PRIVAT ASN FAJAR

Pembahasan Soal TWKK - Bahasa Indonesia 2026

Fokus membahas soal nomor ID: 9022. Lihat semua soal

Perhatikan beberapa kalimat berikut yang mungkin digunakan dalam sebuah dokumen resmi pemerintah: 1. Kepada seluruh warga negara Indonesia, agar kiranya dapat berpartisipasi aktif. 2. Partisipasi aktif seluruh warga negara Indonesia sangat diharapkan. 3. Diharapkan agar seluruh warga negara Indonesia dapat berpartisipasi aktif. 4. Setiap warga negara Indonesia diharapkan berpartisipasi aktif. 5. Bagi setiap warga negara Indonesia, partisipasi aktif diharapkan. Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan sesuai dengan prinsip kehematan dalam Bahasa Indonesia untuk sebuah dokumen resmi?
A
Kalimat nomor 1
B
Kalimat nomor 2
C
Kalimat nomor 3
D
Kalimat nomor 4
E
Kalimat nomor 5

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat berikut: (1) Ibu rumah tangga harus kreatif. (2) Prinsip itulah yang mengilhami Sri Sumarni warga Jangli untuk menggeluti konpeksi rumahan. (3) Dia membuat berbagai kerajinan tangan cantik. Kesalahan penulisan kata sesuai EYD terdapat pada kalimat nomor...
A
Kalimat (1)
B
Kalimat (2)
C
Kalimat (3)
D
Kalimat (4)
E
Kalimat (5)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bacalah kalimat berikut dengan cermat: 'Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, serta untuk menyederhanakan prosedur birokrasi.' Kalimat di atas memiliki kelemahan struktural, khususnya terkait prinsip keparalelan dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia. Manakah pilihan perbaikan yang paling tepat dan efektif untuk kalimat tersebut?
A
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan penyederhanaan prosedur birokrasi.
B
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dengan menyederhanakan prosedur birokrasi.
C
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, yaitu pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan dilakukan penyederhanaan prosedur birokrasi.
D
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, di antaranya adalah pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan penyederhanaan prosedur birokrasi.
E
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, yaitu pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, di samping menyederhanakan prosedur birokrasi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati kalimat ini: 'Pemberian vaksin atau imunisasi secara luas, diakui sebagai salah satu intervensi kesehatan yang paling berhasil.' Manakah perbaikan ejaan yang benar?
A
vaksin seharusnya vaksinasi
B
tanda koma (,) setelah kata luas dihilangkan
C
intervensi seharusnya interfensi
D
di dunia seharusnya didunia
E
setelah dunia diberi tanda koma (,)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sejarah pembentukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara tidak lepas dari perjuangan panjang para tokoh bangsa untuk menyatukan beragam suku dan budaya di Nusantara. Bahasa Melayu, yang kemudian diangkat menjadi Bahasa Indonesia, memiliki keunggulan karena sifatnya yang akomodatif, sederhana, dan telah lama menjadi lingua franca di kawasan Asia Tenggara. Pemilihan ini menunjukkan visi kebangsaan yang jauh ke depan, mengesampingkan egoisme primordial demi kepentingan nasional yang lebih besar. Namun, di era kontemporer, ancaman terhadap Bahasa Indonesia justru datang dari internal, yakni kurangnya kebanggaan dan komitmen sebagian warga negara, termasuk ASN, untuk menggunakan Bahasa Indonesia secara optimal, bahkan cenderung menganggap remeh strukturnya. Apa latar belakang filosofis terkuat di balik pemilihan Bahasa Melayu sebagai cikal bakal Bahasa Indonesia, yang relevan untuk memperkuat komitmen ASN terhadap bahasanya di tengah tantangan ini?
A
Sifat Bahasa Melayu yang demokratis dan non-feodal, memungkinkan partisipasi setara dari seluruh elemen masyarakat tanpa diskriminasi berdasarkan kasta atau asal-usul, sejalan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
B
Ketersediaan kamus dan tata bahasa Bahasa Melayu yang sudah mapan dibandingkan bahasa daerah lain pada masa itu, sehingga memudahkan proses kodifikasi dan standarisasi sebagai bahasa nasional.
C
Kekayaan kosakata dan fleksibilitas struktur Bahasa Melayu yang memungkinkan adaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, menjadikannya potensial sebagai bahasa ilmu.
D
Posisi strategis Bahasa Melayu sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antarbudaya selama berabad-abad, menjadikannya pilihan pragmatis untuk mempersatukan wilayah kepulauan yang luas.
E
Kesederhanaan fonologi dan morfologi Bahasa Melayu yang mudah dipelajari oleh penutur bahasa lain, sehingga sangat efektif untuk menyebarkan semangat nasionalisme dan pendidikan massal ke seluruh pelosok negeri.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat: 'Wanita berbaju merah itu sangat cantik sekali.' Kalimat berikut yang memiliki kesamaan fungsi imbuhan ber- dengan kata 'berbaju' adalah...
A
Tanpa diduga, ia berteriak kencang sekali
B
Ia datang menjemputku dengan bersepeda
C
Jangan bersedih hati, ia pasti datang
D
Bersepatu hak tinggi bukan masalah untukku
E
Ia suka sekali berenang bersama kakaknya

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dinas Pariwisata Kota Maju Jaya baru saja meluncurkan kampanye promosi wisata bertajuk 'Pesona Kota Maju Jaya' melalui akun media sosial resminya. Kepala Dinas Pariwisata, Ibu Nurul Hidayah, menugaskan timnya untuk membuat poster digital dan teks unggahan yang menarik. Setelah unggahan tersebut tayang, banyak warganet menyoroti penggunaan bahasa yang kurang tepat pada salah satu kalimat berikut: 'Mari nikmati indahnya kota maju jaya yang penuh pesona, serta fasilitas kekinian dan gratis parkir untuk semua pengunjung. Segera datang di akhir pekan ini!' Pelanggaran kaidah kebahasaan paling mendasar yang tampak jelas pada kalimat sorotan tersebut terletak pada aspek...
A
Penulisan huruf kapital untuk nama geografi atau nama diri.
B
Penggunaan konjungsi dan kata penghubung yang tidak tepat.
C
Pilihan kata yang terlalu informal untuk konteks resmi.
D
Struktur kalimat yang tidak efektif dan bertele-tele.
E
Penggunaan tanda baca koma yang berlebihan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi global, Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk membentuk dan membakukan istilah-istilah baru dalam Bahasa Indonesia. Proses ini melibatkan kerja keras lembaga kebahasaan untuk mengadaptasi, menyerap, atau menciptakan padanan kata dari bahasa asing, seringkali diwarnai perdebatan panjang. Evaluasi mengapa keberhasilan pembentukan dan pembakuan istilah ilmiah dan teknologi dalam Bahasa Indonesia secara mandiri, terlepas dari kerumitannya, merupakan indikator krusial bagi kemandirian intelektual dan kedaulatan bangsa di era informasi global?
A
Penggunaan istilah baku dalam Bahasa Indonesia memudahkan masyarakat umum memahami konsep ilmiah dan teknologi, sehingga meningkatkan literasi sains nasional.
B
Pembentukan istilah mandiri mengurangi ketergantungan pada penerjemahan langsung, yang seringkali menyebabkan ambiguitas dan ketidakakuratan dalam transfer pengetahuan.
C
Kemampuan menciptakan dan membakukan istilah sendiri menandakan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi medium ilmu pengetahuan tingkat tinggi, yang esensial bagi pengembangan peradaban dan inovasi bangsa tanpa dominasi asing.
D
Proses pembakuan istilah secara nasional mendorong kolaborasi antarilmuwan dan pakar bahasa, memperkuat jaringan keilmuan di Indonesia.
E
Memiliki korpus istilah ilmiah yang lengkap dalam Bahasa Indonesia akan meningkatkan daya saing global dalam publikasi ilmiah dan paten, memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah di antara kalimat berikut yang merupakan kalimat efektif yang benar?
A
Para hadirin sekalian dimohon berdiri.
B
Bagi semua peserta diharapkan segera berkumpul.
C
Ia masuk ke dalam ruangan rapat.
D
Rapat itu membahas rencana kerja tahunan.
E
Hadirin dimohon untuk berdiri.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan penempatan tanda baca koma (jeda) berikut. Manakah kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan bahwa Budi dan Darma adalah pimpinan perusahaan, sementara Putra Raharja adalah karyawan?
A
Budi, Darma, pimpinan perusahaan Angkasa PutrRaharja, karyawan perusahaan.
B
Budi, Darma, pimpinan perusahaan Angkasa. Putra, Raharja, karyawan perusahaan.
C
Budi, Darma, pimpinan perusahaan Angkasa. Putra Raharja, karyawan perusahaan.
D
Budi Darma, pimpinan perusahaan Angkasa. Putra Raharja, karyawan perusahaan.
E
Budi, Darma pimpinan perusahaan Angkasa Putra Raharja, karyawan perusahaan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.