Pembahasan Soal TWKK - Bela Negara 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 319. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 181
Link Soal
Indonesia sedang menghadapi gelombang ancaman non-militer yang kompleks dan simultan. Sebuah serangan siber skala besar telah melumpuhkan beberapa sistem perbankan vital, menyebabkan kekacauan ekonomi dan kepanikan di masyarakat. Di saat yang sama, penetrasi budaya asing yang masif melalui platform digital mulai mengikis identitas lokal di kalangan generasi muda, ditambah lagi dengan masifnya penyebaran hoaks dan narasi radikal yang bertujuan memecah belah bangsa serta meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Dalam konteks ini, beragam elemen masyarakat berupaya menunjukkan aksi bela negara mereka.
Melihat kompleksitas ancaman tersebut, tindakan bela negara yang paling strategis dan komprehensif untuk membangun ketahanan nasional dalam jangka panjang adalah...
A
Mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pakar siber, pendidik, dan tokoh masyarakat untuk merancang dan mengimplementasikan program literasi digital nasional, penguatan infrastruktur siber proaktif, serta pengarusutamaan narasi kebangsaan di semua lini kehidupan.
B
Pemerintah segera membentuk tim khusus penanggulangan siber nasional dengan anggaran besar, sekaligus mengaktifkan kembali badan sensor untuk memblokir konten-konten negatif dan provokatif di media sosial.
C
Para guru dan dosen secara masif mengadakan seminar dan lokakarya tentang bahaya hoaks, radikalisme, serta pentingnya menjaga identitas budaya bangsa, yang didukung oleh kampanye publik melalui media massa.
D
Setiap profesi, mulai dari dokter yang memastikan layanan kesehatan, ASN yang menjaga stabilitas birokrasi, hingga jurnalis yang menyajikan informasi akurat, menjalankan perannya secara optimal sebagai garda terdepan bela negara.
E
Mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) berbasis komunitas untuk deteksi dini ancaman radikalisme, serta menggalakkan program UMKM berbasis digital untuk memperkuat ekonomi kerakyatan secara mandiri.
NO. 182
Link Soal
Agresi Militer Belanda I dilancarkan pada tanggal 21 Juli 1947. Tujuan utama Belanda melakukan serangan militer ini, selain untuk menghancurkan TNI, adalah...
A
Menangkap Soekarno dan Hatta
B
Menguasai daerah-daerah perkebunan dan pertambangan yang kaya sumber daya alam
C
Membubarkan pemerintahan darurat di Sumatera
D
Membalas serangan umum yang dilakukan TNI
E
Menarik perhatian PBB agar menengahi konflik
NO. 183
Link Soal
Untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, pemerintah dan militer menerapkan strategi yang melibatkan partisipasi aktif rakyat untuk mengepung basis musuh. Operasi ini dikenal dengan nama...
A
Operasi Gerakan Banteng Nasional
B
Operasi 17 Agustus
C
Operasi Pagar Betis
D
Operasi Baratayudha
E
Operasi Saptamarga
NO. 184
Link Soal
Institusi vital negara seperti Bank Indonesia, Kepolisian Nasional, Kejaksaan Agung, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus tetap steril dari intervensi politik personal dari seorang presiden, meskipun secara struktural berada di bawah eksekutif. Prinsip ini adalah wujud nyata dari konstitusionalisme yang menekankan pada ....
A
Keterikatan antarlembaga negara
B
Kemandirian fungsi lembaga
C
Pola interaksi lembaga
D
Penguasaan satu lembaga atas lainnya
E
Penataan sistematis kelembagaan
NO. 185
Link Soal
Wilayah laut Indonesia memiliki beberapa pembagian batas berdasarkan hukum internasional. Wilayah yang ditarik sejauh 12 mil laut dari garis dasar disebut dengan...
A
Laut Teritorial
B
Landas Kontinen
C
Zona Ekonomi Eksklusif
D
Daerah Pabean
E
Zona Tambahan
NO. 186
Link Soal
Siapakah tokoh bangsa yang terlibat dalam perumusan dan penandatanganan Piagam Jakarta, namun kemudian mengakomodasi keberatan dari masyarakat Indonesia Timur demi terwujudnya persatuan nasional dan pembentukan negara?
A
Teuku Moh. Hasan
B
Wachid Hasyim
C
A. A. Maramis
D
Mohammad Yamin
E
Mohammad Hatta
NO. 187
Link Soal
Ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata dan terorganisir yang dinilai membahayakan kedaulatan negara disebut...
A
Ancaman militer
B
Ancaman non-militer
C
Ancaman hibrida
D
Sabotase
E
Spionase
NO. 188
Link Soal
Di era digitalisasi dan globalisasi, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer semata, namun juga mencakup serangan siber, disinformasi masif, hingga peretasan data pribadi warga negara. Jika seorang warga negara menemukan kelompok-kelompok siber terorganisir yang secara sistematis menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian untuk memecah belah persatuan bangsa, apa bentuk kontribusi Bela Negara yang paling relevan dan efektif yang dapat ia lakukan sebagai individu?
A
Melakukan perlawanan siber mandiri dengan meretas balik kelompok tersebut untuk menghentikan aksinya.
B
Melaporkan temuan tersebut kepada aparat penegak hukum dan lembaga yang berwenang, serta aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya hoaks.
C
Menyebarkan informasi tandingan secara masif di media sosial untuk melawan narasi yang memecah belah.
D
Mengorganisir demonstrasi fisik menuntut pemerintah menindak tegas penyebar hoaks.
E
Cukup membatasi diri dari penyebaran hoaks dan tidak terlibat dalam diskusi daring yang berpotensi memecah belah.
NO. 189
Link Soal
Menghadapi arus globalisasi dan keterbukaan informasi, sikap yang paling tepat bagi bangsa Indonesia terhadap masuknya budaya dari negara maju adalah...
A
Menerima tanpa syarat demi kemajuan zaman
B
Menolak secara total untuk menjaga kemurnian budaya
C
Melakukan filterisasi dan penyesuaian dengan jati diri bangsa
D
Menganggap semua budaya asing berdampak negatif
E
Mengutamakan budaya asing karena lebih modern
NO. 190
Link Soal
Dalam konteks menjaga ketahanan nasional, bagaimana bentuk partisipasi masyarakat yang efektif dalam menjaga ketahanan pangan sebagai wujud Bela Negara?
A
Mengurangi konsumsi produk pangan domestik dan lebih mengutamakan barang impor.
B
Menggantungkan pemenuhan seluruh kebutuhan pangan kepada pemerintah.
C
Mendukung dan terlibat aktif dalam pengembangan pertanian lokal yang berbasis keberlanjutan.
D
Menurunkan volume produksi pangan nasional demi meningkatkan volume ekspor.
E
Menyerahkan sepenuhnya kendali produksi pangan kepada pihak asing.