokal dapat tersebar lebih efektif ke audiens yang lebih luas.
E
Menyelenggarakan lomba-lomba penulisan atau pidato dalam Bahasa Indonesia dengan tema kekayaan bahasa dan budaya daerah, untuk menumbuhkan kesadaran dan kecintaan generasi muda.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah dari opsi berikut yang menunjukkan pemenggalan kata yang tidak tepat menurut kaidah Ejaan yang Disempurnakan (EBI)?
A
Te - ri - ma
B
Per - ta - ma
C
Sa - u - da - ra
D
Pe - ngem - bang
E
Ke - ber - sih - an

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bacalah teks berikut: 'Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus memulainya dari diri kita sendiri dengan hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan. Setelah itu, kita bisa mengajak lingkungan terdekat seperti keluarga dan tetangga. Dengan kesadaran bersama, menjaga kebersihan bukan lagi beban berat.' Apa ide pokok yang terkandung dalam paragraf di atas?
A
Kebersihan diri harus didahulukan dibanding lingkungan
B
Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif
C
Pentingnya kesadaran untuk keberhasilan kebersihan
D
Kebersihan lingkungan adalah tugas yang ringan
E
Setiap pribadi bertanggung jawab atas kebersihan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Kesimpulan yang dapat ditarik dari bacaan tentang tugas guru tersebut adalah bahwa pemberian les tambahan diperbolehkan asalkan...
A
Mendapatkan keuntungan finansial yang besar
B
Dilakukan saat tidak mengajar di sekolah
C
Bertujuan meningkatkan pemahaman siswa yang kurang
D
Dapat meningkatkan popularitas sekolah
E
Hanya diberikan kepada siswa terbaik

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sumpah Pemuda pada tahun 1928 mendeklarasikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Keputusan ini merupakan tonggak penting yang melampaui kepentingan etnis dan golongan, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai simbol perekat bangsa yang majemuk. Namun, di era otonomi daerah, muncul kembali penguatan identitas lokal yang kadang-kadang disalahartikan sebagai penyingkiran bahasa nasional demi bahasa daerah. Beberapa kepala daerah bahkan memprioritaskan penggunaan bahasa daerah dalam forum-forum resmi pemerintahan tanpa pertimbangan yang matang, meskipun mayoritas audiens tidak memahami bahasa daerah tersebut. Fenomena ini, jika tidak disikapi dengan bijak, berpotensi mengikis fungsi Bahasa Indonesia sebagai instrumen komunikasi lintas budaya dan identitas nasional. Apa implikasi paling signifikan dari kecenderungan tersebut terhadap upaya menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, ditinjau dari peran Bahasa Indonesia?
A
Melemahnya identitas nasional dan rasa kebangsaan karena Bahasa Indonesia tidak lagi menjadi representasi utama jati diri bangsa di mata dunia, digantikan oleh identitas daerah yang lebih menonjol.
B
Terhambatnya mobilitas sosial dan ekonomi antarwilayah karena perbedaan bahasa yang semakin kentara, menyulitkan komunikasi dan koordinasi lintas daerah dalam program-program pembangunan nasional.
C
Potensi konflik horizontal akibat kesenjangan pemahaman dan akses informasi antara kelompok masyarakat yang menguasai bahasa daerah mayoritas dan minoritas, sehingga mengancam kohesi sosial.
D
Menurunnya efektivitas komunikasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta antarlembaga daerah yang berbeda, yang dapat berujung pada inefisiensi birokrasi dan hambatan implementasi kebijakan publik secara nasional.
E
Tergerusnya kearifan lokal dan warisan budaya yang terkandung dalam bahasa daerah, sebab penekanan pada bahasa daerah sebagai identitas justru mengabaikan perlunya standar komunikasi nasional yang mengakomodasi keberagaman.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat-kalimat berikut: 1. Pemerintah berencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak guna menekan laju inflasi. 2. Meskipun telah dilakukan sosialisasi secara masif, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami substansi kebijakan baru tersebut. 3. Berbagai upaya telah ditempuh demi terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah. 4. Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita telah mewariskan kearifan lokal yang patut dilestarikan. 5. Beliau merupakan salah satu dari sedikit pemimpin yang berkomitmen tinggi terhadap integritas dan pemberantasan korupsi. Manakah di antara kalimat-kalimat di atas yang tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku (PUEB)?
A
Kalimat nomor 1
B
Kalimat nomor 2
C
Kalimat nomor 3
D
Kalimat nomor 4
E
Kalimat nomor 5

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah di antara kalimat berikut yang menggunakan kata baku yang tepat sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Ibu membeli obat di apotik dekat rumah.
B
Kakak sedang menyusun jadwal praktek dokter.
C
Kita harus berpikir positif dalam menghadapi masalah.
D
Atlet itu sangat handal dalam cabang lari.
E
Nasehat orang tua harus selalu didengarkan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pak Budi, seorang ASN di Bagian Komunikasi Publik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Makmur Jaya, sedang menyusun pengumuman penting tentang program daur ulang sampah mandiri yang akan diluncurkan bulan depan. Pengumuman ini akan ditempel di berbagai tempat strategis dan diunggah di media sosial resmi dinas. Ia ingin memastikan pengumuman tersebut mudah dipahami masyarakat dan mencerminkan tata bahasa baku serta efektif. Setelah draf pertama, Pak Budi merasa ada beberapa kalimat yang kurang optimal. Salah satu bagian drafnya berbunyi: "Untuk program daur ulang sampah mandiri ini, diharapkan masyarakat secara aktif berpartisipasi dan turut serta agar lingkungan kita bersih." Mana revisi kalimat yang paling tepat dan efektif sesuai kaidah Bahasa Indonesia baku serta konteks komunikasi publik ASN?
A
Masyarakat diimbau untuk aktif berpartisipasi dalam program daur ulang sampah mandiri ini demi terciptanya lingkungan yang bersih.
B
Diharapkan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan daur ulang sampah mandiri ini agar lingkungan kita bersih dan lestari.
C
Demi lingkungan yang bersih, maka seluruh masyarakat wajib ikut serta dalam program daur ulang sampah mandiri.
D
Program daur ulang sampah mandiri ini mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi serta berperan serta agar lingkungan sehat.
E
Dengan adanya program daur ulang sampah mandiri ini, warga diharapkan berpartisipasi dan memberi dukungan agar lingkungan menjadi bersih.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.