Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 23. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 221
Link Soal
Berikut ini adalah nama-nama tokoh atau sultan yang pernah memimpin dalam sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore, KECUALI ...
A
Pangeran Nuku
B
Zainal Abidin
C
Sultan Baabullah
D
Sultan Agung
E
Sultan Hairun
NO. 222
Link Soal
Salah satu cara paling efektif bagi generasi muda untuk menjaga nasionalisme di era digital adalah ...
A
menghindari semua konten digital yang berbau internasional
B
aktif mempromosikan keindahan dan budaya Indonesia melalui media sosial
C
memfokuskan diri hanya pada budaya populer dari negara lain
D
mengikuti tren global tanpa mempertimbangkan budaya lokal
E
menghapus konten lokal dari platform media sosial
NO. 223
Link Soal
Seiring dengan perkembangan teknologi, industri di Indonesia mulai beralih ke sistem otomatisasi. Namun, peralihan ini menimbulkan tantangan berupa pengurangan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sebagai seorang pemimpin perusahaan yang menerapkan otomatisasi, bagaimana cara yang paling bijaksana untuk menjaga kesejahteraan pekerja dan tetap berkontribusi pada nasionalisme?
A
Mengurangi jumlah pekerja tanpa ada kompensasi apapun
B
Memberikan pelatihan keterampilan baru kepada pekerja yang terdampak otomatisasi agar mereka dapat mengisi posisi baru di bidang lain
C
Mengganti seluruh pekerja dengan mesin untuk meningkatkan efisiensi
D
Membiarkan pekerja mencari pekerjaan baru tanpa bantuan perusahaan
E
Memindahkan pabrik ke luar negeri untuk menghindari regulasi lokal
NO. 224
Link Soal
Ancaman disintegrasi bangsa di masa lalu dapat diklasifikasikan berdasarkan motifnya. Pemberontakan yang secara spesifik didasari oleh keinginan untuk mengubah ideologi negara Pancasila adalah...
A
Pemberontakan APRA
B
Pemberontakan DI/TII
C
Pemberontakan Andi Aziz
D
Pemberontakan RMS
E
Pemberontakan PRRI/Permesta
NO. 225
Link Soal
Semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" diadopsi sebagai semboyan negara untuk menjaga persatuan. Makna filosofis dari semboyan ini adalah ...
A
berbeda-beda tetapi tetap satu juga
B
persatuan Indonesia adalah hal yang utama
C
seluruh daerah di Indonesia memiliki budaya yang sama
D
hanya satu budaya yang boleh diakui di Indonesia
E
semua wilayah di Indonesia harus mengikuti budaya pusat
NO. 226
Link Soal
Setelah proklamasi kemerdekaan, pemerintah Indonesia mengimplementasikan berbagai program pembangunan yang merefleksikan semangat nasionalisme. Contoh program tersebut dalam bidang ekonomi adalah...
A
Mengajak investasi asing untuk mengelola seluruh sumber daya alam tanpa batas.
B
Mengizinkan penanaman modal asing di sektor strategis tanpa pengawasan ketat.
C
Melakukan nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi di sektor ekonomi vital.
D
Menyerahkan sepenuhnya hak pengelolaan sumber daya kepada pihak swasta asing.
E
Memberikan konsesi pengelolaan hutan kepada perusahaan multinasional.
NO. 227
Link Soal
Siapakah sosok yang dipercaya menjabat sebagai ketua saat Partai Nasional Indonesia (PNI) pertama kali didirikan dengan visi mewujudkan kedaulatan NKRI?
A
Moh. Yamin
B
Ir. Soekarno
C
Achmad Soebardjo
D
Amir Syamsudin
E
Supriyadi
NO. 228
Link Soal
Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung merupakan tonggak sejarah solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika. Konferensi ini diselenggarakan pada...
A
April 1954
B
Mei 1955
C
April 1955
D
Agustus 1945
E
Oktober 1956
NO. 229
Link Soal
Pada tanggal 27 Desember 1949, dilakukan upacara penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada RIS. Tokoh yang menjadi wakil Indonesia dalam upacara di Belanda adalah...
A
Sri Sultan Hamengku Buwono IX
B
Sutan Syahrir
C
Amir Sjarifuddin
D
Drs. Moh. Hatta
E
H. Agus Salim
NO. 230
Link Soal
Penerapan kebijakan otonomi daerah (desentralisasi) bertujuan memberikan kemandirian kepada daerah. Namun, fenomena ini kerap memunculkan "Raja-raja kecil" atau peraturan daerah yang bertentangan dengan kebijakan nasional, yang berpotensi mengganggu integrasi bangsa. Langkah strategis apa yang harus diambil pemerintah pusat untuk menyelaraskan otonomi tanpa mematikan kreativitas daerah?
A
Menarik kembali seluruh kewenangan daerah ke pusat (Resentralisasi) demi stabilitas keamanan.
B
Menerbitkan regulasi payung dan pedoman umum (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) agar kebijakan daerah tetap segaris dengan visi nasional.
C
Memberikan kebebasan mutlak kepada daerah untuk membuat aturan apapun tanpa campur tangan pusat.
D
Menghapus sistem pemerintahan daerah dan menggantinya dengan sistem penunjukan langsung dari pusat.
E
Menyerahkan urusan vital seperti pertahanan dan kebijakan moneter sepenuhnya kepada daerah agar mandiri.