PRIVAT ASN FAJAR

Pembahasan Soal TWKK - Bela Negara 2026

Fokus membahas soal nomor ID: 8393. Lihat semua soal

Untuk menjaga keutuhan wilayah perbatasan sebagai bagian dari Bela Negara, tindakan strategis apa yang harus diimplementasikan oleh pemerintah?
A
Mengurangi intensitas pengawasan di wilayah perbatasan karena biaya operasional yang tinggi.
B
Meningkatkan pengawasan dan membangun infrastruktur yang memadai di wilayah perbatasan guna mencegah pelanggaran kedaulatan.
C
Menyerahkan pengelolaan wilayah perbatasan kepada otoritas negara tetangga.
D
Mengurangi kehadiran aparat keamanan di sepanjang garis perbatasan negara.
E
Mengabaikan ancaman di wilayah perbatasan dengan alasan fokus utama pada wilayah inti dalam negeri.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era digital saat ini, Indonesia menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks, termasuk penyebaran hoaks, disinformasi, dan upaya peretasan data pribadi serta sistem vital negara. Sebagai seorang warga negara yang memiliki kesadaran bela negara, tindakan proaktif apa yang paling tepat dan strategis untuk berkontribusi dalam menjaga kedaulatan siber nasional?
A
Melaporkan setiap akun media sosial yang dicurigai menyebarkan hoaks atau disinformasi kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.
B
Mengikuti wajib militer sebagai bentuk kesiapsiagaan fisik menghadapi ancaman dari dunia maya.
C
Meningkatkan literasi digital pribadi dan keluarga, serta aktif mengedukasi komunitas tentang pentingnya verifikasi informasi dan keamanan data pribadi.
D
Menuntut pemerintah untuk segera memblokir semua platform media sosial asing yang rentan disalahgunakan sebagai sarana ancaman siber.
E
Berdiam diri dan menganggap masalah ancaman siber adalah tanggung jawab penuh aparat keamanan siber negara saja.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era digitalisasi dan ancaman non-militer yang semakin kompleks seperti serangan siber, penyebaran hoaks, dan pandemi, pemahaman dan implementasi Bela Negara bagi warga negara Indonesia harus mengalami reorientasi dari sekadar konsep pertahanan fisik menjadi upaya komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat merepresentasikan esensi Bela Negara yang adaptif dan partisipatif bagi warga negara dalam menghadapi tantangan kontemporer tersebut?
A
Mengutamakan peningkatan jumlah personel militer dan alokasi anggaran pertahanan sebagai respons utama terhadap semua bentuk ancaman.
B
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pertahanan negara kepada TNI dan Polri, sementara warga negara cukup mematuhi hukum dan membayar pajak.
C
Berperan aktif dalam menjaga ruang siber dari disinformasi, mengembangkan inovasi teknologi untuk kemandirian bangsa, serta berkontribusi pada penanganan krisis kesehatan dan lingkungan, sesuai dengan profesi dan kapasitas masing-masing.
D
Menggalakkan program wajib militer bagi seluruh warga negara tanpa kecuali untuk memastikan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi invasi.
E
Memprioritaskan kerja sama internasional dan aliansi militer dengan negara-negara maju untuk menjamin keamanan nasional dari ancaman eksternal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era digitalisasi dan globalisasi, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer semata, melainkan meluas ke ranah siber, ideologi radikal, disinformasi, hingga ketidakstabilan ekonomi global. Dalam konteks ini, partisipasi setiap warga negara dalam upaya Bela Negara harus bergeser dari paradigma tradisional menjadi lebih komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan esensi partisipasi Bela Negara di tengah kompleksitas ancaman kontemporer?
A
Partisipasi Bela Negara harus difokuskan pada peningkatan kekuatan militer dan pelatihan wajib militer bagi seluruh warga negara untuk menghadapi ancaman fisik yang mungkin terjadi.
B
Bela Negara diwujudkan melalui penguatan identitas nasional, literasi digital untuk menangkal hoaks, pengembangan inovasi, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan.
C
Peran utama Bela Negara adalah memastikan setiap warga negara siap secara fisik dan mental untuk menjadi garda terdepan dalam pertahanan sipil menghadapi bencana alam dan konflik sosial.
D
Partisipasi warga negara dalam Bela Negara di masa kini lebih tepat diartikan sebagai kewajiban untuk aktif mengawasi kebijakan pemerintah dan menuntut transparansi anggaran pertahanan negara.
E
Esensi Bela Negara kontemporer menuntut warga negara untuk berinvestasi dalam teknologi pertahanan canggih dan mendukung industri strategis agar negara memiliki daya tawar di kancah internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 menyatakan bahwa warga negara berusia 18-50 tahun wajib mengikuti latihan dasar militer jika dianggap perlu. Apa sasaran pokok dari ketentuan kebijakan ini?
A
Mempersiapkan warga untuk bergabung menjadi prajurit TNI.
B
Membentuk tenaga kerja yang memiliki kedisiplinan tinggi.
C
Menjamin bahwa setiap warga negara memiliki kapabilitas dasar dalam pertahanan negara.
D
Meningkatkan tingkat kedisiplinan secara nasional.
E
Mendorong kemajuan ekonomi melalui implementasi bela negara.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di sebuah negeri fiktif bernama 'Nusantara Jaya', pasukan penjajah 'Imperium Hitam' berhasil menguasai sebagian besar wilayah dan ibu kota. Pemimpin tertinggi negeri, seorang jenderal bernama Wijoyo, dihadapkan pada pilihan sulit: menyerah dan menerima perjanjian damai yang merugikan kedaulatan, atau melanjutkan perlawanan. Meskipun kesehatannya memburuk drastis akibat penyakit yang menggerogoti tubuhnya, Jenderal Wijoyo menolak menyerah. Dengan dipandu oleh para prajurit setianya, ia memutuskan untuk memimpin pasukan kecilnya bergerilya melintasi hutan belantara dan pegunungan terjal. Jenderal Wijoyo terus membakar semangat rakyat dan pasukannya untuk mempertahankan kemerdekaan, menolak setiap bentuk kompromi yang akan merendahkan martabat bangsanya. Semangat juang dan pengorbanannya menjadi inspirasi utama bagi seluruh rakyat Nusantara Jaya hingga akhirnya Imperium Hitam berhasil dipukul mundur. Perjuangan Jenderal Wijoyo ini sangat identik dengan nilai bela negara yang ditunjukkan oleh seorang tokoh pahlawan nasional Indonesia, yaitu...
A
Jenderal Sudirman
B
Mohammad Hatta
C
Soekarno
D
Pangeran Diponegoro
E
Cut Nyak Dien

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Ancaman kesehatan berskala global, seperti pandemi, telah menegaskan betapa krusialnya ketahanan kesehatan sebagai bagian integral dari Bela Negara. Upaya konkret apa yang dapat dilakukan untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional?
A
Secara penuh mengandalkan impor obat-obatan dan alat kesehatan dari luar negeri.
B
Meningkatkan kapasitas riset kesehatan di dalam negeri serta kemandirian produksi alat kesehatan dan obat-obatan.
C
Melakukan pemotongan anggaran yang dialokasikan untuk sektor kesehatan.
D
Mendelegasikan seluruh tanggung jawab penanganan kesehatan kepada organisasi internasional.
E
Meningkatkan ketergantungan pada bantuan kesehatan yang diberikan oleh negara lain.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Desa Makmur Jaya, sebuah desa yang terletak di perbatasan negara, menghadapi berbagai tantangan multidimensional. Beberapa waktu lalu, muncul isu ketegangan di perbatasan yang memicu kekhawatiran warga. Namun, ancaman yang lebih halus dan persisten belakangan ini mulai terasa: sistem informasi desa yang mengelola data kependudukan diretas, menyebabkan kekacauan administrasi; masifnya hoaks di media sosial mengenai krisis pangan dan kebijakan pemerintah memicu keresahan; serta upaya infiltrasi ideologi radikal yang menjanjikan solusi instan atas masalah sosial. Di tengah situasi ini, Ibu Siti, seorang guru SD, secara aktif menggalakkan literasi digital dan nilai-nilai Pancasila di sekolah. Bapak Budi, Kepala Puskesmas, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan mental dan membendung informasi kesehatan palsu. Sementara itu, Pak Arya, seorang ASN di kantor kecamatan, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sistem yang diretas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya verifikasi informasi. Berdasarkan narasi di atas, tindakan yang paling tepat menggambarkan esensi Bela Negara kontemporer dan paling efektif dalam memperkuat Ketahanan Nasional Desa Makmur Jaya di tengah kompleksitas ancaman yang dihadapi adalah...
A
Mengaktifkan siskamling dan pelatihan milisi rakyat sebagai respons utama terhadap ancaman di perbatasan, sembari menunggu bantuan dari aparat keamanan pusat.
B
Kolaborasi sinergis antara Ibu Siti (guru), Bapak Budi (dokter), dan Pak Arya (ASN) dalam membangun ketahanan masyarakat melalui literasi digital, edukasi kesehatan mental, serta pemulihan dan edukasi sistem informasi, sebagai respons terhadap ancaman non-militer.
C
Memprioritaskan pembangunan firewall dan sistem keamanan siber yang canggih untuk melindungi data desa, serta mengadakan seminar anti-radikalisme yang melibatkan tokoh agama.
D
Pembentukan gugus tugas khusus penanggulangan hoaks dan radikalisme yang beranggotakan perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat desa untuk melakukan filter informasi dan penindakan.
E
Peningkatan alokasi anggaran desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan diversifikasi sumber penghasilan guna membentengi diri dari manipulasi isu ekonomi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam konteks perjuangan kemerdekaan Indonesia dan semangat bela negara, Sayuti Melik dikenal memiliki kontribusi signifikan, yaitu ...
A
Menginisiasi pembentukan koperasi rakyat sebagai bentuk dukungan ekonomi.
B
Ikut serta dalam proses perumusan teks proklamasi kemerdekaan.
C
Berperan aktif dalam perlawanan bawah tanah menentang pendudukan Jepang.
D
Menjadi juru ketik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan Soekarno.
E
Berkontribusi dalam penyusunan kesepakatan damai antara Indonesia dan Belanda.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Bu Ratna menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Harapan Jaya. Dalam beberapa bulan terakhir, kantornya mengalami lonjakan signifikan permohonan dokumen kependudukan, didorong oleh program pemerintah pusat untuk pemerataan akses identitas. Di tengah tekanan kerja yang tinggi, Bu Ratna mendapati laporan tentang adanya praktik percaloan yang menawarkan 'jalur cepat' dengan imbalan, serta beberapa pegawainya mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan potensi pelanggaran prosedur demi efisiensi semata. Bu Ratna juga menerima serangkaian kritik anonim yang menyudutkan integritas pelayanan di Disdukcapil. Sebagai seorang ASN yang mengamalkan nilai-nilai Bela Negara, tindakan yang paling tepat diambil oleh Bu Ratna adalah...
A
Segera menerbitkan surat edaran internal yang berisi ancaman sanksi tegas bagi pegawai yang melanggar prosedur atau terlibat percaloan, tanpa membuka ruang dialog.
B
Memprioritaskan penyelesaian tumpukan permohonan dengan memberikan instruksi untuk memangkas beberapa tahapan prosedur yang dianggap tidak krusial, demi percepatan pelayanan publik.
C
Berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindak calo dan secara proaktif mengedukasi masyarakat tentang prosedur resmi, sekaligus memperkuat sistem pengawasan internal dan memberikan pembinaan moral kepada pegawai terkait pentingnya integritas dan profesionalisme.
D
Mengabaikan kritik anonim dan fokus pada peningkatan kesejahteraan pegawai melalui pengajuan anggaran lembur serta tunjangan khusus, agar kinerja meningkat.
E
Mengusulkan agar sistem pelayanan diubah menjadi sepenuhnya daring untuk meminimalkan interaksi langsung dan potensi percaloan, tanpa menindak praktik yang sudah terjadi.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.