PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 7. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Di Negeri Samudra Bakti, sebuah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman bahasa daerah, terdapat seorang pemimpin visioner bernama Presiden Dirgantara. Beliau sangat menyadari bahwa untuk menyatukan puluhan suku dan budaya, diperlukan sebuah bahasa nasional yang kuat, terstruktur, dan mampu menjadi medium komunikasi yang efektif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga pemerintahan. Presiden Dirgantara secara aktif mendorong pembakuan kosakata, penyusunan tata bahasa yang baku, serta penggunaan Bahasa Nasional Bakti yang konsisten dan tepat di seluruh lini kehidupan bernegara, bahkan sering memimpin diskusi tentang kaidah kebahasaan untuk menghindari pengaruh asing yang berlebihan. Tokoh nasional siapakah di Indonesia yang memiliki semangat dan dedikasi serupa dengan Presiden Dirgantara dalam memperjuangkan, membakukan, dan mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang modern dan berintegritas?
A
Sutan Takdir Alisjahbana
B
Muhammad Yamin
C
Ki Hajar Dewantara
D
Bung Tomo
E
Chairil Anwar

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam menyusun naskah pidato resmi atau laporan kedinasan, penggunaan bahasa Indonesia yang baku, efektif, dan lugas sangatlah penting. Dari kalimat-kalimat berikut, manakah yang paling memenuhi kriteria tersebut?
A
Mengingat akan pentingnya kesadaran menjaga lingkungan, maka program ini diupayakan untuk segera dilaksanakan.
B
Pemerintah akan berupaya untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di setiap daerah.
C
Adapun terkait dengan hasil rapat kemarin, telah disepakati bahwa akan dibentuk tim ad hoc.
D
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan prioritas utama pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
E
Oleh karena itu, maka demi tercapainya tujuan tersebut, setiap instansi diharapkan dapat segera menindaklanjuti.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sub-materi: Interpretasi Teks Resmi dan Implikasi Etis. Dalam sebuah edaran internal terbaru yang dikeluarkan oleh unit pengadaan barang dan jasa suatu kementerian, terdapat kalimat berikut: 'Untuk menjamin kelancaran dan efisiensi proyek infrastruktur yang akan datang, panitia seleksi *didorong untuk mempertimbangkan secara cermat* rekam jejak penyedia barang/jasa yang *telah menunjukkan komitmen serupa* dalam mendukung program pemerintah sebelumnya, khususnya yang berdomisili di ibu kota provinsi.' Analisis penggunaan frasa yang dicetak miring dalam kalimat tersebut dari sudut pandang pencegahan benturan kepentingan dan integritas birokrasi. Manakah implikasi yang paling relevan?
A
Frasa 'didorong untuk mempertimbangkan secara cermat' dan 'telah menunjukkan komitmen serupa' secara inheren menciptakan ruang interpretasi yang subjektif, berpotensi memfasilitasi preferensi tidak objektif terhadap vendor tertentu yang memiliki kedekatan historis atau personal dengan panitia, yang bertentangan dengan prinsip persaingan sehat dan transparansi.
B
Penyebutan 'berdomisili di ibu kota provinsi' merupakan bentuk diskriminasi geografis yang secara langsung menghambat partisipasi penyedia dari daerah lain, meskipun tidak secara langsung terkait dengan benturan kepentingan pribadi panitia.
C
Penggunaan bahasa yang tidak lugas dalam edaran tersebut menunjukkan kurangnya profesionalisme dalam penyusunan kebijakan internal, namun belum tentu mengindikasikan adanya benturan kepentingan.
D
Frasa tersebut sejatinya bertujuan untuk memastikan kualitas pekerjaan dengan memprioritaskan penyedia yang memiliki pengalaman terbukti, yang merupakan praktik umum dalam pengadaan untuk mitigasi risiko proyek.
E
Kalimat tersebut secara implisit mendorong inovasi dan kolaborasi baru antarinstansi pemerintah dengan penyedia jasa yang berdedikasi tinggi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Kalimat berikut ini mengandung penggunaan kata yang TIDAK baku, yaitu...
A
Nasihat yang kamu berikan sangat membantu saya
B
Sistim operasi pada perangkat elektronik ini sangat mutakhir
C
Tindakan anak itu sangat keterlaluan karena terlibat tawuran
D
Silakan datang ke kediaman saya jika ada waktu luang
E
Saya akan berada di luar kota hingga hari Sabtu mendatang

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati kalimat-kalimat berikut ini: (1) Meskipun telah diimbau berulang kali, namun masih banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. (2) Sesuai dengan hasil rapat, keputusan tersebut akan segera diimplementasikan mulai besok. (3) Demi menunjang fasilitas umum, pemerintah setempat telah mengalokasikan dana yang cukup besar. (4) Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, para pegawai diwajibkan mengikuti pelatihan intensif. (5) Oleh karena itu, semua pihak diharapkan untuk saling bahu-membahu dalam mengatasi permasalahan ini. Kalimat manakah yang mengandung penggunaan konjungsi yang TIDAK tepat menurut kaidah bahasa Indonesia baku?
A
Kalimat (1)
B
Kalimat (2)
C
Kalimat (3)
D
Kalimat (4)
E
Kalimat (5)

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di wilayah kepulauan fiktif Nusantara Bahari, pemerintah daerah yang baru terpilih, dipimpin oleh Gubernur Raya, memiliki visi ambisius untuk menjadikan daerahnya pusat pariwisata dan perdagangan internasional. Untuk mencapai tujuan ini, Gubernur Raya mengeluarkan kebijakan yang sangat kontroversial: secara bertahap menggantikan penggunaan Bahasa Bahari, bahasa nasional mereka, dengan bahasa asing populer dalam segala bentuk komunikasi resmi pemerintahan, pengajaran di sekolah-sekolah, hingga rambu-rambu jalan dan informasi publik. Alasan di balik kebijakan ini adalah untuk mempermudah akses informasi bagi wisatawan dan investor asing, serta meningkatkan daya saing global penduduk lokal. Namun, setelah beberapa tahun implementasi, kebijakan tersebut justru menimbulkan gejolak sosial dan masalah kebangsaan yang serius. Dampak negatif paling signifikan yang mungkin timbul akibat pengabaian bahasa nasional tersebut, dilihat dari perspektif keutuhan bangsa, adalah...
A
Terbentuknya kesenjangan komunikasi yang mendalam antara kelompok masyarakat yang fasih berbahasa asing dan yang tidak, berujung pada fragmentasi sosial dan melemahnya semangat persatuan.
B
Penurunan drastis kualitas pendidikan karena guru-guru lokal kesulitan mengajar dalam bahasa asing yang belum mereka kuasai sepenuhnya.
C
Peningkatan jumlah investasi asing dan wisatawan mancanegara yang datang ke Nusantara Bahari karena kemudahan berbahasa.
D
Hilangnya sebagian besar warisan budaya lokal karena masyarakat lebih fokus mempelajari budaya asing melalui bahasanya.
E
Munculnya generasi muda yang sangat kompetitif di pasar kerja internasional namun memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Secara etimologi, kata ideologi terbentuk dari kata 'idea' dan 'logos'. Dalam konteks ini, makna dari kata 'idea' adalah...
A
Ilmu Pengetahuan
B
Metode atau Cara
C
Gagasan atau Pemikiran
D
Hasil Perbuatan
E
Kebijaksanaan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Seorang auditor internal menemukan bahwa beberapa dokumen resmi penting yang diterbitkan oleh sebuah direktorat jenderal di salah satu kementerian memiliki inkonsistensi serius dalam penggunaan ejaan, tanda baca, dan tata bahasa baku, meskipun Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) telah diimplementasikan secara luas. Inkonsistensi ini tidak hanya ditemukan pada dokumen internal, tetapi juga pada surat-menyurat dengan lembaga lain. Mengapa konsistensi dalam penerapan PUEBI oleh ASN dan lembaga negara, selain sebagai kepatuhan pada kaidah bahasa, merupakan cerminan esensial dari nilai integritas dan profesionalisme aparatur negara?
A
Menunjukkan bahwa ASN memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan aturan dan pedoman yang dikeluarkan pemerintah pusat.
B
Mencerminkan ketelitian, ketertiban, dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas administratif, yang fundamental untuk membangun kepercayaan publik terhadap kredibilitas dan kapabilitas institusi pemerintah.
C
Mempermudah proses audit dan verifikasi dokumen oleh pihak eksternal, karena adanya standarisasi bahasa yang jelas dan seragam.
D
Mengurangi potensi kesalahpahaman atau ambiguitas dalam interpretasi kebijakan, yang dapat berujung pada inefisiensi atau perselisihan hukum.
E
Memperkuat citra Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur, modern, dan dihormati di mata komunitas internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermatilah kalimat berikut: 'Meskipun sudah di revisi beberapa kali, hasil rapat tim panitia masih banyak mengandung kekeliruan fatal, diantaranya mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.' Berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB), manakah pilihan yang menunjukkan perbaikan paling tepat untuk kalimat di atas?
A
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **di antaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
B
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **tim panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **diantaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
C
Meskipun sudah **di revisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **di antaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
D
Meskipun sudah **direvisi** beberapa kali, hasil rapat **panitia** masih banyak mengandung kekeliruan fatal, **diantaranya** mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh ketua.
E
Meskipun sudah di revisi beberapa kali, hasil rapat tim panitia masih banyak mengandung kekeliruan fatal, diantaranya mengenai jadwal pelaksanaan dan anggaran yang diajukan oleh Ketua.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat: 'Wanita berbaju merah itu sangat cantik sekali.' Kalimat berikut yang memiliki kesamaan fungsi imbuhan ber- dengan kata 'berbaju' adalah...
A
Tanpa diduga, ia berteriak kencang sekali
B
Ia datang menjemputku dengan bersepeda
C
Jangan bersedih hati, ia pasti datang
D
Bersepatu hak tinggi bukan masalah untukku
E
Ia suka sekali berenang bersama kakaknya

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.