Pembahasan Soal TWKK - Bela Negara 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 8936. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 51
Link Soal
Penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman non-militer yang serius bagi Indonesia. Dalam konteks Bela Negara, bagaimana upaya pemberantasan narkoba relevan dengan pertahanan negara?
A
Mengandalkan bantuan sepenuhnya dari lembaga asing dalam penanganan masalah ini.
B
Mendelegasikan seluruh tanggung jawab pemberantasan kepada aparat kepolisian.
C
Menggalakkan edukasi dan kampanye untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko narkoba.
D
Meringankan sanksi hukum bagi individu yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.
E
Memperluas jalur distribusi narkoba demi tujuan mengendalikan pasar.
NO. 52
Link Soal
Mengapa ancaman terhadap ideologi negara, seperti radikalisme dan terorisme, menjadi persoalan fundamental dalam konteks Bela Negara di Indonesia?
A
Karena ancaman tersebut berpotensi mengubah arah kebijakan ekonomi nasional.
B
Karena radikalisme dan terorisme dapat mengganggu tatanan sosial serta merusak sendi-sendi Pancasila sebagai ideologi negara.
C
Karena ideologi negara dianggap tidak memiliki peran signifikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
D
Karena ancaman semacam ini lebih dominan mempengaruhi ranah politik luar negeri.
E
Karena tindakan terorisme secara eksklusif selalu dilakukan oleh pihak atau aktor dari luar negeri.
NO. 53
Link Soal
Menurut konsep pertahanan rakyat semesta (Sishankamrata), setiap individu warga negara memiliki peran dalam menjaga keamanan negara. Di era modern ini, bentuk peran seperti apa yang paling relevan untuk diwujudkan oleh warga negara?
A
Mengikuti pelatihan militer secara penuh waktu dan profesional.
B
Menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan melalui platform media sosial.
C
Menghindari segala bentuk interaksi dengan individu atau kelompok dari negara asing.
D
Secara sukarela mendaftarkan diri sebagai relawan militer di negara lain.
E
Mendelegasikan sepenuhnya tanggung jawab keamanan negara kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI).
NO. 54
Link Soal
Dalam sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata), Tentara Nasional Indonesia (TNI) berperan sebagai...
A
Kekuatan Pendukung
B
Kekuatan Utama sistem pertahanan
C
Kekuatan Utama sistem keamanan dan ketertiban
D
Satu-satunya komponen pertahanan negara
E
Kekuatan cadangan
NO. 55
Link Soal
Dalam konteks Bela Negara, menjaga keutuhan sosial adalah aspek krusial. Bagaimana masyarakat dapat memelihara keutuhan sosial di tengah keberagaman yang ada?
A
Hanya berpegang pada satu corak budaya saja.
B
Mengabaikan segala bentuk perbedaan demi menciptakan keseragaman mutlak.
C
Menghargai keragaman suku, agama, dan ras seraya memperkukuh semangat persatuan kebangsaan.
D
Mendorong pemisahan kelompok (segregasi) untuk menghindari potensi konflik.
E
Sepenuhnya menyerahkan penanganan isu sosial kepada otoritas pemerintah.
NO. 56
Link Soal
Berdasarkan UUD 1945, sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia bersifat semesta. Siapakah yang memegang tanggung jawab dalam upaya pertahanan dan keamanan negara tersebut?
A
Hanya Tentara Nasional Indonesia (TNI)
B
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk keamanan dalam negeri
C
TNI sebagai kekuatan utama dan Rakyat sebagai kekuatan pendukung
D
Seluruh Warga Negara Indonesia tanpa terkecuali
E
Dewan Keamanan PBB jika terjadi perang
NO. 57
Link Soal
Mengingat maraknya ancaman hoaks di tengah kemajuan teknologi informasi, bagaimana peran serta masyarakat dalam menangkalnya sebagai bagian dari Bela Negara?
A
Turut menyebarkan informasi yang diterima tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
B
Melakukan verifikasi berita sebelum membagikannya dan melaporkan konten yang meragukan.
C
Menghindari sepenuhnya semua berita yang berasal dari platform media sosial.
D
Mengandalkan pemerintah sepenuhnya untuk memverifikasi setiap informasi yang beredar.
E
Melakukan pembatasan akses informasi kepada seluruh lapisan masyarakat.
NO. 58
Link Soal
Di era digital, ancaman terhadap negara tidak lagi hanya berupa serangan militer (non-konvensional). Berikut ini yang merupakan contoh implementasi Bela Negara bagi seorang ahli IT (Teknologi Informasi) dalam menghadapi ancaman nirmiliter adalah...
A
Mengikuti wajib militer dan latihan menembak.
B
Menciptakan sistem keamanan siber (cyber security) untuk melindungi data strategis negara dari peretas.
C
Menutup semua akses internet asing masuk ke Indonesia.
D
Menyebarkan propaganda pemerintah di media sosial.
E
Membatasi penggunaan teknologi asing di masyarakat.
NO. 59
Link Soal
Ancaman nirmiliter di era globalisasi bisa merusak kedaulatan negara melalui bidang ekonomi. Serbuan produk asing yang mematikan UMKM lokal adalah contoh nyata. Sikap bela negara yang paling tepat bagi seorang warga negara dalam menghadapi ancaman ini adalah...
A
Melarang masuknya seluruh turis asing ke Indonesia
B
Melakukan aksi boikot terhadap semua produk impor tanpa terkecuali
C
Mencintai dan memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri
D
Meminta pemerintah menutup seluruh akses perdagangan bebas
E
Bergantung sepenuhnya pada subsidi pemerintah
NO. 60
Link Soal
Di era digital saat ini, ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan negara tidak hanya berbentuk agresi militer, tetapi juga berupa penyebaran disinformasi dan hoaks yang masif, yang berpotensi memecah belah bangsa dan melemahkan ketahanan nasional. Sebagai seorang warga negara yang sadar akan pentingnya Bela Negara, tindakan yang paling relevan dan efektif dalam konteks ancaman non-militer tersebut adalah...
A
Melaporkan setiap akun atau konten penyebar hoaks kepada platform media sosial dan aparat penegak hukum secara aktif.
B
Bersikap netral dan menunggu arahan dari pemerintah, karena penanganan hoaks adalah domain aparat keamanan siber.
C
Aktif melakukan literasi digital pribadi, mengedukasi lingkungan terdekat tentang verifikasi informasi, serta turut menyebarkan narasi kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila yang konstruktif.
D
Mengorganisir kelompok untuk menyerang balik penyebar hoaks dengan argumen yang kuat dan bahkan melakukan peretasan akun mereka.
E
Membatasi penggunaan media sosial dan fokus pada aktivitas luring untuk menghindari paparan informasi negatif.