Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia
Halaman 8. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 71
Link Soal
Cermati paragraf berikut:
"Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah berencana untuk mengimplementasikan sistem daring terpadu. Meskipun demikian, sosialisasi yang masif dan terstruktur mutlak diperlukan agar seluruh lapisan masyarakat dapat memahami serta memanfaatkan fasilitas ini secara optimal. Disamping itu, dukungan infrastruktur digital yang memadai juga menjadi prasyarat utama untuk keberhasilan program tersebut."
Manakah pernyataan yang paling tepat mengidentifikasi kesalahan kaidah kebahasaan atau menawarkan perbaikan yang paling esensial dalam paragraf di atas?
A
Frasa "Dalam rangka" seharusnya diganti dengan "Untuk" agar kalimat lebih ringkas dan efektif.
B
Penulisan "Disamping itu" merupakan kesalahan ejaan; seharusnya dipisah menjadi "Di samping itu".
C
Penggunaan kata "mengimplementasikan" kurang tepat dan seharusnya diganti dengan "menerapkan" karena lebih baku.
D
Kalimat kedua terlalu panjang dan perlu dipecah menjadi beberapa kalimat agar mudah dipahami.
E
Tanda koma setelah "Meskipun demikian" tidak diperlukan karena "Meskipun demikian" bukan konjungsi intrakalimat.
NO. 72
Link Soal
Dalam kutipan cerpen tentang perang, seorang ayah berusaha keras melindungi anaknya dengan menjatuhkannya ke lantai dan mengimpit tubuhnya saat terjadi tembak-menembak. Nilai sosial yang dominan adalah...
A
Perjuangan seorang ayah melindungi keluarganya
B
Suasana perang yang penuh ketegangan dan keharuan
C
Perang hanya menyebabkan ketakutan bagi rakyat
D
Setiap orang harus mampu mempertahankan hidup
E
Setiap orang harus mampu mengatasi permasalahnnya
NO. 73
Link Soal
Sebagai negara kepulauan dengan ribuan suku bangsa, Indonesia memiliki kekayaan bahasa daerah yang luar biasa. Namun, di tengah modernisasi dan urbanisasi, banyak bahasa daerah, terutama yang penuturnya sedikit, terancam punah. Di sisi lain, Bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional, memiliki peran strategis untuk mendokumentasikan dan melestarikan warisan budaya tersebut, bahkan menjadi media bagi revitalisasi bahasa daerah. Tanggung jawab ASN dalam konteks ini adalah memastikan bahwa Bahasa Indonesia tidak hanya menjadi bahasa dominan, tetapi juga bahasa yang mendukung keberagaman dan pelestarian budaya lokal.
Dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, bagaimana peran Bahasa Indonesia dapat dioptimalkan oleh ASN untuk mendukung pelestarian dan revitalisasi bahasa daerah di era digital?
A
Mengembangkan platform digital yang memfasilitasi pendokumentasian bahasa daerah dalam bentuk teks, audio, dan video, dengan antarmuka Bahasa Indonesia, sehingga dapat diakses dan dipelajari secara luas.
B
Mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia dalam pendidikan formal hingga tingkat perguruan tinggi, namun tetap memberikan ruang bagi pengajaran bahasa daerah sebagai mata pelajaran pilihan.
C
Menerjemahkan karya sastra atau cerita rakyat dari bahasa daerah ke dalam Bahasa Indonesia, agar nilai-nilai lokal dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat Indonesia tanpa batas geografis.
D
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di berbagai forum budaya dan festival daerah, sehingga pesan-pesan kearifan lokal dapat tersebar lebih efektif ke audiens yang lebih luas.
E
Menyelenggarakan lomba-lomba penulisan atau pidato dalam Bahasa Indonesia dengan tema kekayaan bahasa dan budaya daerah, untuk menumbuhkan kesadaran dan kecintaan generasi muda.
NO. 74
Link Soal
Cermati kalimat-kalimat di bawah ini. Kalimat yang memuat kata dengan makna konotasi (kiasan) adalah...
A
Cahaya bulan purnama sangat indah menerangi kegelapan
B
Karena panik, pengemudi itu membanting setir ke arah kiri
C
Pihak kepolisian baru saja menangkap seorang pencuri kambing hitam
D
Banyak tikus yang berkeliaran di gudang belakang rumah
E
Perkara sengketa tersebut akhirnya diselesaikan di meja hijau
NO. 75
Link Soal
Pertimbangkan lima kalimat berikut yang mungkin digunakan dalam sebuah dokumen resmi pemerintah. Manakah kalimat yang paling memenuhi kriteria keefektifan, keformalan, dan kebenaran kaidah bahasa Indonesia (PUEB) untuk sebuah komunikasi publik yang profesional?
A
Keputusan ini, yang sudah kami diskusikan panjang lebar, bertujuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik secara signifikan.
B
Pemerintah menghimbau agar seluruh warga negara proaktif dalam menyukseskan program-program pembangunan yang telah ditetapkan.
C
Penerapan regulasi baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan capaian target pembangunan nasional yang berkelanjutan serta berkeadilan.
D
Demi mewujudkan visi Indonesia Maju, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mutlak diperlukan agar semua tujuan tercapai.
E
Dengan demikian, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat krusial dalam mendukung keberlanjutan inisiatif strategis ini.
NO. 76
Link Soal
Bacalah paragraf berikut dengan saksama:
'Pada era globalisasi ini, banyak sekali masyarakat khususnya para milenial yang sudah mulai melupakan bahasa ibu. Padahal, bahasa daerah dan bahasa nasional (bahasa Indonesia) merupakan identitas bangsa yang harus dijunjung tinggi dan dilestarikan. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap kesempatan.'
Analisis paragraf tersebut dan tentukan bagian kalimat yang mengandung ketidakefektifan paling signifikan berdasarkan kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan prinsip keefektifan kalimat, serta bagaimana perbaikan yang paling tepat untuk bagian tersebut.
A
Kalimat pertama: Frasa 'banyak sekali masyarakat khususnya para milenial' sebaiknya diperbaiki menjadi 'banyak masyarakat, terutama milenial'. Perbaikan ini menghilangkan pemborosan kata dan membuat kalimat lebih formal.
B
Kalimat kedua: Penulisan 'bahasa nasional (bahasa Indonesia)' sebaiknya diganti menjadi 'bahasa Nasional (Bahasa Indonesia)' untuk mengikuti kaidah kapitalisasi nama bahasa dan istilah kenegaraan.
C
Kalimat ketiga: Frasa 'bahasa Indonesia yang baik dan benar' sebaiknya diubah menjadi 'bahasa Indonesia sesuai kaidah' untuk lebih memperjelas standar penggunaan bahasa.
D
Kalimat pertama: Frasa 'melupakan bahasa ibu' sebaiknya diganti menjadi 'mengabaikan bahasa daerah dan nasional' untuk menghindari ambiguitas makna 'bahasa ibu' dalam konteks ini.
E
Kalimat ketiga: Bagian 'sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga' sebaiknya diperbaiki menjadi 'sudah sepatutnya kita sebagai warga negara Indonesia bangga' atau 'kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga'. Perbaikan ini menghilangkan redundansi penggunaan dua penanda kewajiban sekaligus ('sudah sepatutnya' dan 'harus'), sehingga kalimat lebih efektif dan sesuai PUEBI.
NO. 77
Link Soal
Pemerintah Provinsi 'X' menginisiasi kebijakan agresif untuk mempromosikan dan menggunakan bahasa daerah dalam berbagai aspek pemerintahan, mulai dari surat-menyurat internal, pengantar rapat resmi, hingga nama-nama gedung dan acara publik, dengan tujuan melestarikan budaya lokal. Namun, dalam pelaksanaannya, seringkali Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara justru terpinggirkan atau hanya digunakan seadanya. Berdasarkan amanat konstitusi UUD 1945 dan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, bagaimana seharusnya pemerintah daerah menyeimbangkan upaya pelestarian bahasa daerah dengan penguatan kedudukan Bahasa Indonesia sebagai simbol persatuan dan identitas nasional?
A
Menetapkan Bahasa Indonesia sebagai satu-satunya bahasa resmi untuk semua komunikasi pemerintahan dan melarang penggunaan bahasa daerah dalam konteks formal.
B
Mengintegrasikan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya yang dilestarikan, namun tetap menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar utama dalam seluruh kegiatan pemerintahan dan komunikasi resmi kenegaraan.
C
Memberikan prioritas penuh pada penggunaan bahasa daerah dalam semua aspek pemerintahan di tingkat lokal untuk menjamin pelestariannya, dan membatasi Bahasa Indonesia hanya untuk komunikasi dengan pemerintah pusat.
D
Mendorong penggunaan Bahasa Indonesia dan bahasa daerah secara bergantian di setiap kesempatan, tanpa perlu ada hierarki prioritas yang jelas antara keduanya.
E
Memfokuskan pelestarian bahasa daerah melalui kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah, tanpa perlu mengaitkannya dengan penggunaan dalam administrasi pemerintahan sehari-hari.
NO. 78
Link Soal
Sumpah Pemuda pada tahun 1928, dengan salah satu poinnya yaitu 'Menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia', memiliki makna strategis yang sangat mendalam bagi perjuangan kemerdekaan dan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Makna strategis tersebut terutama terletak pada...
A
Menegaskan bahwa Bahasa Indonesia adalah satu-satunya bahasa yang boleh digunakan di seluruh Nusantara.
B
Menciptakan alat komunikasi politik yang efektif untuk propaganda melawan penjajah.
C
Menjadi simbol pemersatu yang melampaui keragaman etnis dan budaya, serta fondasi identitas kebangsaan.
D
Menunjukkan superioritas budaya Jawa yang diwakili oleh bahasa Melayu sebagai cikal bakal Bahasa Indonesia.
E
Mendorong perkembangan literasi dan pendidikan di kalangan pemuda saat itu.
NO. 79
Link Soal
Perhatikan penempatan tanda baca koma (jeda) berikut. Manakah kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan bahwa Budi dan Darma adalah pimpinan perusahaan, sementara Putra Raharja adalah karyawan?
A
Budi, Darma, pimpinan perusahaan Angkasa PutrRaharja, karyawan perusahaan.
B
Budi, Darma, pimpinan perusahaan Angkasa. Putra, Raharja, karyawan perusahaan.
C
Budi, Darma, pimpinan perusahaan Angkasa. Putra Raharja, karyawan perusahaan.
D
Budi Darma, pimpinan perusahaan Angkasa. Putra Raharja, karyawan perusahaan.
E
Budi, Darma pimpinan perusahaan Angkasa Putra Raharja, karyawan perusahaan.
NO. 80
Link Soal
Provinsi 'Bumi Kencana', sebuah wilayah di negara fiktif 'Nusantara Indah', mulai secara masif mengadopsi bahasa asing, khususnya Bahasa 'Globalia', sebagai bahasa pengantar utama dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan dasar, pelayanan publik, hingga korespondensi resmi antarlembaga pemerintah. Kebijakan ini didorong oleh keyakinan bahwa penguasaan Bahasa Globalia akan mempercepat kemajuan ekonomi dan integrasi internasional. Lambat laun, penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik semakin menurun, bahkan di kalangan generasi muda, karena dianggap 'kurang modern' atau 'tidak relevan' untuk mencapai kesuksesan. Akibatnya, banyak warga mulai kesulitan memahami tata bahasa dan kosakata Bahasa Indonesia yang baku, dan lebih nyaman berkomunikasi dalam Bahasa Globalia. Dampak negatif paling signifikan dari pengabaian Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dalam kasus Provinsi Bumi Kencana ini adalah...
A
Terciptanya sekat komunikasi antarwilayah di dalam negeri yang masih setia menggunakan Bahasa Indonesia secara dominan.
B
Menurunnya kualitas pendidikan nasional karena para guru tidak mahir berbahasa Globalia.
C
Hilangnya jati diri bangsa dan terkikisnya persatuan nasional karena salah satu pilar kebangsaan telah terabaikan.
D
Terhambatnya investasi asing karena para investor kesulitan memahami dokumen berbahasa Indonesia.
E
Peningkatan biaya operasional pemerintah karena harus menyediakan penerjemah untuk setiap komunikasi resmi.