PRIVAT ASN FAJAR

Pembahasan Soal TWKK - Bela Negara 2026

Fokus membahas soal nomor ID: 389. Lihat semua soal

Produk-produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam negeri seringkali diremehkan dibandingkan produk asing, padahal kualitasnya tidak kalah. Pembelian produk UMKM domestik dianggap sebagai bentuk kontribusi dalam mempertahankan keutuhan NKRI. Mengapa demikian?
A
Karena mendukung UMKM secara langsung memperkuat ideologi bangsa.
B
Karena pembelian produk UMKM mengukuhkan komitmen politik para pemimpin bangsa.
C
Karena hal tersebut berkontribusi besar pada penguatan perekonomian masyarakat kecil.
D
Karena tindakan ini membantu dalam menjalin kekuatan kehidupan sosial masyarakat.
E
Karena itu adalah bentuk penghargaan terhadap kreativitas dan karya masyarakat lokal.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di sebuah kota kecil, "Makmur Jaya", sedang dihadapkan pada gelombang ancaman non-militer yang kompleks. Sektor ekonomi lokal tertekan akibat serbuan produk impor ilegal yang merajalela di pasar daring, mengakibatkan banyak UMKM gulung tikar. Di sisi lain, konten-konten radikal berbasis ideologi transnasional semakin masif menyebar melalui grup-grup media sosial yang menargetkan kaum muda, mengikis nilai-nilai Pancasila. Bersamaan dengan itu, berita-berita palsu (hoax) mengenai vaksinasi, kebijakan pembangunan daerah, dan bahkan integritas tokoh masyarakat setempat, terus-menerus membanjiri lini masa, menciptakan keresahan dan polarisasi di masyarakat. Dalam situasi ini, Bapak Budi, seorang guru sejarah Pahlawan Nasional (ASN) di SMP setempat, merasa resah melihat beberapa muridnya mulai menunjukkan sikap intoleran dan sering membagikan konten meragukan. Ibu Rina, seorang dokter di Puskesmas, juga kewalahan menghadapi pasien yang menolak pengobatan medis berdasarkan informasi hoax. Sementara itu, Pak Arman, seorang Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi di Pemda, sedang berupaya keras menggerakkan kembali ekonomi lokal dan melawan narasi negatif tentang produk dalam negeri. Jika Pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat dan elemen sipil berdiskusi untuk merumuskan strategi Bela Negara yang paling efektif dan komprehensif guna mengatasi multidimensionalitas ancaman tersebut, manakah strategi Bela Negara yang paling fundamental dan mencerminkan esensi Ketahanan Nasional untuk jangka panjang, serta bagaimana peran profesi Bapak Budi, Ibu Rina, dan Pak Arman dapat diintegrasikan secara optimal?
A
Memperkuat pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan serta literasi digital oleh guru (Bapak Budi) untuk membentengi generasi muda dari radikalisme dan hoax, disokong oleh edukasi kesehatan berbasis sains oleh dokter (Ibu Rina) untuk melawan misinformasi kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal melalui kebijakan pro-UMKM dan edukasi konsumen oleh pejabat (Pak Arman) untuk menjaga kedaulatan ekonomi, semua terintegrasi dalam upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat sebagai pilar utama Ketahanan Nasional dalam menghadapi ancaman non-militer.
B
Melibatkan aparat keamanan untuk melakukan penindakan hukum terhadap penyebar hoax dan pelaku ekonomi ilegal, sambil meminta guru dan dokter untuk fokus pada tugas pokok mereka di bidang pendidikan dan kesehatan, karena Bela Negara utama adalah tanggung jawab militer dan penegak hukum.
C
Membangun pusat-pusat informasi tandingan yang menyebarkan narasi positif dan menangkis setiap hoax secara langsung, serta mengadakan pelatihan bela negara fisik bagi seluruh elemen masyarakat, sementara profesi guru, dokter, dan ASN tetap menjalankan tugas utamanya.
D
Mengadakan forum-forum dialog antarumat beragama dan lintas budaya untuk mencegah radikalisme, serta memboikot produk impor dan melaporkan semua konten negatif di media sosial, sambil mengandalkan peran aktif tokoh masyarakat dan aktivis sebagai garda terdepan Bela Negara.
E
Fokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui bantuan langsung tunai dan subsidi, dengan harapan masyarakat tidak mudah terpengaruh hoax dan radikalisme, dan profesi ASN seperti guru dan dokter cukup mendukung program pemerintah di bidangnya masing-masing tanpa perlu intervensi khusus.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Ancaman terhadap negara tidak hanya berupa serangan militer, tetapi juga non-militer. Berikut ini yang merupakan contoh ancaman non-militer di bidang ekonomi adalah...
A
Pelanggaran wilayah perbatasan oleh kapal asing
B
Penyebaran ideologi radikal melalui media sosial
C
Membanjirnya produk impor yang mematikan UMKM lokal
D
Pemberontakan bersenjata di daerah konflik
E
Wabah penyakit menular yang meluas

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam konteks globalisasi yang semakin intens, tantangan terhadap kedaulatan ekonomi semakin meningkat. Upaya konkret apa yang dapat dilakukan untuk melindungi kedaulatan ekonomi Indonesia sebagai bagian dari implementasi Bela Negara?
A
Mengurangi kapasitas produksi domestik dan lebih memilih untuk mengandalkan barang impor.
B
Meningkatkan kualitas dan daya saing produk-produk dalam negeri di pasar global.
C
Menghilangkan berbagai regulasi guna menarik investasi asing dalam skala besar.
D
Melimpahkan pengelolaan keseluruhan perekonomian nasional kepada entitas asing.
E
Meminimalkan inovasi pada sektor-sektor yang dianggap strategis.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi yang pesat, bagaimana pemerintah seharusnya bertindak untuk meminimalisir ancaman siber terhadap kedaulatan negara?
A
Sepenuhnya mengandalkan negara lain untuk mengatasi serangan siber.
B
Memperkuat kemampuan pertahanan siber nasional dan menyelenggarakan edukasi keamanan digital bagi publik.
C
Mengabaikan ancaman siber karena dianggap tidak memiliki kaitan dengan keamanan fisik.
D
Melakukan pembatasan total terhadap akses internet di seluruh wilayah negara.
E
Menyerahkan pengelolaan infrastruktur siber negara kepada entitas bisnis asing.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era digital, bagaimana generasi muda dapat mengoptimalkan peran serta mereka dalam memperkuat sistem pertahanan negara?
A
Menyebarkan informasi yang sensasional tanpa melalui proses verifikasi.
B
Menghiraukan pemanfaatan teknologi dalam rutinitas sehari-hari.
C
Mengembangkan kompetensi digital yang relevan dengan bidang pertahanan, seperti keamanan siber.
D
Mengurangi keterlibatan dalam aktivitas sosial di dunia digital.
E
Bergantung sepenuhnya pada bantuan negara lain untuk mengamankan sistem siber Indonesia.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Di era digitalisasi dan globalisasi, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi terbatas pada agresi militer semata, melainkan meluas ke ranah siber, ideologi radikal, disinformasi, hingga ketidakstabilan ekonomi global. Dalam konteks ini, partisipasi setiap warga negara dalam upaya Bela Negara harus bergeser dari paradigma tradisional menjadi lebih komprehensif. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan esensi partisipasi Bela Negara di tengah kompleksitas ancaman kontemporer?
A
Partisipasi Bela Negara harus difokuskan pada peningkatan kekuatan militer dan pelatihan wajib militer bagi seluruh warga negara untuk menghadapi ancaman fisik yang mungkin terjadi.
B
Bela Negara diwujudkan melalui penguatan identitas nasional, literasi digital untuk menangkal hoaks, pengembangan inovasi, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan.
C
Peran utama Bela Negara adalah memastikan setiap warga negara siap secara fisik dan mental untuk menjadi garda terdepan dalam pertahanan sipil menghadapi bencana alam dan konflik sosial.
D
Partisipasi warga negara dalam Bela Negara di masa kini lebih tepat diartikan sebagai kewajiban untuk aktif mengawasi kebijakan pemerintah dan menuntut transparansi anggaran pertahanan negara.
E
Esensi Bela Negara kontemporer menuntut warga negara untuk berinvestasi dalam teknologi pertahanan canggih dan mendukung industri strategis agar negara memiliki daya tawar di kancah internasional.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Mengingat ketahanan pangan adalah bagian integral dari Bela Negara, apa strategi utama pemerintah untuk mencapai kedaulatan pangan nasional?
A
Mengurangi volume produksi pertanian di dalam negeri.
B
Meningkatkan tingkat ketergantungan pada impor bahan pangan.
C
Mendorong inovasi di sektor pertanian dan memperkuat produksi pangan lokal.
D
Menyerahkan pengelolaan sektor pangan sepenuhnya kepada pihak asing.
E
Memfokuskan investasi hanya pada produk pangan yang diekspor.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Untuk mengintensifkan kesadaran tentang Bela Negara, pemerintah telah memperkenalkan program pendidikan Bela Negara di berbagai institusi sekolah. Apa luaran utama yang diharapkan dari pelaksanaan pendidikan tersebut?
A
Meningkatkan kompetensi akademik peserta didik.
B
Mempersiapkan peserta didik untuk berkarir di sektor militer.
C
Mengembangkan semangat patriotisme dan rasa tanggung jawab terhadap negara pada generasi muda.
D
Menciptakan peserta didik yang lebih patuh dan disiplin dalam rutinitas harian.
E
Mendorong partisipasi peserta didik dalam aktivitas politik.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Desa Makmur, sebuah desa terpencil yang kaya akan sumber daya alam, tiba-tiba dihadapkan pada serangkaian tantangan kompleks. Kelompok-kelompok tak bertanggung jawab mulai menyebarkan informasi palsu (hoaks) melalui media sosial tentang hasil tambang ilegal yang konon dilakukan oleh pejabat desa, memicu kemarahan warga dan konflik horizontal. Di sisi lain, muncul pula ajaran radikal yang mengatasnamakan agama, memecah belah kerukunan antarwarga dan menggerus nilai-nilai kearifan lokal. Bersamaan dengan itu, beberapa kasus penyakit menular muncul yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan akibat aktivitas penambangan liar di dekat sungai, namun informasi mengenai penyebab dan penanganannya juga simpang siur karena hoaks yang beredar. Dalam situasi ini, Pak Budi (seorang Guru), Ibu Sita (seorang Dokter Puskesmas), dan Pak Amir (Kepala Desa sekaligus ASN) berdiskusi mengenai langkah terbaik untuk menjaga keutuhan dan keberlangsungan Desa Makmur. Berdasarkan narasi di atas, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan bentuk Bela Negara esensial yang harus diprioritaskan oleh ketiga profesi tersebut dalam menghadapi ancaman multidimensional di Desa Makmur?
A
Pak Budi aktif mengedukasi siswa dan orang tua tentang literasi digital dan bahaya radikalisme; Ibu Sita proaktif memberikan edukasi kesehatan dan menangani dampak lingkungan sambil meluruskan hoaks medis; Pak Amir memimpin koordinasi lintas sektor, memastikan penegakan hukum terhadap penambangan ilegal, dan menggalakkan dialog kerukunan antarwarga.
B
Pak Budi fokus mengajar mata pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan secara intensif; Ibu Sita menggalang dana untuk pengobatan massal bagi warga terdampak; Pak Amir melaporkan seluruh insiden kepada aparat keamanan pusat untuk penanganan militer dan non-militer.
C
Pak Budi mengadakan kegiatan bakti sosial untuk meningkatkan kebersamaan; Ibu Sita mendirikan posko kesehatan darurat di area penambangan; Pak Amir membentuk satgas khusus untuk memburu penyebar hoaks di media sosial.
D
Ketiganya membentuk unit pertahanan sipil swakarsa untuk menjaga keamanan desa dari ancaman pihak luar; seraya menunggu bantuan militer datang untuk menumpas kelompok radikal dan penambang ilegal.
E
Pak Budi menyelenggarakan seminar tentang sejarah perjuangan bangsa; Ibu Sita menyosialisasikan pentingnya pola hidup bersih dan sehat; Pak Amir meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada isu yang beredar tanpa melakukan klarifikasi ke kantor desa.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.