Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 4. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 31
Link Soal
Di tengah pesatnya laju informasi di era digital, apa bentuk partisipasi masyarakat yang esensial dalam mempertahankan kedaulatan informasi sebagai bagian dari Bela Negara?
A
Membatasi akses internet bagi seluruh penduduk.
B
Melaporkan setiap kabar yang meresahkan kepada pihak berwenang.
C
Memastikan bahwa informasi yang disebarluaskan berlandaskan fakta dan bebas dari hoaks.
D
Sepenuhnya menyerahkan tugas penyaringan informasi kepada aparat keamanan.
E
Menghindari segala bentuk informasi yang berasal dari luar negeri.
NO. 32
Link Soal
Dalam konteks revolusi industri 4.0, bentuk kontribusi konkret masyarakat seperti apa yang dapat dikategorikan sebagai tindakan Bela Negara?
A
Mengikuti seluruh perkembangan dan tren teknologi tanpa melakukan penyaringan.
B
Mengesampingkan peran vital teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
C
Mengembangkan dan menciptakan inovasi teknologi yang memberikan manfaat besar bagi kemajuan bangsa dan negara.
D
Menolak sepenuhnya penggunaan teknologi yang berasal dari luar negeri.
E
Hanya memusatkan perhatian pada pengembangan sektor ekonomi yang bersifat tradisional.
NO. 33
Link Soal
Dewasa ini, ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan NKRI tidak lagi hanya bersifat militer, melainkan juga berkembang dalam bentuk ancaman non-militer yang kompleks, seperti infiltrasi ideologi asing melalui disinformasi masif di media sosial, peretasan data strategis, dan upaya pelemahan ekonomi nasional. Menghadapi spektrum ancaman tersebut, upaya bela negara yang paling esensial dan strategis untuk membangun ketahanan nasional yang komprehensif adalah...
A
Peningkatan jumlah dan kualitas personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista).
B
Penguatan pendidikan Pancasila, kewarganegaraan, dan literasi digital secara masif di seluruh jenjang pendidikan serta masyarakat.
C
Penerapan sanksi hukum yang berat bagi pelaku penyebaran berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian di ruang publik.
D
Peningkatan kerja sama bilateral dan multilateral dengan negara-negara sahabat dalam bidang pertahanan dan keamanan siber.
E
Pembentukan badan khusus di bawah koordinasi Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mendeteksi dan menanggulangi setiap bentuk ancaman non-militer.
NO. 34
Link Soal
Pertempuran Ambarawa pada Desember 1945 menjadi bukti kehebatan taktik perang gerilya TNI. Strategi pengepungan rangkap yang diterapkan oleh Kolonel Soedirman dikenal dengan sebutan...
A
Supit Urang
B
Gerilya Semesta
C
Benteng Stelsel
D
Pagar Betis
E
Bumi Hangus
NO. 35
Link Soal
Menghadapi arus globalisasi dan keterbukaan informasi, sikap yang paling tepat bagi bangsa Indonesia terhadap masuknya budaya dari negara maju adalah...
A
Menerima tanpa syarat demi kemajuan zaman
B
Menolak secara total untuk menjaga kemurnian budaya
C
Melakukan filterisasi dan penyesuaian dengan jati diri bangsa
D
Menganggap semua budaya asing berdampak negatif
E
Mengutamakan budaya asing karena lebih modern
NO. 36
Link Soal
Di Kota Swadaya, menjelang perhelatan akbar pemilihan kepala daerah, muncul sebuah entitas digital bernama 'Komunitas Pembela Kebenaran Sejati' di berbagai platform media sosial. Komunitas ini secara sistematis menyebarkan disinformasi dan narasi provokatif yang menuding bahwa salah satu kandidat memiliki agenda tersembunyi untuk mengubah dasar negara dan bahwa kebijakan pemerintah pusat saat ini sarat akan kepentingan asing yang merugikan rakyat. Meskipun informasi tersebut telah diverifikasi sebagai hoaks oleh lembaga berwenang, narasi ini berhasil memicu keresahan, kecurigaan, dan polarisasi tajam di tengah masyarakat. Beberapa diskusi daring bahkan berujung pada pertikaian verbal yang mengarah pada ancaman nyata terhadap kerukunan antarwarga. Kasus ini menunjukkan betapa rentannya persatuan bangsa terhadap ancaman non-militer di era digital.
Berdasarkan narasi tersebut, ancaman yang dihadapi bangsa ini secara fundamental bertentangan dengan esensi bela negara, terutama dalam konteks...
A
Pengamalan nilai-nilai Pancasila dan menjaga keutuhan ideologi negara.
B
Partisipasi aktif dalam sistem pertahanan keamanan rakyat semesta.
C
Pembangunan ekonomi nasional yang berdaya saing global.
D
Penegakan supremasi hukum dan keadilan tanpa pandang bulu.
E
Menjaga kedaulatan wilayah perbatasan negara dari infiltrasi asing.
NO. 37
Link Soal
Sistem pertahanan yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total dikenal dengan istilah...
A
Wajib Militer
B
Sishankamrata
C
Pertahanan Sipil
D
Keamanan Terpadu
E
Milisi Rakyat
NO. 38
Link Soal
Dalam menghadapi kompleksitas ancaman kontemporer seperti perang hibrida, serangan siber, dan penyebaran disinformasi yang masif, esensi Bela Negara tidak lagi terbatas pada aspek fisik militer. Menurut UUD NRI Tahun 1945, bagaimana seharusnya pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Indonesia merumuskan strategi Bela Negara yang paling komprehensif dan adaptif di era digital ini?
A
Memprioritaskan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan memperbesar jumlah personel militer untuk menjaga kedaulatan teritorial.
B
Menggalakkan program wajib militer bagi seluruh warga negara produktif sebagai bentuk persiapan fisik dan mental pertahanan negara.
C
Mengembangkan literasi digital dan kesadaran siber di kalangan masyarakat, sambil memperkuat kolaborasi lintas sektor (pemerintah, swasta, akademisi) dalam membangun ketahanan siber nasional dan narasi kebangsaan.
D
Memperketat pengawasan terhadap konten media sosial dan informasi yang berpotensi memecah belah bangsa melalui regulasi ketat.
E
Menekankan pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan secara intensif di semua jenjang pendidikan untuk memperkuat ideologi bangsa dari ancaman asing.
NO. 39
Link Soal
Ancaman nirmiliter di era globalisasi bisa lebih berbahaya daripada ancaman militer. Salah satu bentuk ancaman berdimensi ideologi yang memanfaatkan kebebasan informasi untuk memecah belah bangsa adalah...
A
Serangan siber terhadap data pusat perbankan nasional
B
Masuknya produk asing yang mematikan UMKM lokal
C
Penyebaran berita hoaks dan paham radikalisme melalui media sosial
D
Pelanggaran wilayah perbatasan oleh kapal nelayan asing
E
Penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda
NO. 40
Link Soal
Anda adalah seorang analis data di Kementerian X yang bertanggung jawab mengawasi integritas data pada platform layanan publik digital. Dalam beberapa minggu terakhir, Anda mendapati pola anomali pada akses dan distribusi data pribadi pengguna yang mencurigakan, terindikasi dilakukan oleh oknum internal yang memiliki akses administratif. Data tersebut tampaknya digunakan untuk kampanye disinformasi yang merugikan stabilitas nasional melalui akun-akun anonim di media sosial. Anda memiliki bukti awal namun belum final. Rekan kerja senior Anda menyarankan untuk tidak terlalu reaktif agar tidak mengganggu 'iklim kerja kondusif' menjelang evaluasi kinerja tahunan, sementara atasan langsung Anda sedang cuti panjang.
Sebagai seorang ASN yang menjunjung tinggi nilai Bela Negara, tindakan yang paling tepat dan berintegritas dalam situasi ini adalah...
A
Melaporkan segera temuan awal tersebut melalui saluran pelaporan internal yang berlaku (whistleblower system), meskipun atasan langsung sedang cuti, disertai permintaan untuk investigasi lebih lanjut.
B
Mengumpulkan lebih banyak bukti secara diam-diam dan komprehensif sebelum melaporkan, agar laporan memiliki dasar yang kuat dan tidak mudah dimentahkan.
C
Berkonsultasi secara informal dengan rekan senior yang Anda percaya untuk mencari solusi bersama, tanpa melibatkan saluran formal terlebih dahulu.
D
Mengabaikan temuan tersebut untuk sementara waktu demi menjaga stabilitas dan iklim kerja, sambil menunggu atasan langsung kembali dari cuti.
E
Mencoba mengonfrontasi oknum yang dicurigai secara langsung untuk meminta klarifikasi, dengan harapan masalah dapat diselesaikan secara internal tanpa laporan formal.