Pembahasan Soal TWKK - Nasionalisme 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 21. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 111
Link Soal
Sebelum terjadinya peristiwa proklamasi, pihak otoritas Jepang di Tokyo semula merencanakan pengesahan kemerdekaan Indonesia pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
24 Agustus 1945
C
18 Agustus 1945
D
27 Desember 1949
E
1 Juni 1945
NO. 112
Link Soal
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika, meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua, merupakan fondasi penting bagi nasionalisme Indonesia. Prinsip ini mengajarkan bahwa...
A
Perbedaan suku, agama, dan budaya harus dihilangkan untuk mencapai kesatuan.
B
Kesatuan dapat tercapai meskipun ada perbedaan, asalkan perbedaan tersebut tidak dipertentangkan.
C
Mayoritas harus mendominasi minoritas demi menjaga stabilitas nasional.
D
Masing-masing kelompok harus mengembangkan identitasnya secara terpisah tanpa interaksi.
E
Penggunaan satu bahasa daerah sebagai bahasa nasional adalah kunci persatuan.
NO. 113
Link Soal
Peran pemuda dalam menjaga nasionalisme di era digital adalah…
A
Menyaring informasi dan menyebarkan konten positif tentang kebangsaan.
B
Aktif dalam forum diskusi politik internasional.
C
Mengikuti tren budaya asing tanpa filter.
D
Berhenti menggunakan media sosial.
E
Fokus pada pengembangan diri sendiri tanpa memperhatikan lingkungan sosial.
NO. 114
Link Soal
Di era kolonial, perjuangan fisik seringkali menemui kegagalan akibat minimnya persatuan regional. Kondisi ini mendorong kaum pemuda untuk membentuk perkumpulan bersifat nasionalis guna mempersatukan seluruh rakyat Indonesia. Salah satu organisasi awal yang fundamental dalam menumbuhkan kesadaran kebangsaan di Indonesia adalah...
A
Serikat Dagang Islam (kemudian Sarekat Islam)
B
Perkumpulan Muhammadiyah
C
Budi Utomo
D
Partai Nasional Indonesia (PNI)
E
Nahdlatul Ulama
NO. 115
Link Soal
Seorang penulis asal Belanda mengkritik praktik tanam paksa di Indonesia melalui karya sastra legendaris berjudul 'Max Havelaar'. Penulis yang menggunakan nama samaran Multatuli tersebut adalah...
A
Ernest Douwes Dekker (Danudirja Setiabudi)
B
Conrad Theodor van Deventer
C
Eduard Douwes Dekker
D
Johannes van den Bosch
E
Herman Willem Daendels
NO. 116
Link Soal
Bangsa Indonesia menyadari kedudukannya sebagai bagian dari masyarakat internasional, sehingga senantiasa menjalin kerja sama yang harmonis dengan negara-negara lain. Hal ini mencerminkan pengamalan...
A
Sila Pertama
B
Sila Kedua
C
Sila Ketiga
D
Sila Keempat
E
Sila Kelima
NO. 117
Link Soal
Dalam konteks tantangan globalisasi yang mengintensifkan interaksi budaya dan munculnya fragmentasi sosial berdasarkan identitas primordial di Indonesia, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki semangat nasionalisme Pancasila harus mengedepankan pendekatan yang adaptif dan inklusif. Pendekatan yang paling efektif untuk menjaga dan memperkuat persatuan serta keutuhan bangsa adalah...
A
Menegaskan superioritas identitas nasional di atas identitas lokal dan transnasional, serta membatasi pengaruh asing untuk mencegah potensi disintegrasi.
B
Mengutamakan pembangunan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan, dengan keyakinan bahwa peningkatan taraf hidup akan secara otomatis meredam konflik identitas dan menumbuhkan nasionalisme.
C
Mendorong dialog lintas identitas, mempromosikan toleransi, dan menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan filosofis yang mempersatukan di tengah keberagaman dan dinamika global.
D
Memperkuat institusi keamanan negara dan penegakan hukum secara ketat terhadap setiap gerakan yang dianggap mengancam ideologi Pancasila dan keutuhan NKRI.
E
Menitikberatkan pada pelestarian kearifan lokal dan budaya daerah sebagai benteng utama identitas nasional, sembari secara selektif menerima inovasi dari luar yang tidak bertentangan.
NO. 118
Link Soal
Salah satu tokoh Wali Songo yang bernama Maulana Malik Ibrahim memiliki peran besar dalam penyebaran Islam di Jawa. Beliau dikenal juga dengan sebutan...
A
Sunan Ampel
B
Sunan Kalijaga
C
Sunan Gresik
D
Sunan Giri
E
Sunan Bonang
NO. 119
Link Soal
Salah satu hasil diplomasi yang menyatakan bahwa Belanda mengakui kekuasaan de facto Republik Indonesia atas Jawa, Madura, dan Sumatera adalah isi dari perjanjian...
A
Konferensi Meja Bundar
B
Perjanjian Linggarjati
C
Perjanjian Renville
D
Perjanjian Roem-Royen
E
Konferensi Inter-Indonesia
NO. 120
Link Soal
Pemerintah daerah "X" mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang menekankan penggunaan bahasa daerah dan promosi budaya lokal secara eksklusif dalam setiap kegiatan resmi serta kurikulum pendidikan. Ranperda ini bahkan mengusulkan pembatasan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik tertentu dengan alasan untuk melestarikan identitas lokal yang terancam punah. Namun, kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran sebagian masyarakat terkait potensi disintegrasi dan melemahnya semangat persatuan bangsa.
Bagaimana seharusnya pemerintah pusat menyikapi inisiatif kebijakan pemerintah daerah "X" tersebut dalam kerangka nilai-nilai Pancasila dan prinsip nasionalisme Indonesia?
A
Mendukung penuh Ranperda tersebut sebagai bentuk otonomi daerah dan keberagaman budaya yang merupakan kekayaan bangsa.
B
Menolak tegas Ranperda tersebut karena dianggap mengancam persatuan dan kesatuan bangsa serta mengabaikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
C
Melakukan dialog dengan pemerintah daerah "X" untuk mencari titik temu yang dapat mengakomodasi pelestarian budaya lokal tanpa mengorbankan persatuan nasional dan kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.
D
Menginstruksikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengembangkan kurikulum nasional yang lebih inklusif terhadap budaya lokal di seluruh Indonesia.
E
Membiarkan Ranperda tersebut disahkan, namun meminta masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi Bahasa Indonesia dan simbol negara lainnya secara sukarela.