Pembahasan Soal TWKK - Nasionalisme 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 8888. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 231
Link Soal
Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, nasionalisme Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk tetap relevan dan kokoh tanpa jatuh ke dalam chauvinisme atau isolasionisme. Konsep 'nasionalisme kebangsaan' yang dicetuskan oleh para pendiri bangsa, jika diinterpretasikan secara kontekstual di masa kini, paling tepat dimaknai sebagai upaya untuk...
A
Memperkuat identitas budaya lokal agar tidak tergerus arus globalisasi, sebagai fondasi utama nasionalisme.
B
Mengembangkan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi untuk bersaing di kancah internasional, demi martabat bangsa.
C
Mendorong sikap kritis terhadap pengaruh asing sambil tetap terbuka pada inovasi yang mendukung kemajuan nasional, berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
D
Menjaga kedaulatan wilayah dan sumber daya alam secara ketat dari intervensi pihak luar, sebagai wujud patriotisme sejati.
E
Mengutamakan kepentingan ekonomi nasional melalui proteksi pasar dalam negeri dari produk impor, demi kesejahteraan dan kemandirian.
NO. 232
Link Soal
Sebagai janji kemerdekaan, pemerintah militer Jepang membentuk sebuah badan penyelidik pada tanggal 1 Maret 1945 yang dikenal dengan...
A
Budi Utomo
B
Dokuritsu Junbi Inkai
C
Dokuritsu Junbi Cosakai
D
PETA
E
Keibodan
NO. 233
Link Soal
Salah satu hambatan utama dalam pembangunan nasional adalah ketimpangan distribusi penduduk yang terpusat di Pulau Jawa. Mengapa kondisi demografi yang tidak merata ini dapat mengancam integritas nasional?
A
Karena menyebabkan Pulau Jawa menjadi terlalu modern dibandingkan daerah lain
B
Menimbulkan kesenjangan ekonomi (disparitas) yang memicu kecemburuan sosial antar-daerah
C
Membuat pemerintah pusat kesulitan berkomunikasi dengan daerah
D
Menghambat masuknya budaya asing ke wilayah terluar
E
Mengurangi hak politik penduduk di luar Jawa
NO. 234
Link Soal
Kabinet Djuanda yang dibentuk pada 9 April 1957 dikenal dengan sebutan Zaken Kabinet. Karakteristik utama dari Zaken Kabinet adalah...
A
Anggotanya terdiri dari politisi senior partai besar
B
Para menterinya merupakan ahli atau pakar di bidangnya masing-masing
C
Didominasi oleh petinggi militer aktif
D
Merupakan koalisi antara golongan oposisi dan pemerintah
E
Beranggotakan tokoh-tokoh separatis yang telah kembali ke NKRI
NO. 235
Link Soal
Dahulu kala, di Desa Harmoni yang asri, semangat nasionalisme begitu kental terasa. Penduduknya, dipimpin oleh Bapak Suryo, bergotong royong tanpa pamrih membangun bendungan irigasi yang vital demi kemandirian pangan. Mereka menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan sedikit harta benda mereka, meyakini bahwa setiap tetes keringat adalah demi masa depan bangsa yang lebih baik. Kepentingan pribadi dikesampingkan demi kepentingan bersama yang lebih besar, yakni ketahanan desa sebagai bagian integral dari negara.
Kini, di Kota Maju yang megah, generasi muda seperti Putri menghadapi dilema berbeda. Teknologi informasi yang serbacanggih membuka gerbang budaya global, menawarkan beragam pilihan produk dan gaya hidup dari seluruh dunia. Meskipun Putri bangga dengan warisan budaya Indonesia dan sering mempromosikannya melalui media sosial, ia juga tak jarang memilih produk impor yang dianggap lebih praktis atau berkualitas. Diskusi mengenai investasi asing besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur seringkali memunculkan perdebatan antara menjaga kedaulatan ekonomi nasional dan memanfaatkan peluang pertumbuhan global.
Narasi di atas menggambarkan evolusi dan tantangan nasionalisme dari masa lalu ke masa kini. Perbedaan mendasar dalam implementasi semangat nasionalisme antara Desa Harmoni di masa lalu dan Kota Maju di masa kini paling tepat digambarkan sebagai:
A
Nasionalisme di Desa Harmoni ditandai dengan pengorbanan kolektif, kemandirian fisik, dan penyatuan tujuan di tengah keterbatasan, sedangkan di Kota Maju diuji oleh infiltrasi budaya global, pilihan konsumsi individual, dan perdebatan kedaulatan ekonomi dalam kerangka investasi asing.
B
Nasionalisme masa lalu hanya muncul saat ada ancaman fisik, sementara nasionalisme masa kini lebih bersifat seremonial dan kurang substansial.
C
Keduanya menunjukkan bentuk gotong royong yang sama, hanya saja media penyalurannya yang berbeda karena perkembangan teknologi.
D
Nasionalisme di masa lalu lebih otentik karena belum terpengaruh modernisasi, sedangkan masa kini cenderung pragmatis dan instan.
E
Semangat nasionalisme di Desa Harmoni bersifat statis dan kaku, sementara di Kota Maju lebih dinamis dan adaptif terhadap perubahan global tanpa batasan.
NO. 236
Link Soal
Pada tanggal 19 Agustus 1945, Sidang PPKI kedua menetapkan pembagian provinsi dan kementerian. Tokoh yang dipercaya menjabat sebagai Menteri Sosial dalam kabinet pertama tersebut adalah...
A
Mr. Johannes Latuharhary
B
Mr. Soepomo
C
Mr. Amir Sjarifuddin
D
Mr. Iwa Koesoemasoemantri
E
Abikoesno Tjokrosoejoso
NO. 237
Link Soal
Siapakah tokoh yang memimpin Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) saat lembaga tersebut dibentuk pada 7 Agustus 1945?
A
Mohammad Hatta
B
Ir. Soekarno
C
Mr. Soepomo
D
Dr. Radjiman Wideodiningrat
E
Ahmad Soebardjo
NO. 238
Link Soal
Pada tanggal berapakah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) secara resmi dibentuk untuk mempersiapkan pemindahan kekuasaan?
A
1 Agustus 1945
B
22 Agustus 1945
C
7 Agustus 1945
D
18 Agustus 1945
E
6 Agustus 1945
NO. 239
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan dasar negara. Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang menjadi anggota Panitia Sembilan, KECUALI...
A
H. Agus Salim
B
Mr. Ahmad Subardjo
C
Dr. Radjiman Widyodiningrat
D
K.H. Wachid Hasyim
E
Abikusno Tjokrosujoso
NO. 240
Link Soal
Penderitaan rakyat Indonesia akibat sistem Tanam Paksa digambarkan secara tajam dalam buku 'Max Havelaar'. Siapakah penulis buku tersebut dengan nama samaran Multatuli?
A
Van den Bosch
B
Douwes Dekker
C
Thomas Stamford Raffles
D
Herman Willem Daendels
E
Jan Pieterszoon Coen