Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 7. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 61
Link Soal
Perhatikan kelompok kata berikut. Manakah deretan kata yang seluruhnya merupakan bentuk kata baku?
A
jadwal, karier, antri
B
cabai, apotik, diskotik
C
sutera, syahdu, ubah
D
baut, insyaf, prangko
E
stasiun, terminal, bis
NO. 62
Link Soal
Baca paragraf berikut dengan saksama:
"Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program Merdeka Belajar. Program ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan lebih besar kepada siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Sasaran utama dari program ini adalah agar tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inovatif serta relevan dengan kebutuhan zaman yang terus berkembang. Diharapkan, lulusan akan memiliki kompetensi yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan."
Identifikasi kalimat yang paling kurang efektif atau kurang tepat dari segi kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam konteks tulisan formal.
A
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program Merdeka Belajar.
B
Program ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan lebih besar kepada siswa dan guru dalam proses pembelajaran.
C
Sasaran utama dari program ini adalah agar tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inovatif serta relevan dengan kebutuhan zaman yang terus berkembang.
D
Diharapkan, lulusan akan memiliki kompetensi yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan.
E
Tidak ada kalimat yang kurang efektif atau kurang tepat.
NO. 63
Link Soal
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan tepat untuk digunakan dalam sebuah laporan resmi atau dokumen kedinasan?
A
Demi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
B
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, program pelatihan telah digalakkan bagi pegawai.
C
Peningkatan kualitas layanan publik dapat dilakukan dengan menggalakkan program pelatihan bagi pegawai.
D
Agar kualitas layanan publik menjadi lebih baik, maka program pelatihan bagi pegawai perlu digalakkan.
E
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
NO. 64
Link Soal
Balai Pustaka, yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20, memiliki tujuan awal yang ambivalen: di satu sisi ingin 'mendidik' pribumi melalui bacaan 'aman', di sisi lain juga berfungsi sebagai alat kontrol terhadap penyebaran ide-ide radikal. Namun, secara paradoks, lembaga ini justru menjadi inkubator penting bagi perkembangan Bahasa Melayu menjadi Bahasa Indonesia modern dan lahirnya sastra Indonesia. Bagaimana dualisme fungsi Balai Pustaka ini secara efektif mempercepat proses modernisasi Bahasa Indonesia dan pengukuhan statusnya sebagai bahasa kebangsaan, meskipun niat awalnya berbeda?
A
Balai Pustaka secara tidak sengaja menyediakan infrastruktur percetakan dan distribusi buku yang luas, sehingga Bahasa Melayu/Indonesia dapat menjangkau pembaca di berbagai wilayah Nusantara.
B
Meskipun dengan sensor, Balai Pustaka mendorong standardisasi Bahasa Melayu dalam penulisan dan penerbitan, yang menjadi cikal bakal baku Bahasa Indonesia.
C
Para penulis pribumi menggunakan Balai Pustaka sebagai wadah untuk menyalurkan gagasan-gagasan nasionalisme secara terselubung, di balik cerita-cerita 'aman' yang diterbitkan.
D
Balai Pustaka menciptakan audiens pembaca yang lebih luas di kalangan pribumi, yang kemudian menuntut lebih banyak karya sastra dan pengetahuan dalam bahasa mereka sendiri.
E
Kontrol Balai Pustaka terhadap isi buku secara ironis memicu para intelektual pribumi untuk mengembangkan gaya penulisan yang lebih canggih dan simbolik, menghindari sensor namun tetap menyuarakan aspirasi bangsa.
NO. 65
Link Soal
Penggunaan imbuhan pen- (nomenklatur pelaku atau alat) yang paling tepat dalam konteks kalimat adalah...
A
Para petembak sudah mengambil posisi di bukit.
B
Petugas penabur benih ikan sedang bekerja di kolam.
C
Kedua peninju itu bertarung di atas ring.
D
Siapa petendang bola ke arah gawang itu?
E
Siska adalah pentari tradisional yang berbakat.
NO. 66
Link Soal
Perhatikan kalimat: 'Wanita berbaju merah itu sangat cantik sekali.' Kalimat berikut yang memiliki kesamaan fungsi imbuhan ber- dengan kata 'berbaju' adalah...
A
Tanpa diduga, ia berteriak kencang sekali
B
Ia datang menjemputku dengan bersepeda
C
Jangan bersedih hati, ia pasti datang
D
Bersepatu hak tinggi bukan masalah untukku
E
Ia suka sekali berenang bersama kakaknya
NO. 67
Link Soal
Perhatikan penulisan kalimat di bawah ini. Kalimat manakah yang penulisannya TIDAK baku?
A
Berdasarkan data Pemprov Lampung, naskah kuno tersebar di Inggris.
B
Di Leiden, ada naskah kuno yang disimpan bersama koleksi Maluku.
C
Anggaran pengadaan koleksi baru museum hanya Rp 40-70 juta per tahun.
D
Terbatasnya dana menjadi kendala utama penambahan koleksi museum.
E
Pihak museum berniat membeli uang sakuan eks karesidenan Lampung.
NO. 68
Link Soal
Kalimat: 'Akar tanaman bakau melengkung besar-besar.' Kata reduplikasi 'besar-besar' pada kalimat tersebut memiliki kesamaan makna dengan kata reduplikasi dalam kalimat...
A
Jumlah anak-anak dalam satu keluarga dibatasi.
B
Ia sering menelepon saya pada waktu malam-malam.
C
Mahasiswa dalam negeri juga pintar-pintar dalam bidang teknologi.
D
Kami membeli makanan kecil di kantin saat istirahat.
E
Anak itu senang bermanja-manja kepada orang tuanya.
NO. 69
Link Soal
Manakah di antara pemenggalan suku kata berikut yang TIDAK tepat (salah)?
A
La - ma
B
Kan - tor
C
Li - ur
D
Sin - ar
E
San - tan
NO. 70
Link Soal
Cermati kalimat berikut: 'Pemerintah sedang menggalakkan *imunisasi* nasional agar *resiko* penyebaran virus dapat di *minimalisir*.' Manakah perbaikan kata tidak baku yang tepat untuk kalimat tersebut?
A
Imunisasi diganti vaksinasi, resiko diganti risiko.
B
Resiko diganti risiko, minimalisir diganti meminimalisasi.
C
Imunisasi diganti imun, minimalisir diganti minimal.
D
Resiko diganti risiko, minimalisir diganti diminimalisir.
E
Tidak ada yang perlu diperbaiki.