PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 5. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Manakah di antara kalimat berikut yang mengandung kata bermakna umum (hipernim)?
A
Ia memetik senar gitarnya dengan sangat piawai
B
Melakukan olahraga rutin sangat bermanfaat bagi kesehatan
C
Pak Karman rutin bersepeda setiap pagi
D
Bisnis peternakan ayam sedang naik daun
E
Ia menjual kebun sawit warisan orang tuanya

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati kalimat berikut: 'Pemerintah sedang menggalakkan *imunisasi* nasional agar *resiko* penyebaran virus dapat di *minimalisir*.' Manakah perbaikan kata tidak baku yang tepat untuk kalimat tersebut?
A
Imunisasi diganti vaksinasi, resiko diganti risiko.
B
Resiko diganti risiko, minimalisir diganti meminimalisasi.
C
Imunisasi diganti imun, minimalisir diganti minimal.
D
Resiko diganti risiko, minimalisir diganti diminimalisir.
E
Tidak ada yang perlu diperbaiki.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat berikut: "Menurut Kepala Pusat Bahasa dan Perbukuan menjelaskan bahwa literasi digital merupakan kunci utama, untuk menghadapi tantangan era globalisasi." Kesalahan penggunaan kaidah PUEBI yang paling tepat pada kalimat tersebut terdapat pada bagian....
A
Penggunaan frasa "Menurut...menjelaskan bahwa" yang redundan.
B
Penempatan tanda koma sebelum frasa "untuk menghadapi".
C
Penulisan frasa "literasi digital" yang seharusnya diawali huruf kapital.
D
Penggunaan kata "merupakan" yang seharusnya "adalah".
E
Tidak adanya tanda titik di akhir kalimat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, Bahasa Indonesia menghadapi tantangan signifikan. Penggunaan bahasa asing, terutama Inggris, semakin masif dalam ranah publik, komunikasi bisnis, hingga lingkungan kerja institusi pemerintah. Hal ini seringkali memunculkan dikotomi antara kebutuhan untuk bersaing secara global dengan keharusan menjaga kemurnian dan martabat Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan. Beberapa ASN bahkan cenderung menggunakan istilah asing yang sudah ada padanannya dalam Bahasa Indonesia demi terlihat 'modern' atau 'profesional'. Jika Anda seorang ASN yang bertugas di bagian komunikasi publik suatu kementerian, bagaimana Anda akan menanggapi situasi ini dengan mempertimbangkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara dan nilai integritas seorang ASN?
A
Mengeluarkan surat edaran internal yang melarang penggunaan bahasa asing dalam seluruh komunikasi resmi dan mengharuskan penggunaan padanan Bahasa Indonesia, serta memberikan sanksi bagi pelanggar untuk menegakkan disiplin kebahasaan.
B
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui pelatihan rutin bagi ASN, sekaligus memfasilitasi forum diskusi untuk membahas dan menyepakati padanan istilah asing yang relevan, tanpa melarang total penggunaan bahasa asing yang krusial untuk konteks global.
C
Mempelopori kampanye penggunaan Bahasa Indonesia yang benar di media sosial dan portal berita, dengan menyajikan konten edukatif yang menarik mengenai kekayaan kosakata Bahasa Indonesia, sambil tetap menggunakan istilah asing jika dianggap lebih efektif untuk menjangkau audiens internasional.
D
Menganalisis secara kritis konteks penggunaan bahasa asing di lingkungan kementerian dan mengusulkan pedoman yang mengatur penggunaan bahasa asing hanya untuk situasi yang memang tidak ada padanan efektifnya dalam Bahasa Indonesia atau untuk komunikasi internasional, serta memberikan penghargaan bagi ASN yang konsisten menggunakan Bahasa Indonesia.
E
Menyusun glosarium istilah-istilah asing yang umum digunakan beserta padanan Bahasa Indonesia-nya untuk disebarluaskan di lingkungan kementerian, serta mengadakan kompetisi menulis esai dalam Bahasa Indonesia sebagai upaya meningkatkan kecintaan ASN terhadap bahasa nasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati kalimat ini: 'Pemberian vaksin atau imunisasi secara luas, diakui sebagai salah satu intervensi kesehatan yang paling berhasil.' Manakah perbaikan ejaan yang benar?
A
vaksin seharusnya vaksinasi
B
tanda koma (,) setelah kata luas dihilangkan
C
intervensi seharusnya interfensi
D
di dunia seharusnya didunia
E
setelah dunia diberi tanda koma (,)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bacalah kalimat berikut dengan cermat: 'Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, serta untuk menyederhanakan prosedur birokrasi.' Kalimat di atas memiliki kelemahan struktural, khususnya terkait prinsip keparalelan dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia. Manakah pilihan perbaikan yang paling tepat dan efektif untuk kalimat tersebut?
A
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan penyederhanaan prosedur birokrasi.
B
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dengan menyederhanakan prosedur birokrasi.
C
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, yaitu pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan dilakukan penyederhanaan prosedur birokrasi.
D
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, di antaranya adalah pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan penyederhanaan prosedur birokrasi.
E
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, yaitu pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, di samping menyederhanakan prosedur birokrasi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di Desa Mekar Jaya, yang terletak di kaki Gunung Seroja, hiduplah Pak Tulus, seorang sesepuh desa yang sangat menjunjung tinggi Bahasa Indonesia baku. Beliau selalu menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap kesempatan, terutama saat upacara bendera atau rapat desa. Menurutnya, Bahasa Indonesia adalah tiang penyangga persatuan bangsa, dan setiap kata harus diucapkan dengan penuh hormat sesuai kaidah yang diajarkan di sekolah dahulu. Namun, cucu Pak Tulus, Lia, yang aktif di media sosial dan sering berinteraksi dengan teman-temannya dari berbagai kota, memiliki gaya berbahasa yang jauh berbeda. Lia sering mencampur Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah gaul, singkatan-singkatan populer di internet, bahkan terkadang menyelipkan kata-kata dari bahasa asing yang dianggapnya lebih "keren" dan ekspresif. Lia berpendapat bahwa bahasa itu hidup dan dinamis, harus mampu beradaptasi agar tidak ketinggalan zaman dan tetap relevan bagi generasi muda. Pak Tulus merasa khawatir identitas Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan akan luntur jika terus-menerus bercampur. Sementara Lia berargumen bahwa adaptasi justru membuat Bahasa Indonesia tetap relevan dan dicintai generasi muda. Perbedaan pandangan dan pola penggunaan Bahasa Indonesia antara Pak Tulus dan Lia, jika dikaitkan dengan fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan perkembangan zaman, paling tepat menunjukkan bahwa...
A
Penggunaan bahasa gaul dan asing merupakan ancaman serius bagi kelestarian Bahasa Indonesia baku sebagai identitas nasional yang harus dihentikan sepenuhnya.
B
Dinamika bahasa adalah keniscayaan dalam perkembangan zaman, namun adaptasi harus tetap berlandaskan pada kaidah kebahasaan agar fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional tidak tergerus.
C
Generasi muda cenderung mengabaikan pentingnya Bahasa Indonesia baku karena pengaruh globalisasi dan teknologi yang tak terbendung.
D
Bahasa Indonesia akan terus berkembang dan beradaptasi tanpa perlu khawatir kehilangan identitasnya karena posisinya sebagai bahasa negara sudah kokoh dan dijamin undang-undang.
E
Pemerintah harus lebih gencar melakukan sosialisasi dan penindakan terhadap penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah untuk menjaga kemurnian bahasa persatuan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Setelah terjadinya bencana alam berskala besar di beberapa provinsi, tim penanggulangan bencana yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah dari beragam latar belakang suku dan bahasa daerah menghadapi tantangan besar dalam koordinasi komunikasi. Pesan-pesan penting terkait evakuasi, logistik, dan bantuan seringkali disampaikan dengan gaya bahasa yang berbeda, atau bahkan disalahpahami karena hambatan linguistik, meskipun semua pihak berusaha menggunakan Bahasa Indonesia. Kondisi ini memperlambat respons dan menimbulkan ketegangan di antara para relawan serta korban. Bagaimana optimalisasi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dapat paling efektif memperkuat integritas upaya penanggulangan bencana dan soliditas sosial dalam situasi kritis ini?
A
Dengan menyeragamkan penggunaan Bahasa Indonesia baku yang sangat formal dan teknis dalam semua bentuk komunikasi untuk menghindari ambiguitas sekecil apapun.
B
Dengan menyusun panduan komunikasi krisis yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami dalam Bahasa Indonesia, serta secara aktif melatih semua pihak yang terlibat agar menggunakannya secara konsisten.
C
Dengan mendorong penggunaan bahasa daerah yang paling dominan di setiap lokasi bencana agar pesan lebih personal dan dapat diterima oleh korban secara emosional.
D
Dengan mengutamakan penggunaan isyarat, gambar, atau simbol-simbol universal dalam penyampaian informasi, daripada mengandalkan komunikasi verbal semata.
E
Dengan melibatkan penerjemah bahasa daerah secara masif di setiap titik distribusi bantuan untuk memastikan tidak ada pesan yang terlewatkan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Balai Pustaka, yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20, memiliki tujuan awal yang ambivalen: di satu sisi ingin 'mendidik' pribumi melalui bacaan 'aman', di sisi lain juga berfungsi sebagai alat kontrol terhadap penyebaran ide-ide radikal. Namun, secara paradoks, lembaga ini justru menjadi inkubator penting bagi perkembangan Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia modern dan lahirnya sastra Indonesia. Bagaimana dualisme fungsi Balai Pustaka ini secara efektif mempercepat proses modernisasi Bahasa Indonesia dan pengukuhan statusnya sebagai bahasa kebangsaan, meskipun niat awalnya berbeda?
A
Balai Pustaka secara tidak sengaja menyediakan infrastruktur percetakan dan distribusi buku yang luas, sehingga Bahasa Melayu/Indonesia dapat menjangkau pembaca di berbagai wilayah Nusantara.
B
Meskipun dengan sensor, Balai Pustaka mendorong standardisasi Bahasa Melayu dalam penulisan dan penerbitan, yang menjadi cikal bakal baku Bahasa Indonesia.
C
Para penulis pribumi menggunakan Balai Pustaka sebagai wadah untuk menyalurkan gagasan-gagasan nasionalisme secara terselubung, di balik cerita-cerita 'aman' yang diterbitkan.
D
Balai Pustaka menciptakan audiens pembaca yang lebih luas di kalangan pribumi, yang kemudian menuntut lebih banyak karya sastra dan pengetahuan dalam bahasa mereka sendiri.
E
Kontrol Balai Pustaka terhadap isi buku secara ironis memicu para intelektual pribumi untuk mengembangkan gaya penulisan yang lebih canggih dan simbolik, menghindari sensor namun tetap menyuarakan aspirasi bangsa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah kalimat berikut yang menerapkan penulisan tanda hubung (-) sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) yang tepat?
A
Waktu aku berkunjung ke pameran seni yang ke-3 di TIM, tampak beraneka ragam karya pelukis se-Indonesia.
B
Saat aku jalan jalan ke-pameran lukisan yang ke-3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan se Indonesia.
C
Waktu aku jalan-jalan ke pameran lukisan yang ke 3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan se-Indonesia.
D
Saat aku jalan-jalan ke-pameran lukisan yang ke 3 kalinya di TIM, aku melihat beraneka ragam lukisan se-Indonesia.
E
Saat aku jalan jalan ke pameran lukisan yang ke-3 kalinya di TIM, aku melihat beranekaragam lukisan hasil tangan dingin se-Indonesia.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.