Pembahasan Soal TWKK - Nasionalisme 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 9056. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 111
Link Soal
Sikap chauvinisme adalah bentuk ekstrem dari nasionalisme yang berbahaya karena…
A
Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum.
B
Menganggap bangsa sendiri paling unggul dan merendahkan bangsa lain.
C
Menutup diri dari pengaruh budaya asing.
D
Menolak kerja sama dengan negara lain.
E
Mendorong konflik antarwarga negara.
NO. 112
Link Soal
ASEAN adalah organisasi regional di kawasan Asia Tenggara. Fokus utama kerja sama antarnegara anggota ASEAN diprioritaskan pada bidang...
A
Politik, Militer, dan Pertahanan
B
Sosial, Budaya, dan Ekonomi
C
Pendidikan, Agama, dan Politik
D
Hukum, HAM, dan Keamanan
E
Ideologi, Pertahanan, dan Teknologi
NO. 113
Link Soal
Tempat dilaksanakannya rapat perdana BPUPKI yang berlokasi di Jalan Pejambon 6, Jakarta, adalah gedung...
A
Gedung Bakteriologi
B
Istana Negara
C
Gedung Chuo Sangi In
D
Gedung Pengangsaan Timur
E
Gedung Proklamasi
NO. 114
Link Soal
Organisasi pergerakan nasional Indische Partij dibentuk di Bandung oleh tokoh-tokoh yang dikenal sebagai Tiga Serangkai. Siapakah salah satu anggotanya?
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Mohammad Hatta
C
Douwes Dekker
D
Sutan Syahrir
E
Syafrudin Prawiranegara
NO. 115
Link Soal
Puncak gerakan reformasi mahasiswa di Yogyakarta pada tanggal 21 Mei 1998, yang menyuarakan tuntutan turunnya Presiden Soeharto, terpusat di lokasi mana?
A
Jalan Malioboro
B
Alun-alun Utara Kraton
C
Lapangan Kridosono
D
Bundaran UGM
E
Benteng Vredeburg
NO. 116
Link Soal
Pada 14 November 1945, terjadi perubahan sistem pemerintahan dari presidensial menjadi parlementer. Siapakah tokoh yang menggantikan posisi Ir. Soekarno sebagai kepala pemerintahan (Perdana Menteri) saat itu?
A
Moh. Hatta
B
Amir Syarifudin
C
Sutan Syahrir
D
Mr. Ahmad Subardjo
E
Tan Malaka
NO. 117
Link Soal
Pada tanggal 27 Desember 1949, dilakukan upacara penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada RIS. Tokoh yang menjadi wakil Indonesia dalam upacara di Belanda adalah...
A
Sri Sultan Hamengku Buwono IX
B
Sutan Syahrir
C
Amir Sjarifuddin
D
Drs. Moh. Hatta
E
H. Agus Salim
NO. 118
Link Soal
Di era globalisasi, peredaran informasi dan budaya lintas batas sangat pesat. Seorang aktivis muda berpendapat bahwa semangat nasionalisme Indonesia perlu diredefinisikan agar tidak terperangkap dalam chauvinisme sempit, melainkan mampu merangkul nilai-nilai universal sambil tetap mempertahankan identitas bangsa. Pendapat ini dilandasi oleh pemahaman bahwa nasionalisme yang sejati harus adaptif dan inklusif. Manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat merefleksikan esensi nasionalisme Indonesia yang relevan di era globalisasi?
A
Nasionalisme Indonesia harus fokus pada penguatan ekonomi domestik dengan memberlakukan proteksi ketat terhadap produk asing agar industri lokal dapat bersaing.
B
Meningkatkan kerjasama militer dengan negara-negara regional untuk menjaga kedaulatan wilayah dari ancaman eksternal yang semakin kompleks.
C
Mengembangkan rasa bangga terhadap kebudayaan lokal sembari terbuka terhadap adaptasi nilai-nilai positif dari budaya global tanpa menghilangkan jati diri bangsa yang berlandaskan Pancasila.
D
Menekankan pentingnya mempelajari bahasa asing dan budaya global secara mendalam untuk meningkatkan daya saing individu di pasar kerja internasional.
E
Mendukung setiap kebijakan luar negeri yang berpihak pada kepentingan nasional secara mutlak, terlepas dari pertimbangan etika dan dampak kemanusiaan global.
NO. 119
Link Soal
Dalam menghadapi agresi militer Belanda yang ingin menjajah kembali, Indonesia menggunakan jalur diplomasi internasional. Salah satu bentuk penyelesaian sengketa yang melibatkan pihak ketiga netral disebut...
A
Arbitrase negara ketiga
B
Intervensi militer asing
C
Embargo ekonomi
D
Aliansi pertahanan
E
Konfrontasi terbuka
NO. 120
Link Soal
Frasa Bhinneka Tunggal Ika pertama kali ditulis dalam kitab Sutasoma, yang dikarang oleh...
A
Mpu Kanwa
B
Mpu Triguna
C
Mpu Panuluh
D
Mpu Tantular
E
Mpu Prapanca