Bank Soal TWKK CPNS 2026: Bela Negara
Halaman 9. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 81
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan revolusi industri 4.0, ancaman terhadap kedaulatan negara tidak lagi hanya bersifat fisik, melainkan juga merambah ruang siber. Fenomena penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan campur tangan asing melalui media sosial telah menjadi tantangan serius yang dapat mengikis persatuan bangsa dan mengancam keamanan nasional. Sebagai seorang warga negara yang memahami esensi Bela Negara, tindakan konkret paling efektif yang harus diutamakan dalam menghadapi ancaman siber tersebut adalah...
A
Melaporkan setiap konten negatif kepada pihak berwajib dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
B
Mengabaikan informasi yang mencurigakan dan hanya membagikan konten positif untuk menjaga suasana kondusif.
C
Berpartisipasi aktif dalam diskusi daring untuk mengklarifikasi hoaks dan menyebarkan narasi kebangsaan yang positif.
D
Mengembangkan kemampuan literasi digital diri sendiri dan mendorong komunitas untuk memverifikasi informasi secara kritis.
E
Menuntut pemerintah untuk memperketat regulasi siber dan melakukan pemblokiran massal terhadap situs atau akun penyebar hoaks.
NO. 82
Link Soal
Radikalisme menjadi salah satu ancaman signifikan terhadap kedaulatan ideologi negara. Strategi apa yang dapat diimplementasikan pemerintah untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana melawan radikalisme?
A
Menutup secara total semua platform media sosial yang tersedia.
B
Memaksimalkan penggunaan media sosial untuk melancarkan kampanye anti-radikalisme dan menyebarkan nilai-nilai kebangsaan.
C
Menerapkan pembatasan ketat terhadap akses dan penggunaan media sosial oleh masyarakat.
D
Melarang sepenuhnya warga negara untuk mengakses informasi yang berasal dari luar negeri.
E
Menghindari segala bentuk pembahasan atau diskusi mengenai ideologi negara di media sosial.
NO. 83
Link Soal
Pemberontakan DI/TII yang terjadi di Jawa Barat merupakan salah satu ancaman terhadap stabilitas kedaulatan negara pasca kemerdekaan. Pemberontakan ini dipimpin oleh...
A
Amir Syarifuddin
B
Kartosuwiryo
C
Muso
D
Semaun
E
Dharsono
NO. 84
Link Soal
Dalam menjalin hubungan internasional, sebuah negara menggunakan berbagai instrumen untuk mencapai kepentingan nasionalnya. Di bawah ini adalah sarana-sarana yang lazim digunakan dalam hubungan internasional, KECUALI...
A
Diplomasi
B
Propaganda
C
Kekuatan Ekonomi
D
Kekuatan Militer (Show of force)
E
Peperangan terbuka
NO. 85
Link Soal
Menjaga integritas wilayah adalah komponen esensial dari Bela Negara. Terutama di wilayah perbatasan, langkah strategis apa yang bisa diambil pemerintah untuk mencegah pelanggaran kedaulatan wilayah Indonesia?
A
Mengurangi kehadiran personel militer di area perbatasan.
B
Menyerahkan tanggung jawab pengawasan wilayah perbatasan kepada negara tetangga.
C
Meningkatkan pengawasan serta kehadiran aparat keamanan di sepanjang wilayah perbatasan.
D
Menyediakan lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan.
E
Mengandalkan sepenuhnya bantuan militer dari negara-negara sahabat.
NO. 86
Link Soal
Ancaman militer adalah ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata. Berikut ini yang BUKAN termasuk ancaman militer adalah...
A
Agresi militer asing
B
Spionase (Mata-mata)
C
Sabotase objek vital
D
Penyalahgunaan narkoba
E
Pelanggaran wilayah oleh kapal perang
NO. 87
Link Soal
Di era digital, bagaimana generasi muda dapat mengoptimalkan peran serta mereka dalam memperkuat sistem pertahanan negara?
A
Menyebarkan informasi yang sensasional tanpa melalui proses verifikasi.
B
Menghiraukan pemanfaatan teknologi dalam rutinitas sehari-hari.
C
Mengembangkan kompetensi digital yang relevan dengan bidang pertahanan, seperti keamanan siber.
D
Mengurangi keterlibatan dalam aktivitas sosial di dunia digital.
E
Bergantung sepenuhnya pada bantuan negara lain untuk mengamankan sistem siber Indonesia.
NO. 88
Link Soal
Pemerintah sedang merumuskan kebijakan terkait investasi asing di sektor pertambangan strategis. Beberapa pihak menyuarakan kekhawatiran bahwa investasi besar-besaran dapat mengancam kedaulatan ekonomi dan lingkungan, serta tidak memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. Di sisi lain, ada argumen bahwa investasi tersebut vital untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Debat publik berlangsung sengit, melibatkan berbagai pakar, politisi, dan masyarakat sipil.
Dalam konteks Bela Negara, bagaimana seharusnya pendekatan pemerintah dan ASN dalam menyeimbangkan kepentingan investasi asing dengan prinsip kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, dan apa esensi Bela Negara yang harus dipegang teguh dalam pengambilan keputusan krusial ini?
A
Memaksimalkan investasi asing untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, dengan asumsi bahwa pertumbuhan ekonomi adalah kunci utama ketahanan nasional, sambil mengabaikan kekhawatiran kecil tentang lingkungan.
B
Mengutamakan perlindungan sumber daya alam dan lingkungan, bahkan jika itu berarti menghambat investasi asing, karena menjaga keberlanjutan alam adalah bentuk Bela Negara yang fundamental bagi masa depan bangsa.
C
Mengkaji secara mendalam dampak positif dan negatif dari investasi tersebut, melibatkan partisipasi publik yang transparan, serta memastikan kerangka regulasi yang kuat untuk menjamin kedaulatan ekonomi dan pembagian manfaat yang adil bagi rakyat, sebagai manifestasi Bela Negara yang seutuhnya.
D
Menunda semua investasi asing hingga seluruh kekhawatiran publik teratasi sepenuhnya, agar tidak ada potensi konflik dan penolakan dari masyarakat, demi menjaga stabilitas sosial dan politik.
E
Membuat keputusan berdasarkan kajian teknokratis dan rekomendasi ahli ekonomi, tanpa terlalu terpengaruh oleh opini publik yang bias, demi efisiensi dan kecepatan pembangunan yang krusial bagi kemajuan bangsa.
NO. 89
Link Soal
Ketahanan energi memegang peranan vital dalam Bela Negara. Bagaimana cara efektif untuk meningkatkan ketahanan energi di Indonesia?
A
Meningkatkan ketergantungan pada pasokan energi fosil dari impor.
B
Mengembangkan energi terbarukan dan mengurangi kebergantungan pada energi impor.
C
Menerapkan pembatasan ketat terhadap penggunaan energi di dalam negeri.
D
Hanya mengandalkan bantuan energi dari negara lain tanpa upaya mandiri.
E
Menyerahkan pengelolaan seluruh sektor energi kepada perusahaan-perusahaan asing.
NO. 90
Link Soal
Di tengah krisis pandemi global yang melanda, sebuah daerah terpencil mengalami kelangkaan pasokan oksigen medis yang sangat vital. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di dinas kesehatan daerah tersebut, yang sebenarnya bertugas di bagian administrasi dan tidak memiliki wewenang langsung dalam logistik, secara proaktif menginisiasi kontak dengan berbagai pihak swasta dan masyarakat sipil. Dengan keberanian dan kegigihan, ia berhasil mengkoordinasikan pengiriman oksigen darurat, bahkan mempertaruhkan reputasi dan jabatannya karena melampaui deskripsi tugas resminya demi menyelamatkan banyak nyawa. Tindakan ASN ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Dalam konteks nilai-nilai Bela Negara, implikasi terpenting dari tindakan ASN tersebut terhadap integritas dan peran ASN melampaui sekadar kepatuhan regulasi adalah...
A
Membuktikan bahwa kesadaran berbangsa dan bernegara pada ASN harus diwujudkan melalui pengorbanan personal yang ekstrem dalam situasi darurat, meskipun melanggar prosedur administratif yang ada.
B
Menunjukkan bahwa semangat rela berkorban demi bangsa dan negara harus menjadi dasar setiap tindakan ASN, yang pada gilirannya akan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah secara keseluruhan.
C
Menggarisbawahi pentingnya memiliki kemampuan analisis dan inisiatif tinggi bagi ASN, agar dapat mengambil keputusan cepat dan tepat di luar kewenangan formal demi kepentingan masyarakat luas.
D
Mencerminkan bahwa kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejatinya menuntut ASN untuk bertindak heroik dan kreatif, bahkan jika itu berarti mengabaikan hierarki demi efisiensi penanganan krisis.
E
Menekankan bahwa kemampuan awal Bela Negara bagi ASN bukan hanya fisik dan psikis, melainkan juga responsif, adaptif, dan berani mengambil tanggung jawab di luar batas formal demi kemanusiaan dan keutuhan bangsa.