Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 39. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 381
Link Soal
Rumusan ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 mengandung komitmen putra-putri Indonesia terhadap bahasa. Manakah pernyataan yang paling akurat sesuai naskah aslinya?
A
Mengaku memiliki satu bahasa yang sama yaitu bahasa Indonesia.
B
Menyepakati penggunaan bahasa Indonesia dalam segala aspek kehidupan.
C
Menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
D
Menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi pemerintahan.
E
Mengakui bahwa bahasa Indonesia adalah satu-satunya bahasa di nusantara.
NO. 382
Link Soal
Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah. Wilayah manakah yang dikenal sebagai sentra penghasil tambang Bauksit?
A
Bontang
B
Pulau Buru
C
Lapangan Arun
D
Pulau Tarakan
E
Pulau Bintan
NO. 383
Link Soal
Mikhail Gorbachev meluncurkan kebijakan Glasnost (keterbukaan) dan Perestroika (restrukturisasi). Apa dampak politik terbesar dari kebijakan tersebut bagi kelangsungan Uni Soviet?
A
Menguatnya pakta pertahanan Warsawa
B
Runtuhnya kekuasaan komunis dan bubarnya Uni Soviet
C
Terbentuknya aliansi baru dengan Amerika Serikat
D
Kembalinya sistem monarki di Rusia
E
Peningkatan kontrol militer terhadap negara bagian
NO. 384
Link Soal
Sebagai respons PBB terhadap Agresi Militer Belanda I, dibentuklah Komisi Tiga Negara (KTN) atau Komisi Jasa Baik pada 25 Agustus 1947. Manakah pasangan yang tepat antara negara anggota KTN dan perwakilannya?
A
Amerika Serikat diwakili oleh Dr. Frank Graham
B
Australia diwakili oleh Paul Van Zeeland
C
Belgia diwakili oleh Richard Kirby
D
Belanda diwakili oleh Dr. Frank Graham
E
Australia diwakili oleh Dr. Frank Graham
NO. 385
Link Soal
Di sebuah kepulauan bernama "Bumipura," selama berabad-abad, rakyat hidup di bawah dominasi imperium asing yang memecah belah mereka berdasarkan suku dan wilayah. Pada awal abad ke-20, setelah bertahun-tahun penindasan dan eksploitasi, sekelompok intelektual muda yang terdidik di luar negeri, seperti Pangeran Arsa dan Putri Sani, mulai menyadari adanya persamaan nasib dan identitas budaya yang kuat di antara seluruh penduduk Bumipura. Mereka menginisiasi pertemuan-pertemuan rahasia, menyebarkan pamflet, dan mengorganisir forum diskusi yang menekankan bahwa "Kita adalah satu bangsa, Bumipura, bukan sekadar kumpulan suku-suku yang terpisah." Gerakan ini perlahan namun pasti membangkitkan kesadaran kolektif untuk bersatu melawan penjajah demi kemerdekaan penuh.
Peristiwa di Bumipura ini paling tepat menggambarkan latar belakang terbentuknya konsep nasionalisme, yaitu...
A
Kesadaran akan identitas bersama dan keinginan untuk menentukan nasib sendiri setelah mengalami penindasan kolonial.
B
Dorongan untuk memperluas wilayah kekuasaan dan pengaruh budaya ke negeri tetangga.
C
Munculnya ideologi komunisme yang menuntut persamaan hak bagi seluruh warga negara.
D
Kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian negara melalui perdagangan bebas internasional.
E
Pembentukan aliansi militer untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi luar.
NO. 386
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan disrupsi informasi, muncul tantangan baru terhadap pemahaman dan implementasi nasionalisme di kalangan generasi muda Indonesia. Berbagai ideologi transnasional dan budaya asing mudah diakses, berpotensi mengikis rasa kebanggaan dan persatuan nasional yang berlandaskan Pancasila. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas dan visioner, inisiatif strategis manakah yang paling efektif untuk memperkuat nasionalisme Pancasila di kalangan generasi Z dan milenial dalam konteks kekinian?
A
Mengembangkan platform digital interaktif yang memungkinkan generasi muda untuk berkreasi, berbagi, dan berdiskusi mengenai nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal dalam bentuk konten multimedia yang relevan.
B
Memperketat pengawasan dan sensor terhadap konten digital asing yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
C
Menggalakkan kembali program penataran P4 secara masif di seluruh jenjang pendidikan, serta mewajibkan upacara bendera dengan intensitas lebih tinggi.
D
Mendorong penggunaan produk dalam negeri secara agresif melalui kampanye iklan besar-besaran, dengan fokus utama pada aspek ekonomi tanpa melibatkan edukasi filosofis.
E
Menyelenggarakan kegiatan studi banding ke negara-negara yang berhasil menjaga nasionalismenya di era modern, kemudian mengadaptasi program mereka secara langsung tanpa penyesuaian konteks lokal.
NO. 387
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 dilatarbelakangi oleh...
A
Keinginan golongan tua untuk menunggu janji Jepang
B
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
C
Serangan Sekutu ke kota Jakarta
D
Penolakan Soekarno untuk memproklamasikan kemerdekaan
E
Desakan Jepang agar Indonesia segera merdeka
NO. 388
Link Soal
Kekecewaan terhadap Perjanjian Renville yang mempersempit wilayah RI menjadi salah satu pemicu proklamasi Negara Islam Indonesia (NII) oleh Kartosuwiryo. Hal ini mengajarkan bahwa ancaman terhadap keutuhan bangsa dapat muncul akibat...
A
Intervensi asing yang memberikan bantuan senjata.
B
Ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan diplomasi pusat yang dianggap merugikan.
C
Kurangnya pendidikan agama di kalangan masyarakat.
D
Lemahnya sistem pertahanan semesta di wilayah Jawa Barat.
E
Adanya keinginan untuk mengganti presiden secara inkonstitusional.
NO. 389
Link Soal
Kabinet Reformasi Pembangunan di bawah Presiden B.J. Habibie memiliki beberapa fokus utama perbaikan ekonomi. Di bawah ini yang BUKAN merupakan agenda kerja kabinet tersebut adalah...
A
Melakukan likuidasi terhadap bank-bank bermasalah
B
Membangun konstruksi baru perekonomian Indonesia
C
Melakukan pemotongan nilai rupiah (sanering) untuk menstabilkan harga
D
Melaksanakan syarat reformasi ekonomi dari IMF
E
Melakukan proses rekapitulasi perbankan
NO. 390
Link Soal
Faktor paling fundamental yang menjadi penguat rasa nasionalisme di Indonesia, mengingat keberagaman yang ada, adalah ....
A
Adanya persamaan bahasa daerah di seluruh kepulauan.
B
Kesamaan budaya dan tradisi yang seragam antar wilayah.
C
Pengalaman panjang sejarah perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
D
Kekayaan sumber daya alam yang melimpah ruah di setiap daerah.
E
Sistem pemerintahan yang sangat sentralistik dan otoriter.