Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 54. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 531
Link Soal
Dalam menghadapi agresi militer Belanda yang ingin menjajah kembali, Indonesia menggunakan jalur diplomasi internasional. Salah satu bentuk penyelesaian sengketa yang melibatkan pihak ketiga netral disebut...
A
Arbitrase negara ketiga
B
Intervensi militer asing
C
Embargo ekonomi
D
Aliansi pertahanan
E
Konfrontasi terbuka
NO. 532
Link Soal
Organisasi pergerakan nasional Indische Partij dibentuk di Bandung oleh tokoh-tokoh yang dikenal sebagai Tiga Serangkai. Siapakah salah satu anggotanya?
A
Ir. Soekarno
B
Drs. Mohammad Hatta
C
Douwes Dekker
D
Sutan Syahrir
E
Syafrudin Prawiranegara
NO. 533
Link Soal
Kesepakatan internasional yang merupakan amandemen terhadap Konvensi Rangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) dengan tujuan utama mewajibkan negara-negara anggotanya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca adalah...
A
Protokol Montreal
B
Konferensi Lingkungan Bali
C
Perjanjian Paris
D
Protokol Kyoto
E
Konferensi Greenpeace
NO. 534
Link Soal
Konferensi Asia Afrika sebelumnya diprakarsai dengan adanya Konferensi Pancanegara, di bawah ini bukan negara yang hadir di Konferensi Pancanegara adalah...
A
Indonesia
B
India
C
Pakistan
D
Burma
E
Malaysia
NO. 535
Link Soal
Peran pemuda dalam menjaga nasionalisme di era digital adalah…
A
Menyaring informasi dan menyebarkan konten positif tentang kebangsaan.
B
Aktif dalam forum diskusi politik internasional.
C
Mengikuti tren budaya asing tanpa filter.
D
Berhenti menggunakan media sosial.
E
Fokus pada pengembangan diri sendiri tanpa memperhatikan lingkungan sosial.
NO. 536
Link Soal
Desa Sukamaju di tahun 1960-an dikenal dengan semangat gotong royongnya yang tinggi. Saat itu, masyarakat bahu-membahu membangun dam irigasi mandiri yang vital untuk pertanian mereka, tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat. Para pemuda mengorbankan waktu dan tenaganya, bahkan menunda studi, demi kepentingan bersama. Nasionalisme mereka terwujud dalam upaya kolektif mewujudkan kemandirian pangan desa dan melestarikan budaya lokal dari pengaruh asing yang mulai masuk. Kini, di Desa Sukamaju yang sama, tantangan berbeda muncul. Alih-alih membangun infrastruktur fisik, masyarakat dihadapkan pada masalah erosi nilai-nilai lokal, penyebaran hoaks yang memecah belah, dan ketergantungan pada produk luar negeri. Para pemuda, meski aktif berinteraksi di media sosial, lebih sering terlibat dalam debat virtual tentang isu nasional ketimbang aksi nyata di desa. Semangat kebersamaan masih ada, namun bentuk dan manifestasinya terasa berbeda, lebih personal dan terkadang kurang terikat pada kepentingan kolektif desa secara langsung. Berdasarkan narasi di atas, bagaimana perbandingan manifestasi nasionalisme di Desa Sukamaju pada masa lalu dan masa kini menggambarkan evolusi konsep tersebut di tengah masyarakat Indonesia?
A
Nasionalisme masa lalu lebih terwujud dalam aksi kolektif fisik dan upaya kemandirian lokal, sementara masa kini cenderung diekspresikan melalui platform digital dan kesadaran isu nasional yang lebih bersifat virtual.
B
Nasionalisme pada kedua periode sama-sama berfokus pada pembangunan infrastruktur, namun dengan skala yang berbeda akibat kemajuan teknologi.
C
Masa lalu menunjukkan nasionalisme yang didasari oleh ketakutan terhadap ancaman fisik, sementara masa kini didorong oleh keinginan untuk mendapatkan pengakuan internasional.
D
Manifestasi nasionalisme di masa lalu cenderung individualistis, sementara masa kini lebih menonjolkan semangat gotong royong dalam bentuk kampanye daring.
E
Pada masa lalu, nasionalisme tidak mengenal konsep kemandirian, berbeda dengan masa kini yang sangat menekankan swasembada pangan.
NO. 537
Link Soal
Apa manfaat utama dari penerapan sikap tenggang rasa (tepa selira) di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk?
A
Meningkatkan kepatuhan warga terhadap hukum formal
B
Membangun lingkungan masyarakat yang damai, rukun, dan selaras
C
Menjamin kelancaran program pembangunan fisik di desa
D
Memaksa setiap individu untuk tunduk pada adat istiadat setempat
E
Menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah
NO. 538
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan tantangan transnasional seperti perubahan iklim dan pandemi, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dihadapkan pada dilema bagaimana mengaktualisasikan nasionalisme secara relevan dan konstruktif. Manakah sikap dan pemahaman nasionalisme yang paling tepat bagi seorang ASN untuk memastikan kemajuan bangsa tanpa terjebak dalam chauvinisme atau isolasionisme?
A
Mengutamakan kepentingan nasional secara mutlak dengan membatasi keterlibatan dalam forum-forum internasional yang dianggap berpotensi menggerus kedaulatan atau identitas bangsa.
B
Mengembangkan nasionalisme inklusif yang memadukan kecintaan pada tanah air dengan kesadaran akan peran dan tanggung jawab global, serta aktif berkontribusi dalam kerjasama multilateral demi kepentingan nasional dan kemanusiaan.
C
Mendorong patriotisme melalui penguatan identitas budaya lokal dan promosi produk dalam negeri secara agresif, sembari menjaga jarak dari pengaruh budaya asing yang dianggap mengancam nilai-nilai luhur bangsa.
D
Menegaskan kedaulatan negara dengan menolak segala bentuk intervensi asing dan mengambil kebijakan ekonomi yang sepenuhnya mandiri, meskipun berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi di tengah persaingan global.
E
Menunjukkan loyalitas tertinggi kepada negara dengan mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah tanpa kritik, meyakini bahwa pemerintah selalu bertindak demi kepentingan terbaik bangsa.
NO. 539
Link Soal
Dalam era globalisasi yang mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan masyarakat dunia, semangat nasionalisme seringkali menghadapi tantangan kompleks antara mempertahankan identitas lokal dan keterbukaan terhadap pengaruh eksternal. Bagi Indonesia, Pancasila berfungsi sebagai fondasi yang kuat untuk mengarahkan nasionalisme agar tetap relevan dan adaptif. Manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat mencerminkan implementasi nasionalisme Pancasila yang inklusif dan progresif dalam menghadapi dinamika global kontemporer?
A
Memprioritaskan penolakan keras terhadap segala bentuk intervensi budaya asing yang berpotensi merusak nilai-nilai luhur bangsa, meskipun itu berarti membatasi akses informasi dan inovasi.
B
Menggalakkan semangat persatuan dengan menekankan keseragaman pandangan dan praktik sosial di seluruh lapisan masyarakat, guna menghindari potensi perpecahan.
C
Mendorong pengembangan dan promosi nilai-nilai kebhinekaan tunggal ika dan Pancasila, sembari secara selektif mengadopsi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menjalin kerja sama internasional yang bermanfaat tanpa mengikis jati diri bangsa.
D
Mengisolasi diri dari pergaulan dunia dengan fokus pada pengembangan potensi lokal secara mandiri untuk mencapai kemandirian total, terlepas dari kebutuhan akan interaksi global.
E
Mengutamakan kepentingan kelompok mayoritas dalam setiap kebijakan publik, dengan asumsi bahwa kepentingan mayoritas secara otomatis mencerminkan kepentingan nasional yang sah.
NO. 540
Link Soal
Nasionalisme Pancasila menekankan persatuan dalam keberagaman, keadilan sosial, dan kedaulatan bangsa. Dalam konteks perkembangan teknologi informasi dan media sosial, muncul berbagai narasi yang mengancam persatuan, seperti hoaks yang memecah belah, ujaran kebencian, dan kampanye disinformasi yang merendahkan simbol negara. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan upaya seorang warga negara dalam mengaktualisasikan nasionalisme Pancasila di era digital?
A
Aktif menyebarkan konten positif tentang pariwisata dan budaya Indonesia di media sosial untuk meningkatkan citra bangsa.
B
Menuntut pemerintah untuk memperketat regulasi internet dan memblokir semua akun penyebar berita bohong tanpa toleransi.
C
Terlibat dalam diskusi daring yang proaktif mengkritisi kebijakan pemerintah demi mendorong transparansi dan akuntabilitas.
D
Membangun literasi digital yang kuat, secara kritis memilah informasi, memverifikasi kebenaran sebelum berbagi, serta aktif melawan narasi destruktif dengan argumen berbasis fakta dan nilai Pancasila.
E
Menjaga jarak dari isu-isu kontroversial di media sosial agar tidak terprovokasi dan fokus pada aktivitas pribadi yang tidak berhubungan dengan politik.