Pembahasan Soal TWKK - Nasionalisme 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 1719. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 211
Link Soal
Prinsip-prinsip nasionalisme Indonesia (Persatuan Indonesia) tersusun dalam kesatuan majemuk tunggal yaitu, KECUALI...
A
Kesatuan sejarah
B
Kesatuan cita-cita
C
Kesatuan nasib
D
Kesatuan kebudayaan
E
Kesatuan asas kerohanian
NO. 212
Link Soal
Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki kekayaan laut yang luar biasa. Namun, sering kali laut Indonesia terancam oleh aktivitas ilegal seperti penangkapan ikan oleh kapal asing. Dalam rangka mempertahankan kedaulatan laut, apa tindakan yang paling efektif untuk dilakukan pemerintah?
A
Mengizinkan kapal asing menangkap ikan di perairan Indonesia dengan syarat tertentu
B
Meningkatkan patroli di wilayah laut Indonesia dan menindak tegas kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal
C
Membatasi penggunaan laut hanya untuk kepentingan ekonomi negara lain
D
Menyerahkan pengelolaan laut kepada perusahaan asing
E
Menaikkan harga ikan untuk mengurangi penangkapan ikan secara keseluruhan
NO. 213
Link Soal
Transisi dari Republik Indonesia Serikat (RIS) kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia memerlukan payung hukum baru, yaitu UUDS 1950. Lembaga manakah yang saat itu melakukan pengesahan terhadap UUDS 1950?
A
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
B
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
C
Konstituante
D
Presiden dan Wakil Presiden
E
Kabinet (Pemerintah) bersama perwakilan negara bagian
NO. 214
Link Soal
Bagaimana sikap pemerintah Orde Baru dalam menghadapi kelompok kritis atau lawan politik yang berseberangan pendapat?
A
Memberikan ruang dialog terbuka untuk demokrasi
B
Menangkap dan memenjarakan mereka yang dianggap mengganggu stabilitas
C
Menganggap sebagai mitra oposisi untuk kemajuan bangsa
D
Memberikan kebebasan penuh dalam menyampaikan aspirasi
E
Mengajak kerjasama dalam kabinet pemerintahan
NO. 215
Link Soal
Pada tanggal 27 Desember 1949, dilakukan upacara penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada RIS. Tokoh yang menjadi wakil Indonesia dalam upacara di Belanda adalah...
A
Sri Sultan Hamengku Buwono IX
B
Sutan Syahrir
C
Amir Sjarifuddin
D
Drs. Moh. Hatta
E
H. Agus Salim
NO. 216
Link Soal
Siapakah tokoh cendekiawan (sarjana) Indonesia pertama yang mempopulerkan penggunaan istilah 'Indonesia' saat sedang menjalani masa pengasingan di Belanda?
A
Ki Hajar Dewantara
B
Drs. Moh Hatta
C
Mr. Ahmad Subarjo
D
Sukiman
E
Ali Sastroamijoyo
NO. 217
Link Soal
Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang dibentuk pemerintah pada tahun 1997 memiliki tugas utama untuk...
A
Menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada UMKM
B
Mencetak uang baru untuk mengatasi inflasi
C
Mengawasi dan menyehatkan bank-bank yang bermasalah
D
Membangun gedung-gedung bank baru di daerah terpencil
E
Menggantikan peran Bank Indonesia sebagai bank sentral
NO. 218
Link Soal
Sebagai seorang pendidik, langkah apa yang bisa Anda lakukan untuk menyeimbangkan pengaruh budaya asing dengan penanaman nilai-nilai nasionalisme pada siswa?
A
Melarang siswa mengakses media sosial untuk menghindari pengaruh budaya asing
B
Mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam kurikulum sekolah dan mendorong siswa untuk bangga dengan budaya Indonesia
C
Mengadakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan bahasa asing sebagai pengantar utama
D
Mewajibkan siswa untuk menghafal sejarah perjuangan bangsa Indonesia
E
Mengadakan seminar yang hanya membahas budaya asing dan manfaatnya
NO. 219
Link Soal
Pada masa kolonial Belanda, terdapat kebijakan sistem pertanian yang sangat membebani rakyat Indonesia yang dikenal dengan nama Cultuurstelsel. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini berarti...
A
Kerja Rodi
B
Sewa Tanah
C
Politik Etis
D
Tanam Paksa
E
Monopoli Perdagangan
NO. 220
Link Soal
Tragedi Perang Bubat pada masa kejayaan Majapahit bermula dari kesalahpahaman antara Mahapatih Gajah Mada dengan rombongan kerajaan lain. Siapakah raja yang terlibat perselisihan dengan Gajah Mada dalam peristiwa tersebut?
A
Raja Kertanegara (Singasari)
B
Prabu Maharaja Linggabuana (Pajajaran)
C
Raja Jayabaya (Kediri)
D
Sultan Hasanuddin (Gowa)
E
Raden Patah (Demak)