Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 36. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 351
Link Soal
Tokoh yang mencetuskan 'Mosi Integral' yang berujung pada pembubaran Republik Indonesia Serikat (RIS) dan kembalinya bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah...
A
Moh. Natsir
B
Moh. Hatta
C
Ali Sastroamidjojo
D
Wilopo
E
Burhanuddin Harahap
NO. 352
Link Soal
Penerapan kebijakan otonomi daerah (desentralisasi) bertujuan memberikan kemandirian kepada daerah. Namun, fenomena ini kerap memunculkan "Raja-raja kecil" atau peraturan daerah yang bertentangan dengan kebijakan nasional, yang berpotensi mengganggu integrasi bangsa. Langkah strategis apa yang harus diambil pemerintah pusat untuk menyelaraskan otonomi tanpa mematikan kreativitas daerah?
A
Menarik kembali seluruh kewenangan daerah ke pusat (Resentralisasi) demi stabilitas keamanan.
B
Menerbitkan regulasi payung dan pedoman umum (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) agar kebijakan daerah tetap segaris dengan visi nasional.
C
Memberikan kebebasan mutlak kepada daerah untuk membuat aturan apapun tanpa campur tangan pusat.
D
Menghapus sistem pemerintahan daerah dan menggantinya dengan sistem penunjukan langsung dari pusat.
E
Menyerahkan urusan vital seperti pertahanan dan kebijakan moneter sepenuhnya kepada daerah agar mandiri.
NO. 353
Link Soal
Tokoh menteri luar negeri dari Indonesia yang ikut memprakarsai berdirinya organisasi kerja sama regional ASEAN pada 1967 adalah...
A
Adam Malik
B
Muchtar Kusumaatmaja
C
Frans Seda
D
Ali Alatas
E
Amir Machmud
NO. 354
Link Soal
Pemimpin politik Indonesia mengadakan kolaborasi dengan Jepang pada masa penjajahan Jepang, karena Jepang ...
A
Merupakan pemimpin Asia
B
Mengetahui kelemahan pemimpin Indonesia
C
Ingin balas budi pada pemimpin Indonesia
D
Menjanjikan kemerdekaan bagi Indonesia
E
Memegang kelemahan Indonesia
NO. 355
Link Soal
Sultan Hasanuddin dikenal sebagai sosok pemimpin tangguh dari wilayah Timur Nusantara yang gigih melawan monopoli VOC. Beliau memimpin perjuangan rakyat dari kerajaan...
A
Kerajaan Ternate dan Tidore
B
Kerajaan Gowa dan Tallo
C
Kerajaan Bone
D
Kerajaan Kutai
E
Kerajaan Banjar
NO. 356
Link Soal
Insiden perobekan warna biru pada bendera Belanda sehingga menjadi Merah Putih di Surabaya terjadi di lokasi yang sangat bersejarah, yaitu...
A
Gedung Grahadi
B
Jembatan Merah
C
Hotel Yamato
D
Tugu Pahlawan
E
Pelabuhan Tanjung Perak
NO. 357
Link Soal
Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) terjadi di beberapa wilayah Indonesia sebagai bentuk disintegrasi bangsa. Di antara provinsi berikut di Pulau Jawa, manakah yang TIDAK menjadi basis pemberontakan tersebut?
A
Jawa Barat
B
Jawa Tengah
C
Jawa Timur
D
Banten (saat itu bagian Jabar)
E
Aceh (luar Jawa)
NO. 358
Link Soal
Pemanggilan tiga tokoh nasional (Soekarno, Hatta, Radjiman) ke Dalat, Vietnam pada 9 Agustus 1945 oleh Jenderal Terauchi bertujuan untuk meresmikan PPKI. Dari kacamata strategi perjuangan, bagaimana para tokoh bangsa menyikapi pembentukan badan buatan Jepang ini?
A
Menolaknya mentah-mentah karena dianggap sebagai jebakan sekutu.
B
Menerimanya sebagai satu-satunya cara legal untuk mendapatkan kemerdekaan tanpa pertumpahan darah.
C
Memanfaatkannya sebagai wadah legalitas untuk mempersiapkan kelengkapan negara meskipun tujuan Jepang adalah memberi 'hadiah'.
D
Menggunakannya untuk menyusun kekuatan militer guna menyerang balik tentara Jepang.
E
Membubarkannya segera setelah kembali ke Indonesia untuk menghindari cap boneka Jepang.
NO. 359
Link Soal
Struktur kepengurusan BPUPKI terdiri dari anggota aktif dan anggota istimewa. Berapa total jumlah anggota yang tergabung dalam badan tersebut?
A
48 orang
B
67 orang
C
74 orang
D
97 orang
E
37 orang
NO. 360
Link Soal
Faktor paling fundamental yang menjadi penguat rasa nasionalisme di Indonesia, mengingat keberagaman yang ada, adalah ....
A
Adanya persamaan bahasa daerah di seluruh kepulauan.
B
Kesamaan budaya dan tradisi yang seragam antar wilayah.
C
Pengalaman panjang sejarah perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
D
Kekayaan sumber daya alam yang melimpah ruah di setiap daerah.
E
Sistem pemerintahan yang sangat sentralistik dan otoriter.