Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 17. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 161
Link Soal
Penerapan konstitusionalisme di Indonesia tercermin dari peran pemerintah dalam mengatur urusan keagamaan, sesuai dengan Pasal 29 ayat 2 UUD NRI Tahun 1945. Dalam implementasinya, pasal ini menjamin warga negara untuk ...
A
Berhak mengatur dan menentukan ajaran agama lain sesuai pandangan pribadinya.
B
Memiliki hak untuk menciptakan agama baru sesuai dengan keyakinan individu.
C
Melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan agama dan kepercayaannya masing-masing.
D
Diperbolehkan mendiskriminasi agama atau kepercayaan lain yang dianggap tidak sejalan.
E
Bebas membangun fasilitas ibadah di lokasi mana pun tanpa memerlukan izin resmi.
NO. 162
Link Soal
Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan, 'Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.' Implikasi filosofis dari pasal ini dalam konteks ketahanan nasional adalah bahwa partisipasi aktif warga negara bukan hanya kewajiban hukum, melainkan juga cerminan dari kesadaran akan hak-hak fundamental mereka sebagai bagian integral dari bangsa dan negara. Dalam menghadapi ancaman non-militer kontemporer, seperti krisis kesehatan global, disinformasi masif, atau ancaman siber, manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat merefleksikan esensi keterlibatan warga negara dalam upaya bela negara berdasarkan perspektif filosofis dan konstitusional tersebut?
A
Mengutamakan kepentingan kelompok atau pribadi di atas kepentingan bangsa jika tidak ada dasar hukum yang memaksa.
B
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada institusi militer dan kepolisian.
C
Berpartisipasi aktif dalam kampanye literasi digital untuk melawan hoaks, mendukung program kesehatan masyarakat, dan melaporkan potensi ancaman siber kepada pihak berwenang.
D
Mengkritik setiap kebijakan pemerintah yang dirasa kurang relevan tanpa memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian masalah.
E
Menjadi apatis terhadap isu-isu nasional karena merasa bahwa partisipasi individu tidak akan berdampak besar pada skala negara.
NO. 163
Link Soal
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Namun, di era digital saat ini, bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara semakin kompleks, tidak hanya terbatas pada agresi militer, tetapi juga meliputi ancaman siber, disinformasi massal, hingga polarisasi sosial yang menggerus persatuan. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki pemahaman tentang Bela Negara, tindakan manakah yang paling strategis dan relevan untuk Anda lakukan dalam konteks ancaman non-militer di era modern ini, guna mewujudkan ketahanan nasional?
A
Mengikuti pelatihan militer dasar secara mandiri untuk kesiapan fisik dan mental menghadapi kemungkinan agresi militer, sebagai bentuk kesiapsiagaan personal.
B
Melaporkan setiap konten negatif atau disinformasi yang ditemui di media sosial kepada pihak berwajib dan aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya hoaks serta pentingnya literasi digital.
C
Meningkatkan kapasitas diri dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta memanfaatkannya untuk inovasi yang mendukung kemandirian ekonomi dan daya saing bangsa di kancah global.
D
Menyelenggarakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang mempererat tali persaudaraan antarwarga, tanpa menyinggung isu politik atau keamanan, untuk menciptakan kerukunan beragama.
E
Mendukung penuh kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat sektor pertahanan militer, serta menyebarluaskan narasi positif tentang peran TNI/Polri dalam menjaga kedaulatan negara.
NO. 164
Link Soal
Di era 1940-an, Kakek Sudiro bersama pemuda-pemudi Desa Makmur, sebuah perkampungan terpencil di lereng Gunung Bintang, berjuang gigih melawan penjajah fisik. Bela negara bagi mereka berarti mengangkat senjata seadanya, bergerilya di hutan belantara, dan melindungi hasil bumi dari perampasan musuh, dengan risiko nyawa menjadi taruhan utama. Semangat kebersamaan dan pengorbanan fisik adalah inti perjuangan.
Kini, di tahun 2020-an, cucu Kakek Sudiro, bernama Dita, tumbuh besar di Kota Digital Nusantara. Ia menghadapi tantangan yang jauh berbeda. Ancaman datang bukan lagi dalam bentuk serdadu bersenjata, melainkan berupa serangan siber terhadap infrastruktur vital, hoaks yang memecah belah bangsa, serta persaingan ekonomi global yang menuntut inovasi dan integritas. Dita, sebagai seorang pegiat literasi digital dan pengembang aplikasi lokal, memahami bahwa bela negara di eranya berarti menjaga kedaulatan data, menyebarkan informasi yang benar, serta menciptakan produk-produk unggulan yang mampu bersaing di pasar internasional.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi pelaksanaan bela negara dari masa Kakek Sudiro ke masa Dita paling tepat digambarkan sebagai...
A
Dari pertahanan berbasis kekuatan militer dan pengorbanan fisik langsung menuju penguatan integritas bangsa melalui literasi digital, inovasi ekonomi, dan penangkalan ancaman non-militer.
B
Dari pertahanan wilayah terbatas menjadi pengamanan seluruh ranah siber dan informasi.
C
Dari keterlibatan kolektif masyarakat menjadi aksi individual yang terisolasi dalam menjaga negara.
D
Dari pertahanan negara yang bersifat reaktif terhadap agresi menjadi preventif terhadap potensi ancaman.
E
Dari pengorbanan nyawa yang langsung di medan perang menjadi pengorbanan waktu dan pikiran untuk kemajuan teknologi.
NO. 165
Link Soal
Guna membendung infiltrasi ideologi radikal di tengah ancaman global seperti terorisme internasional, pendekatan paling efektif apa yang dapat diterapkan untuk melindungi Indonesia?
A
Membatasi akses informasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
B
Mengandalkan sepenuhnya kekuatan militer internasional untuk memerangi radikalisme.
C
Meningkatkan pengawasan dan kolaborasi intelijen internasional, serta menguatkan edukasi ideologi Pancasila.
D
Mengabaikan ancaman radikalisme dengan alasan prioritas pada ancaman militer konvensional.
E
Membatasi hubungan diplomatik dan kerja sama dengan negara-negara tetangga.
NO. 166
Link Soal
Kemiskinan merupakan salah satu faktor pemicu konflik sosial yang dapat mengancam persatuan bangsa. Untuk membangun kekuatan sosial dan mencegah konflik tersebut, tindakan yang paling efektif adalah ...
A
Menjadi wirausahawan agar bisa memperoleh dukungan modal dari pemerintah.
B
Menyalurkan bantuan hanya kepada anggota partai politik yang setia.
C
Mengadakan acara hiburan musik untuk masyarakat umum.
D
Memberikan beasiswa pendidikan kepada seluruh anak tanpa memandang status ekonomi.
E
Mendukung pengembangan produk lokal agar mampu bersaing di pasar internasional.
NO. 167
Link Soal
Dalam konteks Bela Negara, strategi apa yang paling tepat bagi pertahanan negara untuk menghadapi ancaman non-militer, seperti pandemi global?
A
Mengalokasikan anggaran kesehatan untuk sektor militer dan mengurangi perhatian pada kesehatan.
B
Memperkuat kapasitas sistem kesehatan nasional dan mendorong produksi alat kesehatan di dalam negeri.
C
Menyerahkan sepenuhnya penanganan krisis kesehatan kepada bantuan dari negara-negara asing.
D
Mengurangi fokus dan perhatian terhadap jenis ancaman non-militer demi prioritas lain.
E
Menerapkan pembatasan akses layanan kesehatan hanya untuk kelompok masyarakat tertentu.
NO. 168
Link Soal
Peristiwa Bandung Lautan Api merupakan bentuk strategi pertahanan yang unik. Alasan utama para pejuang membumihanguskan kota Bandung bagian selatan adalah...
A
Untuk menjebak pasukan Sekutu dalam kobaran api
B
Mencegah tentara Sekutu dan NICA menggunakan kota Bandung sebagai markas militer strategis
C
Bentuk protes terhadap pemerintah pusat yang memerintahkan pengosongan kota
D
Kalah dalam persenjataan sehingga memilih mundur total
E
Instruksi langsung dari Jenderal Soedirman untuk melakukan sabotase
NO. 169
Link Soal
Seorang dokter yang mengabdi di daerah perbatasan terpencil untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga merupakan bentuk bela negara. Tindakan dokter tersebut dikategorikan sebagai...
A
Bela negara secara fisik melalui wajib militer
B
Pengabdian sesuai profesi
C
Pertahanan nirmiliter menghadapi ancaman ideologi
D
Pelaksanaan kewajiban sebagai komponen cadangan
E
Tugas perbantuan TNI dalam operasi militer selain perang
NO. 170
Link Soal
Berdasarkan Pasal 30 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan setiap warga negara memiliki hak sekaligus kewajiban untuk berpartisipasi dalam upaya pertahanan dan keamanan negara, apa sebenarnya esensi atau tujuan pokok dari ketentuan tersebut?
A
Mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam pengamanan nasional.
B
Mengukuhkan dominasi kekuatan militer.
C
Memastikan kestabilan kondisi politik di dalam negeri.
D
Meningkatkan kompetitivitas ekonomi negara.
E
Menciptakan lapangan kerja bagi penduduk.