Pembahasan Soal TWKK - Bahasa Indonesia 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 1981. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 71
Link Soal
Gapkindo menyatakan bahwa pemerintah perlu mendorong 'kegunaan' karet untuk kebutuhan lain seperti bantalan rel. Apakah perbaikan yang tepat untuk kata 'kegunaan' dalam konteks kalimat tersebut?
A
digunakan seharusnya berguna
B
bantalan seharusnya bantal
C
pembuatan seharusnya membuat
D
mendorong seharusnya didorong
E
kegunaan seharusnya penggunaan
NO. 72
Link Soal
Perhatikan beberapa kalimat berikut yang mungkin digunakan dalam sebuah dokumen resmi pemerintah:
1. Kepada seluruh warga negara Indonesia, agar kiranya dapat berpartisipasi aktif.
2. Partisipasi aktif seluruh warga negara Indonesia sangat diharapkan.
3. Diharapkan agar seluruh warga negara Indonesia dapat berpartisipasi aktif.
4. Setiap warga negara Indonesia diharapkan berpartisipasi aktif.
5. Bagi setiap warga negara Indonesia, partisipasi aktif diharapkan.
Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan sesuai dengan prinsip kehematan dalam Bahasa Indonesia untuk sebuah dokumen resmi?
A
Kalimat nomor 1
B
Kalimat nomor 2
C
Kalimat nomor 3
D
Kalimat nomor 4
E
Kalimat nomor 5
NO. 73
Link Soal
Setelah terjadinya bencana alam berskala besar di beberapa provinsi, tim penanggulangan bencana yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah dari beragam latar belakang suku dan bahasa daerah menghadapi tantangan besar dalam koordinasi komunikasi. Pesan-pesan penting terkait evakuasi, logistik, dan bantuan seringkali disampaikan dengan gaya bahasa yang berbeda, atau bahkan disalahpahami karena hambatan linguistik, meskipun semua pihak berusaha menggunakan Bahasa Indonesia. Kondisi ini memperlambat respons dan menimbulkan ketegangan di antara para relawan serta korban. Bagaimana optimalisasi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dapat paling efektif memperkuat integritas upaya penanggulangan bencana dan soliditas sosial dalam situasi kritis ini?
A
Dengan menyeragamkan penggunaan Bahasa Indonesia baku yang sangat formal dan teknis dalam semua bentuk komunikasi untuk menghindari ambiguitas sekecil apapun.
B
Dengan menyusun panduan komunikasi krisis yang sederhana, lugas, dan mudah dipahami dalam Bahasa Indonesia, serta secara aktif melatih semua pihak yang terlibat agar menggunakannya secara konsisten.
C
Dengan mendorong penggunaan bahasa daerah yang paling dominan di setiap lokasi bencana agar pesan lebih personal dan dapat diterima oleh korban secara emosional.
D
Dengan mengutamakan penggunaan isyarat, gambar, atau simbol-simbol universal dalam penyampaian informasi, daripada mengandalkan komunikasi verbal semata.
E
Dengan melibatkan penerjemah bahasa daerah secara masif di setiap titik distribusi bantuan untuk memastikan tidak ada pesan yang terlewatkan.
NO. 74
Link Soal
Bacalah paragraf berikut dengan cermat:
"Meskipun angka pengangguran menurun secara signifikan, namun pemerintah tetap berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi lulusan perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikannya."
Manakah perbaikan yang paling tepat untuk paragraf di atas agar menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kaidah kebahasaan baku?
A
Menghilangkan kata "namun" karena berlebihan setelah "Meskipun".
B
Mengganti frasa "Hal ini dikarenakan" menjadi "Hal ini terjadi karena".
C
Menggabungkan kedua kalimat menjadi satu kalimat majemuk yang lebih padu.
D
Mengubah "lulusan perguruan tinggi" menjadi "sarjana" untuk konsistensi.
E
Menambahkan konjungsi "dengan demikian" sebelum "sehingga" pada kalimat kedua.
NO. 75
Link Soal
Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia: Bahasa Indonesia memiliki kedudukan strategis sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan, yang berperan penting dalam pembangunan nasional, pembentukan karakter bangsa, dan pemersatu keberagaman. Namun, dalam perkembangannya, arus globalisasi dan dominasi bahasa asing, serta penggunaan bahasa non-standar yang masif di ruang publik dan media sosial, cenderung mengikis kesadaran masyarakat akan pentingnya memelihara dan menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar.
Jika kecenderungan ini terus berlanjut dan masyarakat secara kolektif mengabaikan upaya untuk memartabatkan Bahasa Indonesia sebagai fondasi identitas dan alat pemersatu, dampak jangka panjang paling krusial yang akan mengancam keutuhan dan kohesi sosial bangsa Indonesia adalah...
A
Menurunnya kemampuan komunikasi formal antarlembaga negara dan masyarakat umum.
B
Tergerusnya kekayaan kosakata Bahasa Indonesia karena penyerapan istilah asing yang tidak terkontrol.
C
Melemahnya rasa kebanggaan dan identitas nasional, yang berpotensi menimbulkan fragmentasi sosial berbasis perbedaan linguistik.
D
Hambatan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena keterbatasan literatur dan kajian berbahasa Indonesia.
E
Peningkatan kesenjangan komunikasi antargenerasi karena perbedaan dominasi bahasa yang digunakan.
NO. 76
Link Soal
Dalam menyusun naskah pidato resmi atau laporan kedinasan, penggunaan bahasa Indonesia yang baku, efektif, dan lugas sangatlah penting. Dari kalimat-kalimat berikut, manakah yang paling memenuhi kriteria tersebut?
A
Mengingat akan pentingnya kesadaran menjaga lingkungan, maka program ini diupayakan untuk segera dilaksanakan.
B
Pemerintah akan berupaya untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di setiap daerah.
C
Adapun terkait dengan hasil rapat kemarin, telah disepakati bahwa akan dibentuk tim ad hoc.
D
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan prioritas utama pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
E
Oleh karena itu, maka demi tercapainya tujuan tersebut, setiap instansi diharapkan dapat segera menindaklanjuti.
NO. 77
Link Soal
Ia akan ikut bergabung dalam permainan ... cuaca cerah dan tidak turun hujan. Konjungsi yang paling tepat untuk melengkapi rumpang tersebut adalah...
A
Tetapi
B
Karena
C
Apabila
D
Namun
E
Dan
NO. 78
Link Soal
Pemerintah Indonesia secara aktif melakukan diplomasi kebudayaan, salah satunya dengan memperkenalkan Bahasa Indonesia ke kancah internasional. Banyak negara kini menyediakan program studi Bahasa Indonesia, dan minat belajar Bahasa Indonesia di luar negeri terus meningkat. Fenomena ini menunjukkan potensi Bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa yang relevan di tingkat global. Namun, di sisi lain, kesadaran internal akan pentingnya standardisasi dan pengembangan Bahasa Indonesia itu sendiri masih menjadi pekerjaan rumah. Misalnya, masih banyak ASN yang kurang menguasai tata bahasa dan ejaan yang baku, atau bahkan meremehkan pentingnya penulisan ilmiah dalam Bahasa Indonesia.
Implikasi apa yang paling krusial terhadap visi Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing global jika ASN tidak memiliki komitmen kuat dalam pengembangan dan penguasaan Bahasa Indonesia secara baku dan ilmiah?
A
Terhambatnya penyebaran nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Indonesia ke dunia internasional, karena Bahasa Indonesia tidak dikembangkan sebagai medium yang kapabel untuk diplomasi kebudayaan.
B
Melemahnya posisi tawar Indonesia dalam forum internasional karena ASN diplomat atau perwakilan negara kurang mampu mengartikulasikan kepentingan nasional secara presisi dalam Bahasa Indonesia.
C
Tertinggalnya Indonesia dalam transfer pengetahuan dan teknologi global karena Bahasa Indonesia tidak berkembang menjadi bahasa ilmu pengetahuan yang kredibel dan diakui secara internasional.
D
Kesulitan dalam membangun citra profesional dan integritas ASN di mata komunitas internasional, karena ketidakmampuan menggunakan Bahasa Indonesia secara konsisten dan baku.
E
Hilangnya potensi Bahasa Indonesia untuk menjadi salah satu bahasa resmi PBB atau organisasi internasional lainnya, karena kurangnya dukungan internal dari aparatur negara.
NO. 79
Link Soal
Penulisan gelar akademik yang paling tepat sesuai dengan aturan ejaan yang berlaku adalah...
A
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, S.S., M.Pd ialah paman Saya
B
Dosen Anda, Prof. DR. Abdullah, S.S, M.Pd ialah paman Saya.
C
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, SS., MPd. ialah paman Saya.
D
Dosen Anda, Prof. DR. Abdullah, S.S., M.Pd. ialah paman Saya.
E
Dosen Anda, Prof. Dr. Abdullah, S.S., M.Pd. ialah paman Saya.
NO. 80
Link Soal
Di sebuah federasi kepulauan yang baru merdeka bernama Bhinneka Raya, dengan lebih dari 300 suku bangsa dan beragam bahasa daerah, para pemimpin muda dari berbagai organisasi kebangsaan berkumpul dalam sebuah Kongres Pemuda di kota Harmoni pada tahun 1928. Mereka menghadapi tantangan besar: bagaimana menyatukan identitas bangsa yang baru lahir agar tidak terpecah belah oleh perbedaan yang ada. Salah satu agenda krusial adalah penetapan bahasa nasional. Berbagai opsi dipertimbangkan, termasuk bahasa dengan jumlah penutur terbanyak dan bahasa-bahasa dengan tradisi literatur yang kaya. Namun, setelah perdebatan panjang, mereka sepakat untuk mengangkat sebuah bahasa yang telah lama berfungsi sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antarpulau, sebuah bahasa yang netral dan relatif mudah dipelajari oleh berbagai kelompok etnis, meskipun bukan merupakan bahasa ibu dari kelompok etnis terbesar. Keputusan memilih bahasa tersebut sebagai bahasa nasional Bhinneka Raya, sebagaimana tercermin dalam narasi, paling erat kaitannya dengan pertimbangan historis Bahasa Indonesia yang menekankan pada...
A
Peran strategisnya sebagai bahasa pergaulan (lingua franca) yang telah diterima luas di seluruh wilayah kepulauan.
B
Kekayaan kosa kata dan struktur gramatikalnya yang lebih kompleks dibandingkan bahasa daerah lainnya.
C
Jumlah penutur aslinya yang mendominasi populasi Bhinneka Raya sejak zaman dahulu kala.
D
Dukungan kuat dari kekuatan kolonial untuk mempermudah administrasi pemerintahan.
E
Kemudahannya dalam menerjemahkan teks-teks keagamaan dari bahasa-bahasa Timur Tengah dan Barat.