PRIVAT ASN FAJAR

Pembahasan Soal TWKK - Bela Negara 2026

Fokus membahas soal nomor ID: 381. Lihat semua soal

NO. 141
Apa konsekuensi yang akan timbul bagi masa depan bangsa apabila tingkat kesadaran bela negara di kalangan generasi muda cenderung rendah?
A
Terjadi peningkatan signifikan dalam inovasi di bidang teknologi.
B
Berkurangnya ketergantungan terhadap pengaruh budaya dari luar negeri.
C
Menurunnya kohesi sosial dan melemahnya semangat nasionalisme serta kecintaan terhadap tanah air.
D
Terwujudnya penguatan sistem pertahanan negara melalui kerja sama internasional.
E
Meningkatnya daya tahan dan kelestarian budaya lokal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 142
Di lereng Gunung Merapi, terpencil Desa Makmur tengah menghadapi krisis pangan akibat gagal panen berkepanjangan dan ancaman separatisme budaya dari kelompok asing yang berusaha memecah belah persatuan. Bapak Rahman, seorang kepala desa yang dihormati, tidak tinggal diam. Dengan semangat membara, ia mengumpulkan seluruh warga, menyusun strategi swasembada pangan dengan memanfaatkan lahan kosong, dan menggalakkan kembali tradisi gotong royong serta kesenian daerah yang telah lama pudar. Ia mengingatkan warga akan pentingnya menjaga keutuhan wilayah dan kearifan lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa, bahkan di saat paling sulit sekalipun. Tindakannya berhasil menyatukan kembali masyarakat dan membangkitkan rasa cinta tanah air yang kokoh. Semangat dan tindakan Bapak Rahman ini paling tepat merefleksikan nilai-nilai bela negara yang pernah dicontohkan oleh tokoh nasional siapa?
A
Jenderal Sudirman
B
Ki Hajar Dewantara
C
R.A. Kartini
D
Sutan Syahrir
E
Mohammad Hatta

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 143
Bagaimana masyarakat dapat berkontribusi dalam mengatasi ancaman radikalisme di dunia maya sebagai bagian dari upaya Bela Negara?
A
Menghindari penggunaan platform media sosial sepenuhnya.
B
Secara aktif melawan narasi radikal dengan menyebarkan pesan damai dan persatuan kebangsaan di media sosial.
C
Membatasi kebebasan berpendapat di platform media sosial.
D
Mendelegasikan seluruh pengawasan dunia maya kepada pemerintah.
E
Memblokir akses internet di beberapa wilayah tertentu.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 144
Pada tahun 1965, Indonesia menghadapi upaya serius untuk mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme. Bagaimana respons yang paling tepat untuk menghadapi tantangan internal ini?
A
Mengupayakan penyatuan antara kelompok agama dan ideologi komunisme.
B
Mencari keselarasan antara kelompok agama dan pandangan sekuler.
C
Memicu konflik antara kelompok beragama dan yang tidak beragama.
D
Memperkuat keselarasan nilai-nilai antara kelompok agama dan Pancasila.
E
Membangun kemitraan antara komunitas keagamaan dan pemerintah.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 145
Terdapat berbagai organisasi internasional di bawah naungan PBB. Organisasi yang secara khusus mengoordinasikan standar dan layanan komunikasi elektronik secara global adalah...
A
UNCTAD
B
ILO
C
UNESCO
D
ITU (International Telecommunication Union)
E
FAO

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 146
Di sebuah desa adat yang terpencil, praktik budaya dan nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun mulai terkikis oleh pengaruh budaya global dan modernisasi yang masuk melalui media digital. Generasi muda di desa tersebut kehilangan minat terhadap bahasa daerah, ritual adat, dan sistem pengelolaan lingkungan tradisional, beralih pada gaya hidup konsumtif. Fenomena ini menyebabkan kekhawatiran para sesepuh adat akan hilangnya identitas dan kohesi sosial masyarakat mereka. Dalam konteks Bela Negara, apa implikasi paling mendasar dari terkikisnya kearifan lokal dan identitas budaya bagi ketahanan nasional Indonesia, serta bagaimana peran ASN yang paling strategis dalam menyikapi fenomena ini?
A
Tergerusnya kearifan lokal mengurangi potensi desa sebagai destinasi wisata budaya, sehingga ASN perlu menginisiasi program ekonomi kreatif berbasis budaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
B
Melemahnya identitas budaya lokal dapat menyebabkan hilangnya rasa memiliki terhadap warisan bangsa, sehingga ASN harus menjadi fasilitator bagi program revitalisasi budaya dan edukasi multikultural.
C
Hilangnya kohesi sosial di tingkat lokal dapat memicu konflik dan perpecahan, sehingga ASN perlu memperkuat peran lembaga adat dan tokoh masyarakat sebagai perekat sosial.
D
Ketergantungan pada budaya asing mengancam Pancasila sebagai filter, sehingga ASN perlu membatasi akses masyarakat terhadap informasi digital yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa.
E
Terkikisnya nilai-nilai lokal dapat mengikis pondasi Bhinneka Tunggal Ika, merusak karakter bangsa dan kebanggaan nasional, sehingga melemahkan ketahanan ideologi dan kohesi sosial sebagai bentuk Bela Negara non-militer.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 147
SEJARAH & RELEVANSI: Pada Agresi Militer Belanda II (1948), ketika ibu kota Yogyakarta diduduki dan pimpinan negara ditawan, Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dibentuk di Sumatera Barat. PDRI, yang dikenal sebagai 'Pemerintahan dalam Pelarian', berhasil menjaga eksistensi dan legitimasi Republik Indonesia di mata dunia, sekaligus mematahkan propaganda Belanda yang menyatakan RI telah bubar. Semangat ini menunjukkan ketangguhan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan meskipun menghadapi gempuran militer dan politik yang masif. Dalam konteks tantangan bangsa saat ini, di mana ancaman terhadap kedaulatan seringkali datang dalam bentuk perang informasi, hoaks, disinformasi, dan upaya pemecah belah melalui media digital, ASN dituntut untuk proaktif dalam menjalankan fungsi bela negara. Mengacu pada semangat dan strategi PDRI, pendekatan paling relevan yang harus diadaptasi oleh ASN dalam menghadapi tantangan kontemporer tersebut adalah...
A
Membangun narasi kebangsaan yang kuat dan terkoordinasi di platform digital, serta aktif mengedukasi masyarakat untuk menangkal disinformasi, sebagaimana PDRI menjaga legitimasi dan menepis propaganda Belanda.
B
Meningkatkan kemampuan pertahanan siber negara dengan membentuk tim siber militer yang beranggotakan ASN dari berbagai instansi untuk melindungi infrastruktur digital vital.
C
Mengadakan pelatihan rutin bagi ASN tentang wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila secara intensif untuk memperkuat ideologi sebagai tameng utama.
D
Menunggu arahan resmi dari pimpinan tertinggi negara sebelum mengambil tindakan apapun terkait isu-isu sensitif yang beredar di media sosial dan digital.
E
Menggunakan regulasi hukum secara ketat untuk menindak penyebar hoaks dan ujaran kebencian di media digital, agar tercipta efek jera di masyarakat.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 148
Pada masa awal kemerdekaan, para pemimpin bangsa tidak langsung membentuk Tentara Nasional secara resmi, melainkan hanya Badan Keamanan Rakyat (BKR). Pertimbangan strategis di balik keputusan ini adalah...
A
Kas negara belum cukup untuk menggaji tentara profesional
B
Menghindari provokasi yang dapat memicu serangan dari tentara Sekutu dan Jepang
C
Belum adanya kesepakatan mengenai siapa panglima tertinggi
D
Senjata hasil rampasan perang belum memadai
E
Rakyat menolak adanya militerisasi

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 149
Dalam konteks Bela Negara, menjaga keutuhan sosial adalah aspek krusial. Bagaimana masyarakat dapat memelihara keutuhan sosial di tengah keberagaman yang ada?
A
Hanya berpegang pada satu corak budaya saja.
B
Mengabaikan segala bentuk perbedaan demi menciptakan keseragaman mutlak.
C
Menghargai keragaman suku, agama, dan ras seraya memperkukuh semangat persatuan kebangsaan.
D
Mendorong pemisahan kelompok (segregasi) untuk menghindari potensi konflik.
E
Sepenuhnya menyerahkan penanganan isu sosial kepada otoritas pemerintah.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 150
Dalam UUD 1945 Pasal 27 Ayat (3), upaya bela negara dinyatakan sebagai...
A
Kewajiban militer bagi seluruh pemuda
B
Hak dan kewajiban setiap warga negara
C
Tanggung jawab utama TNI dan Polri
D
Sukarela bagi yang memenuhi syarat fisik
E
Program pemerintah pusat semata

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.