Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 8. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 71
Link Soal
Untuk mengatasi ancaman radikalisme, pemerintah berupaya meningkatkan pemahaman Bela Negara di kalangan generasi muda. Bagaimana implementasi program Bela Negara di lingkungan sekolah mampu berkontribusi dalam memerangi radikalisme?
A
Mendorong partisipasi siswa yang lebih aktif dalam dinamika politik.
B
Menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat patriotisme sejak usia dini.
C
Mewajibkan semua siswa untuk mengikuti program pelatihan kemiliteran.
D
Menginisiasi adanya kompetisi atau persaingan ideologi di antara para siswa.
E
Mengurangi porsi pendidikan keagamaan dalam kurikulum sekolah.
NO. 72
Link Soal
Dalam kerangka sistem pertahanan negara, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berperan sebagai komponen utama, sementara masyarakat berfungsi sebagai komponen pendukung. Jelaskan bagaimana peran masyarakat sebagai komponen pendukung tersebut diwujudkan dalam sistem pertahanan?
A
Secara aktif mengikuti program wajib militer.
B
Menjalankan rutinitas pekerjaan sehari-hari tanpa campur tangan.
C
Menyampaikan informasi krusial mengenai potensi ancaman keamanan kepada aparat terkait.
D
Bertanggung jawab dalam merumuskan strategi pertahanan nasional.
E
Melimpahkan seluruh kewajiban pertahanan kepada institusi militer.
NO. 73
Link Soal
Sikap cinta tanah air dapat diwujudkan dalam berbagai tindakan nyata. Di antara pilihan berikut, manakah yang TIDAK mencerminkan wujud cinta pada tanah air dan bangsa?
A
Selalu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam forum resmi.
B
Mengutamakan penggunaan produk dalam negeri dibanding produk asing.
C
Aktif memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada wisatawan asing.
D
Berupaya mengurangi impor barang konsumtif agar devisa negara tetap stabil.
E
Menutup diri dari hubungan internasional dengan negara manapun dan melakukan proteksi mutlak.
NO. 74
Link Soal
Di tengah derasnya arus informasi dan globalisasi, ancaman terhadap ketahanan nasional tidak lagi hanya bersifat militer, melainkan juga non-militer seperti penyebaran disinformasi, ideologi transnasional, dan polarisasi sosial. Bentuk kesadaran bela negara yang paling relevan dan efektif untuk diterapkan oleh setiap warga negara dalam menghadapi tantangan non-militer tersebut guna menjaga keutuhan bangsa adalah...
A
Mengembangkan kemampuan pertahanan siber dan melaporkan setiap indikasi kejahatan siber kepada pihak berwenang.
B
Memperkuat literasi digital dan kemampuan berpikir kritis untuk memilah informasi serta aktif menyebarkan nilai-nilai Pancasila di media sosial.
C
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah untuk memupuk kebersamaan.
D
Mendukung sepenuhnya pembentukan badan khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme oleh pemerintah dengan anggaran yang besar.
E
Menolak segala bentuk pengaruh budaya asing dan kembali pada nilai-nilai kearifan lokal secara eksklusif untuk menjaga identitas bangsa.
NO. 75
Link Soal
Konsep Bela Negara telah berkembang seiring dinamika ancaman yang dihadapi bangsa. Jika dahulu lebih dominan pada aspek fisik dan militer, kini Bela Negara juga menuntut partisipasi aktif warga negara dalam menghadapi ancaman non-fisik seperti perang siber, disinformasi, radikalisme ideologi, dan krisis ekonomi global. Berdasarkan pemahaman tersebut, pernyataan manakah yang paling mencerminkan esensi kontribusi Bela Negara yang efektif dan relevan bagi seorang warga negara di era kontemporer?
A
Berpartisipasi dalam program wajib militer atau pelatihan dasar kemiliteran untuk menjaga kesiapsiagaan fisik pertahanan negara.
B
Aktif dalam komunitas sosial untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika guna mencegah polarisasi dan perpecahan bangsa.
C
Mengembangkan kompetensi digital dan literasi informasi untuk melawan narasi hoaks dan propaganda asing, serta berkontribusi pada inovasi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
D
Mematuhi hukum, membayar pajak, dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab dasar warga negara.
E
Menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan rakyat sebagai bentuk kontrol sosial demi perbaikan tata kelola negara.
NO. 76
Link Soal
Kabupaten Makmur sedang menghadapi serangkaian tantangan kompleks. Produksi pertanian lokal menurun drastis setelah beredarnya hoaks tentang kontaminasi produk melalui media sosial, mengakibatkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi petani. Di sisi lain, kelompok-kelompok radikal aktif menyebarkan ideologi anti-Pancasila di kalangan remaja melalui platform daring, mengancam persatuan bangsa. Bersamaan dengan itu, tim keamanan siber nasional mendeteksi adanya upaya peretasan sistem informasi vital pemerintah daerah yang diduga berasal dari aktor non-negara.
Dalam situasi ini, Ibu Siti, seorang guru sejarah, aktif menginisiasi diskusi kritis di sekolahnya tentang nilai-nilai Pancasila dan bahaya radikalisme. Bapak Budi, seorang ASN di Dinas Kominfo, bekerja keras mengedukasi masyarakat tentang literasi digital dan mengidentifikasi penyebar hoaks. Sementara itu, Dokter Lia dari Puskesmas setempat, menggerakkan kader kesehatan untuk meningkatkan imunisasi dan edukasi gaya hidup sehat, menjaga kesehatan publik di tengah ketidakpastian.
Dari narasi di atas, tindakan kolektif para profesional tersebut paling tepat merefleksikan esensi Bela Negara dalam konteks ancaman kontemporer, yaitu:
A
Penguatan Ketahanan Nasional melalui partisipasi aktif masyarakat sipil dalam menghadapi ancaman non-militer yang multidimensional.
B
Kesiapsiagaan menghadapi agresi militer tersembunyi dengan mengedepankan peran pertahanan sipil dan keamanan siber.
C
Upaya mitigasi dampak perang informasi dan budaya dengan fokus pada pendidikan karakter dan kesehatan publik.
D
Peran strategis aparatur negara dan guru dalam menjaga stabilitas keamanan internal dari ancaman disintegrasi bangsa.
E
Transformasi konsep Bela Negara dari pertahanan fisik ke pertahanan berbasis ekonomi digital dan kebudayaan.
NO. 77
Link Soal
Ancaman non-militer seperti pandemi dapat berpotensi membahayakan keamanan nasional. Dalam konteks Bela Negara, tindakan konkret apa yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi ancaman tersebut?
A
Meningkatkan ketergantungan terhadap dukungan dan bantuan dari pihak internasional.
B
Menghentikan seluruh kegiatan ekonomi hingga kondisi pandemi benar-benar berakhir.
C
Mengembangkan kapabilitas nasional dalam penelitian serta produksi alat-alat kesehatan dan vaksin.
D
Melimpahkan seluruh tanggung jawab penanganan pandemi kepada negara-negara maju.
E
Mengabaikan ancaman ini karena dianggap kurang prioritas dibandingkan ancaman militer.
NO. 78
Link Soal
Ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata dan terorganisir yang dinilai membahayakan kedaulatan negara disebut...
A
Ancaman militer
B
Ancaman non-militer
C
Ancaman hibrida
D
Sabotase
E
Spionase
NO. 79
Link Soal
Globalisasi dan perkembangan teknologi informasi telah mengubah lanskap ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan NKRI. Dalam konteks ini, partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menjadi krusial dalam mewujudkan Bela Negara. Dari pernyataan berikut, manakah yang paling akurat menggambarkan implementasi Bela Negara yang komprehensif di era kontemporer?
A
Mendorong peningkatan anggaran pertahanan negara secara masif dan wajib militer bagi seluruh pemuda untuk menghadapi ancaman militer tradisional dan modern.
B
Melibatkan setiap warga negara dalam upaya kolektif menjaga ketahanan nasional di berbagai sektor, termasuk ekonomi digital, kebudayaan, lingkungan hidup, serta melawan hoaks dan radikalisme.
C
Mengedepankan kebijakan isolasionisme untuk meminimalisir pengaruh budaya asing dan ideologi transnasional yang berpotensi merusak nilai-nilai luhur bangsa.
D
Fokus pada pengembangan teknologi persenjataan canggih dan intelijen siber untuk mendeteksi dan menanggulangi serangan siber dari pihak eksternal.
E
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada institusi TNI dan Polri, sementara masyarakat cukup berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
NO. 80
Link Soal
Di tengah lanskap ancaman kontemporer yang semakin kompleks, termasuk perang hibrida, serangan siber, disinformasi masif, dan ancaman ideologis transnasional, pemahaman dan implementasi 'Bela Negara' di Indonesia perlu mengalami penyesuaian fundamental. Apabila fokus tradisional lebih menekankan pada aspek pertahanan militer, bagaimana seharusnya strategi 'Bela Negara' Indonesia berevolusi agar tetap relevan dan efektif dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa di era modern ini?
A
Memperkuat alutsista dan kapasitas militer konvensional secara masif untuk menghadapi potensi invasi fisik dari negara lain.
B
Mengalokasikan seluruh anggaran pertahanan untuk pembangunan infrastruktur siber dan teknologi informasi guna menangkal serangan digital.
C
Menitikberatkan pada program deradikalisasi dan kontra-propaganda melalui pendekatan keamanan yang represif untuk menumpas ancaman ideologis.
D
Mengembangkan konsep pertahanan semesta yang mengintegrasikan kekuatan militer dan non-militer, melibatkan seluruh komponen bangsa dalam menghadapi multi-dimensi ancaman, serta membangun ketahanan nasional berbasis nilai-nilai Pancasila.
E
Menerbitkan regulasi baru yang membatasi kebebasan berekspresi dan informasi di ranah digital untuk mencegah penyebaran disinformasi dan ancaman non-militer lainnya.