Pembahasan Soal TWKK - Bahasa Indonesia 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 1202. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 81
Link Soal
Cermati kalimat berikut: 'Predikat sebagai Pulau Energi Bersih sangat mungkin terwujud bagi pulau Bali mengingat kondisi geografisnya yang mendukung, antara lain sudah menjadi tujuan wisatawan dunia... dan sudah di tetapkan sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Energi Bersih Dunia.' Manakah perbaikan kesalahan ejaan yang tepat untuk kalimat tersebut?
A
penulisan 'Pulau Energi Bersih' diganti menjadi 'pulau Energi Bersih'
B
penulisan 'pulau Bali' diganti menjadi 'Pulau Bali'
C
penulisan 'infra struktur' diganti menjadi 'infrastruktur'
D
penulisan 'Februari' diganti menjadi 'Pebruari'
E
penulisan 'Center of Excellence' tidak dicetak miring
NO. 82
Link Soal
Peringatan Hari Sumpah Pemuda selalu menggema dengan ikrar 'Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.' Namun, di era digitalisasi dan globalisasi yang masif, terjadi pergeseran tren penggunaan bahasa, terutama di kalangan generasi muda dan media sosial. Banyak ASN, baik secara pribadi maupun dalam kapasitas semi-resmi, sering menggunakan campuran Bahasa Indonesia tidak baku, bahasa gaul, dan istilah asing dalam komunikasi publik mereka. Sebagai Pembuat Soal Standar BKN, implikasi *terpenting* dari fenomena ini terhadap semangat Sumpah Pemuda dalam konteks pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia sebagai pilar negara adalah...
A
Memperkaya kosakata Bahasa Indonesia dengan istilah-istilah baru yang relevan dengan perkembangan zaman dan budaya populer.
B
Meningkatkan kemampuan adaptasi Bahasa Indonesia terhadap pengaruh eksternal, sehingga tetap relevan di kancah global.
C
Mengikis rasa kebanggaan dan kepemilikan generasi muda terhadap Bahasa Indonesia sebagai identitas dan simbol persatuan, serta mengancam standardisasi bahasa yang esensial untuk komunikasi kenegaraan.
D
Mempermudah komunikasi lintas budaya dan generasi, karena bahasa gaul dan asing lebih mudah diterima oleh kelompok usia yang beragam.
E
Menunjukkan evolusi alami bahasa yang tidak dapat dihindari, sehingga upaya pembakuan dan pengembangan bahasa menjadi kurang relevan.
NO. 83
Link Soal
Sebuah provinsi di Indonesia, dengan kekayaan lebih dari lima belas bahasa daerah yang masih aktif digunakan, menghadapi dilema dalam pendidikan. Pemerintah daerah ingin memastikan pelestarian bahasa daerah, tetapi pada saat yang sama, harus memperkuat penguasaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan persatuan. Muncul ide untuk mengembangkan kurikulum pendidikan dwibahasa yang menyeimbangkan keduanya. Bagaimana model kurikulum dwibahasa yang paling strategis dapat diimplementasikan untuk secara optimal memperkuat kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tanpa mengorbankan vitalitas bahasa daerah, sekaligus mewujudkan amanat konstitusi tentang pemeliharaan bahasa daerah?
A
Mengintegrasikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar utama di semua mata pelajaran, sementara bahasa daerah diajarkan sebagai mata pelajaran tersendiri untuk pelestarian budaya.
B
Menerapkan sistem pembelajaran imersi parsial, di mana mata pelajaran tertentu diajarkan dalam bahasa daerah di jenjang awal, lalu secara bertahap beralih ke Bahasa Indonesia di jenjang yang lebih tinggi.
C
Mengembangkan materi ajar bilingual yang menerjemahkan konsep-konsep dari Bahasa Indonesia ke bahasa daerah secara paralel, untuk memudahkan pemahaman siswa.
D
Mewajibkan penggunaan bahasa daerah dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah, sementara Bahasa Indonesia diajarkan secara intensif dalam mata pelajaran khusus.
E
Memilih satu bahasa daerah dominan sebagai bahasa pengantar di seluruh provinsi, sambil tetap mengajarkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua yang wajib.
NO. 84
Link Soal
Cermati paragraf berikut:
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengadakan program sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pada masyarakat. Program ini diikuti oleh ratusan warga dari berbagai kecamatan. Diharapkan, dengan adanya program ini, dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat, demi terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan."
Penggunaan kalimat "Diharapkan, dengan adanya program ini, dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat" dalam paragraf tersebut kurang efektif dan tidak sepenuhnya sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku. Perbaikan yang paling tepat untuk kalimat tersebut agar lebih efektif dan baku adalah...
A
Diharapkan program ini dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat.
B
Dengan program ini, kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan dapat meningkat.
C
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat.
D
Peningkatan kesadaran warga akan dampak positif lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan terjadi melalui program ini.
E
Diharapkan agar program ini mampu meningkatkan kesadaran warga akan dampak positif dari lingkungan yang bersih dan sehat.
NO. 85
Link Soal
Berdasarkan isi dan tujuannya yang mengajak pembaca untuk peduli lingkungan, teks pada soal sebelumnya termasuk dalam jenis karangan...
A
Narasi
B
Deskripsi
C
Eksposisi
D
Persuasi
E
Analisis
NO. 86
Link Soal
Ikrar Sumpah Pemuda 1928 yang menyatakan 'menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia' seringkali dipandang sebagai momen krusial dalam sejarah bangsa. Namun, deklarasi ini tidak hanya sebatas pengakuan linguistik, melainkan sebuah pernyataan politik yang revolusioner pada zamannya. Di bawah cengkeraman kolonialisme yang kuat, di mana bahasa Belanda adalah bahasa resmi dan bahasa-bahasa daerah digunakan dalam lingkup lokal, mengapa 'ikrar bahasa' ini dapat dianggap sebagai tindakan subversif yang paling efektif dalam konteks perjuangan kemerdekaan, bahkan sebelum proklamasi fisik kemerdekaan?
A
Ikrar ini secara implisit menolak hegemoni bahasa Belanda dan bahasa-bahasa daerah sebagai bahasa resmi, menandai dimulainya perlawanan kultural terhadap penjajah.
B
Deklarasi Bahasa Indonesia menciptakan basis komunikasi yang seragam bagi seluruh pejuang kemerdekaan dari berbagai etnis, memfasilitasi koordinasi pergerakan bawah tanah.
C
Penggunaan frasa 'Bahasa Indonesia' sebagai identitas baru secara fundamental mengkonstruksi narasi 'bangsa Indonesia' yang tunggal, terlepas dari keberagaman etnis, dan menantang narasi kolonial yang memecah-belah.
D
Ikrar ini mendorong pengembangan sastra dan jurnalistik berbahasa Indonesia yang masif, yang kemudian menjadi media efektif untuk menyebarkan semangat nasionalisme.
E
Meskipun tidak secara langsung menuntut kemerdekaan, ikrar ini secara psikologis memberikan rasa harga diri dan identitas kolektif yang kuat bagi para pemuda di hadapan kekuasaan kolonial.
NO. 87
Link Soal
Kecamatan Bima Sakti menunjukkan fenomena menarik dalam evolusi penggunaan Bahasa Indonesia untuk komunikasi publik di lingkungan kelurahan. Pada era 1980-an, kepemimpinan Bapak Lurah Jaya secara konsisten mendorong penerapan Bahasa Indonesia baku, struktur kalimat yang rapi, penghindaran serapan asing yang tidak perlu, serta ketatnya kaidah PUEBI, mencerminkan semangat kebangsaan yang kuat. Kontrasnya, di masa kini, Ibu Lurah Lestari dan staf muda kelurahan cenderung mengadopsi gaya yang lebih kasual, banyak menggunakan istilah serapan langsung dari bahasa Inggris ('urgent call', 'deadline submission'), dan singkatan populer dalam pengumuman via media sosial, dengan dalih kemudahan pemahaman bagi generasi milenial. Namun, praktik ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga senior akan kelunturan standar kebahasaan.
Dari perspektif sosiolinguistik, perbandingan praktik komunikasi kebahasaan di Kecamatan Bima Sakti ini paling tepat mengilustrasikan dinamika yang mendasari...
A
Pergeseran paradigma dari penegakan kaidah preskriptif kebahasaan menuju adaptasi fungsional demi inklusivitas komunikasi publik.
B
Perubahan preferensi demografi masyarakat terhadap media komunikasi daring yang lebih interaktif.
C
Peningkatan kapasitas linguistik staf kelurahan dalam mengadopsi kosakata asing secara fleksibel.
D
Evolusi peran pemerintahan lokal dalam menanggapi tuntutan globalisasi dan modernisasi birokrasi.
E
Dilema antara pelestarian identitas budaya melalui bahasa dan kebutuhan untuk efisiensi pesan di era digital.
NO. 88
Link Soal
Dalam era globalisasi, fenomena penggunaan istilah asing, terutama bahasa Inggris, semakin marak dalam berbagai ranah publik di Indonesia, mulai dari penamaan produk, slogan iklan, bahkan hingga dalam komunikasi resmi dan akademik. Kondisi ini seringkali menimbulkan perdebatan antara kebutuhan untuk 'go global' dan kekhawatiran akan terkikisnya kedudukan Bahasa Indonesia. Jika kita mengevaluasi dampak paling signifikan dari tren ini terhadap kedaulatan bahasa dan ketahanan budaya bangsa Indonesia dalam jangka panjang, apa yang menjadi ancaman paling fundamental?
A
Tergerusnya pemahaman masyarakat umum terhadap makna asli istilah Bahasa Indonesia yang relevan, sehingga menciptakan kesenjangan komunikasi antargenerasi.
B
Meningkatnya ketergantungan intelektual bangsa pada bahasa asing sebagai sumber utama inovasi dan pengetahuan, menghambat kemandirian berpikir dan berkreasi dalam Bahasa Indonesia.
C
Melemahnya identitas nasional karena Bahasa Indonesia tidak lagi sepenuhnya merefleksikan kemajuan zaman, membuat masyarakat merasa 'kurang modern' jika menggunakan padanan kata lokal.
D
Pengurangan minat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dan perguruan tinggi, karena dianggap kurang relevan dalam persaingan global.
E
Pergeseran fungsi Bahasa Indonesia dari bahasa ilmu pengetahuan menjadi sekadar bahasa komunikasi sehari-hari, kehilangan kapasitasnya sebagai medium diskursus tingkat tinggi.
NO. 89
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut: (1) Ibu rumah tangga harus kreatif. (2) Prinsip itulah yang mengilhami Sri Sumarni warga Jangli untuk menggeluti konpeksi rumahan. (3) Dia membuat berbagai kerajinan tangan cantik. Kesalahan penulisan kata sesuai EYD terdapat pada kalimat nomor...
A
Kalimat (1)
B
Kalimat (2)
C
Kalimat (3)
D
Kalimat (4)
E
Kalimat (5)
NO. 90
Link Soal
Cermati kalimat berikut: 'Pemerintah sedang menggalakkan *imunisasi* nasional agar *resiko* penyebaran virus dapat di *minimalisir*.' Manakah perbaikan kata tidak baku yang tepat untuk kalimat tersebut?
A
Imunisasi diganti vaksinasi, resiko diganti risiko.
B
Resiko diganti risiko, minimalisir diganti meminimalisasi.
C
Imunisasi diganti imun, minimalisir diganti minimal.
D
Resiko diganti risiko, minimalisir diganti diminimalisir.
E
Tidak ada yang perlu diperbaiki.