Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 17. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 161
Link Soal
Ancaman terhadap kedaulatan negara di era digital semakin kompleks, tidak hanya berbentuk agresi militer, tetapi juga meliputi penyebaran ideologi radikal melalui media sosial, manipulasi informasi (hoaks), dan upaya delegitimasi pemerintah. Dalam konteks ini, partisipasi bela negara bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk adaptif dan komprehensif, tidak hanya pada tataran individu tetapi juga institusional.
Manakah di antara tindakan berikut yang paling merefleksikan implementasi bela negara yang efektif dan relevan bagi seorang ASN dalam menghadapi ancaman non-militer di era digital?
A
Secara personal aktif melakukan penyaringan informasi dan mengkampanyekan nilai-nilai kebangsaan di media sosialnya.
B
Mengikuti program pelatihan kesiapsiagaan sipil dalam menghadapi ancaman siber yang diselenggarakan oleh lembaga pertahanan negara.
C
Mengembangkan dan menerapkan kebijakan atau program di unit kerjanya yang bertujuan meningkatkan literasi digital publik serta membangun narasi kebangsaan yang positif dan kontra-radikal secara terstruktur.
D
Rutin melaporkan akun-akun media sosial yang terindikasi menyebarkan hoaks dan radikalisme kepada lembaga penegak hukum yang berwenang.
E
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang bertujuan memperkuat kohesi sosial dan kerukunan antarwarga di lingkungan tempat tinggal.
NO. 162
Link Soal
Di tengah arus globalisasi yang membawa masuknya berbagai budaya dan ideologi asing, bagaimana masyarakat dapat secara efektif menjaga kelestarian budaya nasional sebagai bagian dari Bela Negara?
A
Menolak semua bentuk pengaruh eksternal dan menutup diri dari dunia luar.
B
Melakukan penyaringan terhadap pengaruh asing dan mengintegrasikannya dengan nilai-nilai budaya nasional.
C
Mengadopsi seluruh budaya asing tanpa kecuali untuk memperkaya keragaman budaya.
D
Mengabaikan warisan budaya nasional demi mengejar modernitas dan kemajuan.
E
Menghindari segala bentuk interaksi dan hubungan dengan negara-negara asing.
NO. 163
Link Soal
Desa Makmur, sebuah wilayah perbatasan yang strategis, sedang dihadapkan pada ancaman multidimensional yang menguji ketahanan nasional. Kampanye disinformasi masif yang bersumber dari luar negeri, menyebarkan narasi provokatif dan hoaks melalui media sosial, bertujuan merongrong persatuan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Bersamaan dengan itu, praktik ekonomi ilegal berupa penyelundupan barang dan dumping produk dari negara tetangga telah melemahkan sektor pertanian lokal, memicu kesulitan ekonomi dan keresahan sosial.
Di tengah situasi ini, Ibu Siti (guru), dr. Budi (kepala puskesmas), dan Pak Rahman (aparat sipil negara di kantor desa) berkoordinasi untuk mengimplementasikan Bela Negara sesuai peran profesionalnya.
Berdasarkan skenario tersebut, bentuk implementasi Bela Negara yang paling komprehensif, strategis, dan berkontribusi signifikan terhadap penguatan Ketahanan Nasional dalam menghadapi ancaman gabungan ini adalah...
A
Ibu Siti menginisiasi program pendidikan kewarganegaraan berbasis literasi digital untuk menangkal hoaks dan radikalisme, dr. Budi menggalakkan gerakan ketahanan pangan lokal serta edukasi gizi masyarakat, dan Pak Rahman mengkoordinasikan penguatan ekonomi kreatif desa dan pengawasan barang ilegal di perbatasan secara partisipatif.
B
Ibu Siti membentuk kelompok diskusi untuk mengkaji kembali nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, dr. Budi memimpin upaya penanganan masalah kesehatan mental akibat tekanan ekonomi, dan Pak Rahman mengajukan permohonan bantuan dana darurat kepada pemerintah pusat untuk stimulus ekonomi.
C
Ibu Siti menyelenggarakan lomba cerdas cermat tentang sejarah perjuangan bangsa, dr. Budi memberikan penyuluhan tentang pentingnya vaksinasi dan kebersihan lingkungan, dan Pak Rahman fokus pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi publik desa agar masyarakat merasa terlayani dengan baik.
D
Ibu Siti memimpin aksi damai penolakan terhadap narasi disinformasi dan produk asing di media sosial, dr. Budi mendirikan posko pengobatan gratis untuk warga terdampak, dan Pak Rahman bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menindak penyebar hoaks dan penyelundup.
E
Ibu Siti mengembangkan kurikulum lokal yang menekankan identitas budaya dan kearifan lokal, dr. Budi melatih kader kesehatan desa untuk respons cepat bencana non-alam, dan Pak Rahman membangun sistem informasi desa untuk mempercepat penyebaran informasi positif dan akurat.
NO. 164
Link Soal
Dalam era informasi yang serbacepat, Indonesia menghadapi ancaman siber berupa kampanye disinformasi dan propaganda sistematis dari aktor asing yang bertujuan memecah belah persatuan bangsa, merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara, dan melemahkan ideologi Pancasila. Ancaman ini tidak melibatkan kekuatan militer fisik, melainkan manipulasi opini publik secara masif melalui berbagai platform digital.
Sebagai seorang warga negara Indonesia yang memahami nilai-nilai Bela Negara, respons paling tepat dan strategis yang harus Anda tunjukkan dalam menghadapi ancaman non-militer tersebut adalah...
A
Melaporkan setiap akun atau konten mencurigakan yang terindikasi menyebarkan disinformasi kepada aparat penegak hukum dan Kominfo untuk ditindaklanjuti secara hukum.
B
Secara aktif menyebarkan narasi tandingan yang positif dan informasi valid tentang keberhasilan pemerintah serta nilai-nilai kebangsaan melalui platform media sosial pribadi untuk membendung propaganda.
C
Mengembangkan dan mengaplikasikan literasi digital serta kemampuan berpikir kritis secara mandiri untuk membedakan informasi yang benar dari yang palsu, sekaligus berperan aktif menyosialisasikan pentingnya verifikasi informasi kepada lingkungan terdekat.
D
Mengabaikan sepenuhnya konten-konten provokatif tersebut dan fokus pada aktivitas nyata di lingkungan fisik karena ancaman siber dianggap tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari.
E
Mengusulkan kepada pemerintah untuk memberlakukan sensor internet yang ketat dan memblokir total semua platform media sosial yang terbukti menjadi sarang disinformasi demi menjaga stabilitas nasional.
NO. 165
Link Soal
Upaya Indonesia dalam ikut serta menjaga ketertiban dunia yang berlandaskan pada prinsip perdamaian abadi, kemerdekaan, dan keadilan sosial adalah pengamalan Pancasila, khususnya sila...
A
Ketuhanan Yang Maha Esa
B
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
C
Persatuan Indonesia
D
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
E
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
NO. 166
Link Soal
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Namun, di era digital saat ini, bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara semakin kompleks, tidak hanya terbatas pada agresi militer, tetapi juga meliputi ancaman siber, disinformasi massal, hingga polarisasi sosial yang menggerus persatuan. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki pemahaman tentang Bela Negara, tindakan manakah yang paling strategis dan relevan untuk Anda lakukan dalam konteks ancaman non-militer di era modern ini, guna mewujudkan ketahanan nasional?
A
Mengikuti pelatihan militer dasar secara mandiri untuk kesiapan fisik dan mental menghadapi kemungkinan agresi militer, sebagai bentuk kesiapsiagaan personal.
B
Melaporkan setiap konten negatif atau disinformasi yang ditemui di media sosial kepada pihak berwajib dan aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya hoaks serta pentingnya literasi digital.
C
Meningkatkan kapasitas diri dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta memanfaatkannya untuk inovasi yang mendukung kemandirian ekonomi dan daya saing bangsa di kancah global.
D
Menyelenggarakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang mempererat tali persaudaraan antarwarga, tanpa menyinggung isu politik atau keamanan, untuk menciptakan kerukunan beragama.
E
Mendukung penuh kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat sektor pertahanan militer, serta menyebarluaskan narasi positif tentang peran TNI/Polri dalam menjaga kedaulatan negara.
NO. 167
Link Soal
Dalam Hukum Perdata Internasional, sengketa atau hubungan hukum tidak hanya melibatkan individu (orang perorangan). Subjek hukum lain yang diakui memiliki hak dan kewajiban internasional adalah...
A
Partai Politik lokal
B
Organisasi Kemasyarakatan (Ormas)
C
Organisasi Internasional
D
Lembaga Adat
E
Perusahaan perseorangan domestik
NO. 168
Link Soal
Menjaga kedaulatan ekonomi merupakan salah satu pilar utama Bela Negara. Dalam era globalisasi saat ini, apa langkah strategis yang harus diambil pemerintah untuk melindungi kedaulatan ekonomi nasional?
A
Membatasi secara menyeluruh seluruh bentuk hubungan perdagangan dengan negara-negara lain.
B
Mengoptimalkan kemampuan ekspor dan meningkatkan daya saing produk-produk domestik di kancah pasar internasional.
C
Meminimalisir masuknya investasi asing guna melindungi sektor industri dalam negeri.
D
Mengalokasikan seluruh anggaran belanja negara khusus untuk memperkuat sektor pertahanan.
E
Menaikkan tarif pajak impor untuk produk-produk yang berasal dari luar negeri.
NO. 169
Link Soal
Eksploitasi hutan yang berlebihan tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan dapat mengancam kedaulatan wilayah karena kerusakan ekologis. Dampak jangka panjang yang paling fatal dari tindakan penebangan hutan secara liar adalah...
A
Menurunnya harga kayu di pasar internasional
B
Terjadinya bencana alam yang tidak terkendali yang merugikan rakyat
C
Meningkatnya devisa negara dari sektor non-migas
D
Berkurangnya lahan untuk pemukiman penduduk
E
Terbukanya lapangan kerja baru bagi penebang kayu
NO. 170
Link Soal
Dalam pelaksanaan kampanye akbar oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden, baik dari petahana maupun penantang, penting untuk mengedepankan nilai-nilai Pancasila dengan cara ....
A
Memelihara ketertiban dan stabilitas demi kesatuan bangsa
B
Menghargai sensitivitas lawan politik ketika berpidato
C
Mengamankan cita-cita bersama untuk Indonesia yang berjaya
D
Menghindari benturan kepentingan dengan kompetitor politik
E
Menerima setiap masukan atau kritik dari pihak lawan