PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bahasa Indonesia

Halaman 8. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

Di Kecamatan Bima Sakti pada era 1980-an, Bapak Lurah Jaya selalu menekankan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baku dan santun dalam setiap surat dinas, pengumuman kepada warga, bahkan dalam percakapan resmi di kantor kelurahan. Para staf diwajibkan menyusun kalimat dengan struktur yang rapi, menghindari serapan asing yang tidak perlu, dan memastikan setiap pesan disampaikan dengan kejelasan tanpa ambiguitas, mencerminkan semangat kebangsaan yang kuat terhadap bahasa persatuan. Poster-poster informasi publik pun dibuat dengan kaidah PUEBI yang ketat. Namun, kini di Kecamatan Bima Sakti yang sama, generasi muda staf kelurahan, yang dipimpin oleh Ibu Lurah Lestari, seringkali mengunggah pengumuman melalui media sosial dengan gaya bahasa yang lebih kasual, banyak menyertakan istilah serapan langsung dari bahasa Inggris seperti 'urgent call', 'deadline submission', atau 'sharing session', serta menggunakan singkatan populer. Meskipun tujuannya agar lebih mudah dipahami oleh generasi milenial, beberapa warga senior merasa bahwa standar kebahasaan mulai luntur dan keaslian Bahasa Indonesia kurang terjaga. Perbandingan praktik penggunaan Bahasa Indonesia di Kecamatan Bima Sakti dari era 1980-an hingga saat ini, sebagaimana diceritakan di atas, paling tepat menunjukkan perubahan dalam hal...
A
tingkat kepatuhan terhadap kaidah kebahasaan baku dalam ranah publik dan resmi.
B
fungsi Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi utama masyarakat.
C
jumlah kosakata Bahasa Indonesia yang aktif digunakan dalam percakapan sehari-hari.
D
peran Bahasa Indonesia dalam mempererat persatuan antarsuku bangsa di daerah tersebut.
E
pengaruh media massa terhadap perkembangan struktur kalimat Bahasa Indonesia.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Gapkindo menyatakan bahwa pemerintah perlu mendorong 'kegunaan' karet untuk kebutuhan lain seperti bantalan rel. Apakah perbaikan yang tepat untuk kata 'kegunaan' dalam konteks kalimat tersebut?
A
digunakan seharusnya berguna
B
bantalan seharusnya bantal
C
pembuatan seharusnya membuat
D
mendorong seharusnya didorong
E
kegunaan seharusnya penggunaan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam kutipan cerpen tentang perang, seorang ayah berusaha keras melindungi anaknya dengan menjatuhkannya ke lantai dan mengimpit tubuhnya saat terjadi tembak-menembak. Nilai sosial yang dominan adalah...
A
Perjuangan seorang ayah melindungi keluarganya
B
Suasana perang yang penuh ketegangan dan keharuan
C
Perang hanya menyebabkan ketakutan bagi rakyat
D
Setiap orang harus mampu mempertahankan hidup
E
Setiap orang harus mampu mengatasi permasalahnnya

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Baca paragraf berikut dengan saksama: "Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program Merdeka Belajar. Program ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan lebih besar kepada siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Sasaran utama dari program ini adalah agar tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inovatif serta relevan dengan kebutuhan zaman yang terus berkembang. Diharapkan, lulusan akan memiliki kompetensi yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan." Identifikasi kalimat yang paling kurang efektif atau kurang tepat dari segi kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam konteks tulisan formal.
A
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan program Merdeka Belajar.
B
Program ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan lebih besar kepada siswa dan guru dalam proses pembelajaran.
C
Sasaran utama dari program ini adalah agar tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inovatif serta relevan dengan kebutuhan zaman yang terus berkembang.
D
Diharapkan, lulusan akan memiliki kompetensi yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan.
E
Tidak ada kalimat yang kurang efektif atau kurang tepat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati paragraf berikut ini: Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Salah satu program unggulan adalah pelatihan vokasi yang intensif, *yang mana* diharapkan mampu mencetak tenaga kerja terampil dan kompeten. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya koordinasi antarlembaga terkait, sehingga *berakibat pada* penyerapan lulusan pelatihan yang *belum maksimal*. Oleh karena itu, sinergi semua pihak *mutlak diperlukan* agar tujuan pembangunan nasional dapat tercapai. Frasa atau klausa yang paling tidak efektif atau mengandung kerancuan tata bahasa menurut kaidah Bahasa Indonesia baku adalah:
A
yang mana diharapkan
B
berakibat pada penyerapan
C
belum maksimal
D
mutlak diperlukan
E
sinergi semua pihak

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah tata cara penulisan nama beserta gelar akademik yang sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)?
A
Dr. Moh. Ilham S.Pd.
B
Moh. Ilham, S.Pd.
C
Moh. Ilham. S. Pd.
D
Moh, Ilham S, Pd
E
Moh. Ilham, S, Pd.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Tim redaksi jurnal ilmiah 'Paradigma Edukasi' sedang dalam tahap akhir penyuntingan naskah untuk edisi mendatang. Salah satu artikel penting ditulis oleh seorang akademisi terkemuka, Rahmawati Suryaningrat, yang memegang gelar Doktor (Dr.), Sarjana Pendidikan (S.Pd.), dan Magister Humaniora (M.Hum.). Berdasarkan pedoman gaya penulisan jurnal yang mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB), penulisan nama dan gelar akademik kontributor harus sangat presisi. Setelah meninjau berbagai draf, manakah penulisan nama dan gelar Dr. Rahmawati Suryaningrat yang paling tepat dan sesuai dengan kaidah PUEB?
A
Dr Rahmawati Suryaningrat, S.Pd, M.Hum.
B
Dr. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd, M.Hum.
C
DR. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd., M.Hum.
D
Dr. Rahmawati Suryaningrat, S.Pd., M.Hum.
E
Dr. Rahmawati Suryaningrat S.Pd., M.Hum.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bahasa Indonesia bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga medium untuk menyampaikan nilai-nilai luhur Pancasila. Dalam diskursus publik, seringkali terjadi pergeseran makna atau pendangkalan nilai-nilai Pancasila karena penggunaan bahasa yang tidak tepat, tidak santun, atau provokatif. Misalnya, istilah 'musyawarah mufakat' yang seharusnya mencerminkan semangat kekeluargaan dan kesepakatan bersama, seringkali direduksi menjadi 'voting' atau 'adu suara' dalam debat yang panas di media sosial. ASN, sebagai perekat bangsa dan pelayan publik, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kemuliaan Bahasa Indonesia sebagai jembatan nilai-nilai Pancasila. Dalam situasi ini, tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan oleh seorang ASN yang berkomitmen pada integritas dan nilai-nilai Pancasila dalam penggunaan Bahasa Indonesia?
A
Menghindari perdebatan yang melibatkan isu-isu sensitif di ruang publik digital untuk mencegah diri terjebak dalam penggunaan bahasa yang provokatif dan tidak sesuai nilai Pancasila.
B
Mengedukasi masyarakat secara pasif melalui unggahan informatif di akun media sosial pribadi tentang pentingnya Bahasa Indonesia yang santun dan nilai-nilai Pancasila, tanpa terlibat langsung dalam interaksi.
C
Menjadi teladan dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, santun, serta mengacu pada nilai-nilai Pancasila dalam setiap komunikasi resmi maupun personal, baik daring maupun luring, dan secara aktif mengoreksi jika menemukan penyimpangan.
D
Mendorong pembentukan regulasi yang mengatur penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik digital, termasuk sanksi bagi pihak-pihak yang menyalahgunakan bahasa untuk menyebarkan kebencian atau provokasi yang bertentangan dengan Pancasila.
E
Mengorganisir forum-forum diskusi lintas sektor untuk membahas interpretasi yang benar terhadap nilai-nilai Pancasila dan padanan katanya dalam Bahasa Indonesia, serta menyosialisasikannya kepada publik luas.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Manakah di antara pemenggalan suku kata berikut yang TIDAK tepat (salah)?
A
La - ma
B
Kan - tor
C
Li - ur
D
Sin - ar
E
San - tan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pak Anton, seorang staf baru di bagian Tata Usaha Kantor Kecamatan Mekar Sari, bertugas menyusun surat balasan resmi untuk permohonan izin keramaian dari sebuah organisasi masyarakat. Setelah draf surat selesai, Kepala Bagian Tata Usaha menyoroti beberapa poin: penggunaan frasa yang ambigu, pilihan kata yang cenderung informal, dan beberapa kesalahan penempatan tanda koma. Kepala Bagian menegaskan bahwa surat dinas harus mencerminkan ketelitian, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Melihat kondisi tersebut, langkah perbaikan yang paling fundamental dan komprehensif yang harus Pak Anton lakukan terhadap draf suratnya agar sesuai dengan standar komunikasi resmi ASN adalah...
A
Mengidentifikasi dan mengganti frasa ambigu dengan kalimat yang lugas dan eksplisit, mengubah kata-kata informal menjadi padanan baku, serta mengoreksi penempatan tanda baca berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEB).
B
Memprioritaskan kecepatan penyelesaian surat dengan melakukan perbaikan seadanya pada kesalahan paling mencolok, karena isi substansial surat sudah benar.
C
Meminta pendapat dari rekan kerja lain untuk memilih gaya bahasa yang lebih populer dan mudah diterima oleh masyarakat umum, meskipun itu sedikit menyimpang dari kaidah baku.
D
Memfokuskan perbaikan hanya pada substansi utama surat agar maksud permohonan izin tersampaikan, karena aspek kebahasaan dianggap sebagai detail minor.
E
Mempertahankan beberapa frasa informal untuk menciptakan kesan yang lebih personal dan ramah kepada organisasi masyarakat yang menjadi penerima surat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.