Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 20. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 191
Link Soal
Perumusan naskah proklamasi dilakukan di rumah seorang perwira tinggi Angkatan Laut Jepang yang bersimpati pada perjuangan Indonesia. Di manakah letak rumah tersebut?
A
Jalan Pegangsaan Timur No. 56
B
Jalan Imam Bonjol No. 1
C
Jalan Kebon Sirih No. 80
D
Jalan Medan Merdeka Barat
E
Jalan Thamrin No. 1
NO. 192
Link Soal
Perubahan bunyi sila pertama pada Piagam Jakarta menjadi 'Ketuhanan Yang Maha Esa' merupakan hasil kompromi demi persatuan nasional. Tokoh Islam yang memiliki peran besar dalam memberikan pandangan sehingga tercapai kesepakatan tersebut adalah...
A
KH. Hasyim Asy'ari
B
H.O.S. Cokroaminoto
C
Ki Bagus Hadikusumo
D
H. Agus Salim
E
KH. Ahmad Dahlan
NO. 193
Link Soal
Terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tahun 1966 menjadi tonggak sejarah yang menandai dimulainya era pemerintahan...
A
Orde Lama
B
Orde Baru
C
Pembangunan
D
Reformasi
E
Serikat
NO. 194
Link Soal
Perjuangan pembebasan Irian Barat melibatkan diplomasi internasional melalui PBB. Pada tanggal berapakah PBB secara resmi menyerahkan otoritas administrasi Irian Barat kepada pemerintah Indonesia?
A
1 Mei 1963
B
17 Agustus 1962
C
30 September 1962
D
19 Desember 1961
E
1 Oktober 1962
NO. 195
Link Soal
Komisi Tiga Negara (KTN) yang beranggotakan Australia, Belgia, dan Amerika Serikat dibentuk dengan tujuan utama untuk...
A
Membantu Belanda menjajah kembali Indonesia
B
Menjadi penengah dalam penyelesaian konflik Indonesia-Belanda
C
Mewakili kepentingan sekutu di Asia Tenggara
D
Mencegah terjadinya Agresi Militer Belanda I
E
Membentuk negara boneka di wilayah Indonesia
NO. 196
Link Soal
Runtuhnya negara Yugoslavia sebagai akibat adanya ....
A
Terlepasnya negara-negara yang merupakan bagian dari negara Yugoslavia
B
Adanya keinginan Serbia untuk mendirikan negara sendiri
C
Kekuatan militer negara tersebut sudah lemah
D
Runtuhnya negara komunis Uni Sovyet
E
Terjadinya pertentangan antar etnis
NO. 197
Link Soal
Setelah periode perjuangan fisik merebut dan mempertahankan kemerdekaan, Indonesia memasuki fase pembangunan yang intensif. Nasionalisme yang awalnya diartikan sebagai semangat 'merebut' dan 'membela' negara dari penjajah, kini bergeser menjadi semangat 'membangun' dan 'mengisi' kemerdekaan untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Pergeseran ini menuntut adaptasi fundamental dalam pemahaman dan praktik kewarganegaraan. Bagaimana pergeseran interpretasi nasionalisme ini menuntut perubahan paling esensial dalam cara warga negara memandang dan melaksanakan 'bela negara' dalam konteks pasca-kemerdekaan?
A
Dari kesiapan mengangkat senjata menjadi partisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya, serta integritas dalam menjalankan profesi untuk kemajuan bangsa.
B
Dari pengorbanan nyawa untuk mempertahankan wilayah menjadi kepatuhan terhadap hukum dan peraturan pemerintah demi terciptanya ketertiban sosial.
C
Dari semangat anti-asing dan proteksionisme menjadi keterbukaan terhadap inovasi dan investasi global yang membawa manfaat bagi bangsa.
D
Dari identifikasi diri dengan kelompok perjuangan menjadi identifikasi diri yang kuat dengan negara dan ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
E
Dari fokus pada kepemimpinan militer menjadi penguatan peran intelektual dan akademisi dalam merumuskan kebijakan publik yang berpihak pada rakyat.
NO. 198
Link Soal
Pada tanggal 14-15 November 2009, para pemimpin ekonomi APEC mengadakan pertemuan di Singapura. Agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam forum internasional tersebut adalah terkait isu...
A
Perjanjian ekstradisi antar negara
B
Kesepakatan ekspor impor
C
Isu perubahan iklim dunia
D
Kerjasama ekonomi global
E
Penanganan krisis ekonomi global
NO. 199
Link Soal
Di sebuah negeri bernama Amarta, yang dulunya terkenal dengan semboyan persatuan dan gotong royong, kini sedang menghadapi tantangan berat. Masyarakatnya mulai menunjukkan sikap individualisme yang tinggi, lebih mengutamakan kepentingan kelompok atau daerah masing-masing, bahkan cenderung apatis terhadap isu-isu nasional. Berita-berita palsu dan ujaran kebencian mudah menyebar, memicu ketegangan antarkelompok etnis dan agama. Para pemuda lebih gandrung pada budaya dan produk asing tanpa filter, sementara produk dan nilai-nilai lokal kurang dihargai. Investor asing dengan mudah menguasai sektor-sektor strategis tanpa pengawasan ketat, sementara regulasi yang ada seringkali diabaikan demi keuntungan sesaat. Kondisi ini membuat Amarta rentan terhadap intervensi asing dan internal. Berdasarkan narasi tersebut, dampak negatif paling krusial yang muncul akibat pengabaian nilai nasionalisme adalah...
A
Meningkatnya potensi perpecahan bangsa dan dominasi ekonomi oleh pihak asing.
B
Terjadi peningkatan angka urbanisasi dan menurunnya kualitas lingkungan hidup di perkotaan.
C
Berkembangnya berbagai paham ideologi baru yang menuntut perubahan sistem pemerintahan secara radikal.
D
Menurunnya kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat akibat kurangnya anggaran pemerintah.
E
Pergeseran preferensi masyarakat dari budaya tradisional menuju budaya populer global.
NO. 200
Link Soal
Peristiwa "Bandung Lautan Api" (1946) dimana rakyat membakar rumah mereka sendiri menyiratkan nilai nasionalisme radikal, yaitu ...
A
Rela berkorban harta benda demi kehormatan agar wilayah tidak dipakai musuh
B
Upaya mencari perhatian dunia internasional dengan aksi ekstrem
C
Tanda keputusasaan karena kalah persenjataan
D
Menghindari konfrontasi fisik karena takut berperang
E
Strategi menunggu bantuan asing datang