PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 7. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Di wilayah kepulauan fiktif Nusantara Bahari, pemerintah daerah yang baru terpilih, dipimpin oleh Gubernur Raya, memiliki visi ambisius untuk menjadikan daerahnya pusat pariwisata dan perdagangan internasional. Untuk mencapai tujuan ini, Gubernur Raya mengeluarkan kebijakan yang sangat kontroversial: secara bertahap menggantikan penggunaan Bahasa Bahari, bahasa nasional mereka, dengan bahasa asing populer dalam segala bentuk komunikasi resmi pemerintahan, pengajaran di sekolah-sekolah, hingga rambu-rambu jalan dan informasi publik. Alasan di balik kebijakan ini adalah untuk mempermudah akses informasi bagi wisatawan dan investor asing, serta meningkatkan daya saing global penduduk lokal. Namun, setelah beberapa tahun implementasi, kebijakan tersebut justru menimbulkan gejolak sosial dan masalah kebangsaan yang serius. Dampak negatif paling signifikan yang mungkin timbul akibat pengabaian bahasa nasional tersebut, dilihat dari perspektif keutuhan bangsa, adalah...
A
Terbentuknya kesenjangan komunikasi yang mendalam antara kelompok masyarakat yang fasih berbahasa asing dan yang tidak, berujung pada fragmentasi sosial dan melemahnya semangat persatuan.
B
Penurunan drastis kualitas pendidikan karena guru-guru lokal kesulitan mengajar dalam bahasa asing yang belum mereka kuasai sepenuhnya.
C
Peningkatan jumlah investasi asing dan wisatawan mancanegara yang datang ke Nusantara Bahari karena kemudahan berbahasa.
D
Hilangnya sebagian besar warisan budaya lokal karena masyarakat lebih fokus mempelajari budaya asing melalui bahasanya.
E
Munculnya generasi muda yang sangat kompetitif di pasar kerja internasional namun memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat berikut: 'Anda boleh ngebut, tetapi jangan di jalan ini!' Kalimat tersebut memiliki maksud yang sama dengan...
A
Anda diperbolehkan mengebut, asalkan bukan di jalan ini
B
Anda boleh ngebut, jangan hanya terpaku di jalan ini
C
Anda hanya boleh ngebut khusus di jalan ini saja
D
Anda boleh ngebut, hanya boleh dilakukan di jalan ini
E
Anda dilarang ngebut di jalan manapun

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Kalimat: 'Ia melempar segenggam jagung ke arah ayam-ayam itu.' Penggunaan awalan se- pada kata 'segenggam' memiliki kesamaan makna dengan...
A
Kulitnya halus selembut sutera
B
Rencananya orang sedesa akan diundang dalam perayaan
C
Ia berteriak sekeras petir yang menyambar
D
Selembar kertas kontrak telah tersedia di mejanya
E
Ia pergi hanya sebulan saja

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dinas Pariwisata Kota Maju Jaya baru saja meluncurkan kampanye promosi wisata bertajuk 'Pesona Kota Maju Jaya' melalui akun media sosial resminya. Kepala Dinas Pariwisata, Ibu Nurul Hidayah, menugaskan timnya untuk membuat poster digital dan teks unggahan yang menarik. Setelah unggahan tersebut tayang, banyak warganet menyoroti penggunaan bahasa yang kurang tepat pada salah satu kalimat berikut: 'Mari nikmati indahnya kota maju jaya yang penuh pesona, serta fasilitas kekinian dan gratis parkir untuk semua pengunjung. Segera datang di akhir pekan ini!' Pelanggaran kaidah kebahasaan paling mendasar yang tampak jelas pada kalimat sorotan tersebut terletak pada aspek...
A
Penulisan huruf kapital untuk nama geografi atau nama diri.
B
Penggunaan konjungsi dan kata penghubung yang tidak tepat.
C
Pilihan kata yang terlalu informal untuk konteks resmi.
D
Struktur kalimat yang tidak efektif dan bertele-tele.
E
Penggunaan tanda baca koma yang berlebihan.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era banjir informasi, narasi hoaks dan disinformasi sering kali dikemas dengan pilihan kata yang provokatif, struktur kalimat yang ambigu, dan retorika manipulatif, sehingga mudah memperdaya masyarakat awam dan memicu perpecahan. Fenomena ini mengancam stabilitas sosial dan ketahanan nasional. Dalam konteks upaya menjaga ketahanan bangsa dan mengedukasi publik, bagaimana penguasaan dan pemanfaatan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi benteng pertahanan *paling efektif* terhadap ancaman disinformasi?
A
Dengan secara proaktif menyebarkan informasi yang benar dalam Bahasa Indonesia baku melalui saluran resmi untuk meng-counter narasi hoaks yang beredar.
B
Dengan mengajarkan masyarakat luas cara mengidentifikasi ujaran provokatif dan struktur kalimat ambigu melalui program literasi Bahasa Indonesia.
C
Dengan menjadi teladan dalam penggunaan bahasa yang lugas, jelas, faktual, dan tidak memecah belah dalam setiap komunikasi resmi maupun pribadi, sehingga membangun kepercayaan publik terhadap informasi pemerintah dan meningkatkan daya kritis masyarakat.
D
Dengan mengembangkan aplikasi pendeteksi hoaks berbasis analisis linguistik Bahasa Indonesia untuk membantu masyarakat memverifikasi kebenaran informasi.
E
Dengan mengeluarkan regulasi ketat yang melarang penggunaan Bahasa Indonesia yang menyesatkan atau provokatif di media sosial.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bacalah kalimat berikut dengan cermat: 'Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, serta untuk menyederhanakan prosedur birokrasi.' Kalimat di atas memiliki kelemahan struktural, khususnya terkait prinsip keparalelan dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia. Manakah pilihan perbaikan yang paling tepat dan efektif untuk kalimat tersebut?
A
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan penyederhanaan prosedur birokrasi.
B
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dengan menyederhanakan prosedur birokrasi.
C
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, yaitu pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan dilakukan penyederhanaan prosedur birokrasi.
D
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, di antaranya adalah pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, dan penyederhanaan prosedur birokrasi.
E
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, yaitu pelatihan sumber daya manusia, pengadaan teknologi modern, di samping menyederhanakan prosedur birokrasi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kalimat: 'Wanita berbaju merah itu sangat cantik sekali.' Kalimat berikut yang memiliki kesamaan fungsi imbuhan ber- dengan kata 'berbaju' adalah...
A
Tanpa diduga, ia berteriak kencang sekali
B
Ia datang menjemputku dengan bersepeda
C
Jangan bersedih hati, ia pasti datang
D
Bersepatu hak tinggi bukan masalah untukku
E
Ia suka sekali berenang bersama kakaknya

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam sebuah forum seminar internasional di Jakarta, seorang pejabat publik Indonesia menyampaikan pidatonya dengan dominasi penggunaan istilah-istilah asing yang kompleks dan tidak umum, padahal konteks forum tersebut juga melibatkan audiens umum dari berbagai latar belakang pendidikan. Jika padanan kata dalam Bahasa Indonesia tersedia dan lebih mudah dipahami, tindakan pejabat tersebut berpotensi melemahkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai...
A
Lambang identitas nasional, karena tidak mencerminkan jati diri bangsa.
B
Bahasa negara, karena tidak menggunakan bahasa resmi dalam acara penting.
C
Alat pemersatu berbagai suku bangsa, karena menciptakan batasan komunikasi antar-sesama warga negara.
D
Lambang kebanggaan nasional, karena menunjukkan kurangnya apresiasi terhadap bahasa sendiri.
E
Alat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena tidak berupaya memperkaya kosakata bahasa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sumpah Pemuda pada tahun 1928 mendeklarasikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Keputusan ini merupakan tonggak penting yang melampaui kepentingan etnis dan golongan, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai simbol perekat bangsa yang majemuk. Namun, di era otonomi daerah, muncul kembali penguatan identitas lokal yang kadang-kadang disalahartikan sebagai penyingkiran bahasa nasional demi bahasa daerah. Beberapa kepala daerah bahkan memprioritaskan penggunaan bahasa daerah dalam forum-forum resmi pemerintahan tanpa pertimbangan yang matang, meskipun mayoritas audiens tidak memahami bahasa daerah tersebut. Fenomena ini, jika tidak disikapi dengan bijak, berpotensi mengikis fungsi Bahasa Indonesia sebagai instrumen komunikasi lintas budaya dan identitas nasional. Apa implikasi paling signifikan dari kecenderungan tersebut terhadap upaya menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, ditinjau dari peran Bahasa Indonesia?
A
Melemahnya identitas nasional dan rasa kebangsaan karena Bahasa Indonesia tidak lagi menjadi representasi utama jati diri bangsa di mata dunia, digantikan oleh identitas daerah yang lebih menonjol.
B
Terhambatnya mobilitas sosial dan ekonomi antarwilayah karena perbedaan bahasa yang semakin kentara, menyulitkan komunikasi dan koordinasi lintas daerah dalam program-program pembangunan nasional.
C
Potensi konflik horizontal akibat kesenjangan pemahaman dan akses informasi antara kelompok masyarakat yang menguasai bahasa daerah mayoritas dan minoritas, sehingga mengancam kohesi sosial.
D
Menurunnya efektivitas komunikasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta antarlembaga daerah yang berbeda, yang dapat berujung pada inefisiensi birokrasi dan hambatan implementasi kebijakan publik secara nasional.
E
Tergerusnya kearifan lokal dan warisan budaya yang terkandung dalam bahasa daerah, sebab penekanan pada bahasa daerah sebagai identitas justru mengabaikan perlunya standar komunikasi nasional yang mengakomodasi keberagaman.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perhatikan kelompok kata berikut. Manakah deretan kata yang seluruhnya merupakan bentuk kata baku?
A
jadwal, karier, antri
B
cabai, apotik, diskotik
C
sutera, syahdu, ubah
D
baut, insyaf, prangko
E
stasiun, terminal, bis

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.