Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 6. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 51
Link Soal
Perasaan cinta tanah air dan rela berkorban untuk bangsa dan negara disebut...
A
Fasisme
B
Liberalisme
C
Patriotisme
D
Oportunisme
E
Hedonisme
NO. 52
Link Soal
Penyimpangan konstitusional pertama yang terjadi pasca kemerdekaan terhadap UUD 1945 adalah perubahan sistem pemerintahan presidensial menjadi parlementer. Hal ini ditandai dengan keluarnya...
A
Dekrit Presiden 5 Juli 1959
B
Maklumat Pemerintah 14 November 1945
C
Maklumat Wakil Presiden No. X
D
Perjanjian Linggarjati
E
Konferensi Meja Bundar
NO. 53
Link Soal
Siapakah sosok Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang menetapkan kebijakan sistem tanam paksa (cultuurstelsel) di Indonesia?
A
Raffles
B
Van Daalen
C
Van Der Bosch
D
Baron van Hoevel
E
Van Switen
NO. 54
Link Soal
Perumusan naskah proklamasi dilakukan di rumah seorang perwira tinggi Angkatan Laut Jepang yang bersimpati pada perjuangan Indonesia. Di manakah letak rumah tersebut?
A
Jalan Pegangsaan Timur No. 56
B
Jalan Imam Bonjol No. 1
C
Jalan Kebon Sirih No. 80
D
Jalan Medan Merdeka Barat
E
Jalan Thamrin No. 1
NO. 55
Link Soal
Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat majemuk, dengan keberagaman suku, agama, ras, dan antar-golongan yang merupakan kekayaan tak ternilai. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, seringkali muncul upaya dari kelompok tertentu untuk menyeragamkan identitas bangsa, misalnya dengan mengedepankan satu identitas primordial sebagai representasi 'keindonesiaan' yang sejati, dan menyingkirkan identitas lain. Fenomena ini berpotensi merusak fondasi nasionalisme Indonesia yang telah dibangun di atas prinsip Bhinneka Tunggal Ika. Apa implikasi paling berbahaya dari upaya penyeragaman identitas tersebut terhadap nasionalisme Indonesia dalam jangka panjang?
A
Munculnya disintegrasi bangsa akibat konflik horizontal dan vertikal yang dipicu oleh perasaan tidak diakui atau termarjinalisasi oleh kelompok minoritas, yang berujung pada pecahnya persatuan.
B
Melemahnya legitimasi Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa, karena prinsip-prinsip inklusivitasnya dikesampingkan oleh pemaksaan identitas tunggal.
C
Terhambatnya pembangunan nasional karena energi bangsa terkuras untuk menyelesaikan konflik internal, alih-alih fokus pada kemajuan dan kesejahteraan bersama.
D
Meningkatnya radikalisme dan ekstremisme berbasis identitas, yang berpotensi menjadi ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas negara.
E
Hilangnya kekayaan budaya dan kearifan lokal yang beragam, karena adanya tekanan untuk menyesuaikan diri dengan satu identitas dominan, mengurangi daya tarik Indonesia di mata dunia.
NO. 56
Link Soal
Salah satu peninggalan zaman megalitikum berupa peti jenazah yang terbuat dari batu utuh (batu tunggal) disebut...
A
Menhir
B
Punden berundak
C
Beliung
D
Sarkofagus
E
Dolmen
NO. 57
Link Soal
Pernyataan 'Nasionalisme yang adaptif dalam menghadapi arus globalisasi tidak berarti melunturkan identitas bangsa, melainkan memperkaya dan memperkuatnya dengan nilai-nilai universal yang relevan, tanpa kehilangan jati diri' menggambarkan esensi dari...
A
Konsep chauvinisme yang modern
B
Bentuk nasionalisme sempit dan eksklusif
C
Implementasi paham etnosentrisme
D
Strategi ketahanan nasional yang visioner
E
Wujud nasionalisme inklusif dan transformatif
NO. 58
Link Soal
Ancaman disintegrasi bangsa di masa lalu dapat diklasifikasikan berdasarkan motifnya. Pemberontakan yang secara spesifik didasari oleh keinginan untuk mengubah ideologi negara Pancasila adalah...
A
Pemberontakan APRA
B
Pemberontakan DI/TII
C
Pemberontakan Andi Aziz
D
Pemberontakan RMS
E
Pemberontakan PRRI/Permesta
NO. 59
Link Soal
Siapakah tokoh cendekiawan (sarjana) Indonesia pertama yang mempopulerkan penggunaan istilah 'Indonesia' saat sedang menjalani masa pengasingan di Belanda?
A
Ki Hajar Dewantara
B
Drs. Moh Hatta
C
Mr. Ahmad Subarjo
D
Sukiman
E
Ali Sastroamijoyo
NO. 60
Link Soal
Tujuan utama pembangunan nasional Indonesia bukanlah sekadar fisik, melainkan untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa. Apa implikasi dari tujuan tersebut?
A
Agar Indonesia ditakuti oleh negara tetangga secara militer.
B
Menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu bersaing dan tidak diremehkan.
C
Memperluas wilayah kekuasaan negara ke negara lain.
D
Meningkatkan gaya hidup mewah para pejabat negara.
E
Mengisolasi diri dari pergaulan internasional agar mandiri.