Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 6. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 51
Link Soal
Sebelum terbentuknya Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat melalui pemilihan umum, tugas kepresidenan dibantu oleh sebuah komite. Siapakah yang ditunjuk sebagai ketua Komite Nasional Indonesia (KNI) Pusat tersebut?
A
Mr. Kasman Singodimedjo
B
H.O.S Tjokroaminoto
C
Adam Malik
D
Mr. Ahmad Subardjo
E
H. Agus Salim
NO. 52
Link Soal
Pada masa Orde Baru, pemerintah menerapkan kebijakan politik untuk mengurangi pengaruh ideologis dan ketokohan Presiden pertama RI, Soekarno, demi menjaga stabilitas kekuasaan saat itu. Fenomena sejarah politik ini dikenal dengan istilah...
A
Nasakomisasi
B
De-Soekarnosasi
C
Revolusi Mental
D
Demokrasi Terpimpin
E
Supersemar
NO. 53
Link Soal
Pattimura memimpin perlawanan rakyat Maluku terhadap Belanda karena berbagai alasan. Berikut ini yang BUKAN merupakan alasan pemicu perlawanan tersebut adalah...
A
Adanya praktik pelayaran Hongi dan ekstirpasi
B
Rakyat Maluku lebih menghargai sistem administrasi Inggris dibanding Belanda
C
Upaya Belanda untuk menghapuskan Hukum Adat Tawan Karang
D
Penerapan sistem penyerahan wajib (verplichte leverantie)
E
Penerapan kerja paksa atau rodi bagi penduduk lokal
NO. 54
Link Soal
Tokoh "Tiga Serangkai" pendiri Indische Partij terdiri dari E.F.E. Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat, dan...
A
H.O.S. Tjokroaminoto
B
Dr. Sutomo
C
Dr. Tjipto Mangunkusumo
D
Ki Hajar Dewantara
E
Haji Samanhudi
NO. 55
Link Soal
Desa Sukamaju di tahun 1960-an dikenal dengan semangat gotong royongnya yang tinggi. Saat itu, masyarakat bahu-membahu membangun dam irigasi mandiri yang vital untuk pertanian mereka, tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat. Para pemuda mengorbankan waktu dan tenaganya, bahkan menunda studi, demi kepentingan bersama. Nasionalisme mereka terwujud dalam upaya kolektif mewujudkan kemandirian pangan desa dan melestarikan budaya lokal dari pengaruh asing yang mulai masuk. Kini, di Desa Sukamaju yang sama, tantangan berbeda muncul. Alih-alih membangun infrastruktur fisik, masyarakat dihadapkan pada masalah erosi nilai-nilai lokal, penyebaran hoaks yang memecah belah, dan ketergantungan pada produk luar negeri. Para pemuda, meski aktif berinteraksi di media sosial, lebih sering terlibat dalam debat virtual tentang isu nasional ketimbang aksi nyata di desa. Semangat kebersamaan masih ada, namun bentuk dan manifestasinya terasa berbeda, lebih personal dan terkadang kurang terikat pada kepentingan kolektif desa secara langsung. Berdasarkan narasi di atas, bagaimana perbandingan manifestasi nasionalisme di Desa Sukamaju pada masa lalu dan masa kini menggambarkan evolusi konsep tersebut di tengah masyarakat Indonesia?
A
Nasionalisme masa lalu lebih terwujud dalam aksi kolektif fisik dan upaya kemandirian lokal, sementara masa kini cenderung diekspresikan melalui platform digital dan kesadaran isu nasional yang lebih bersifat virtual.
B
Nasionalisme pada kedua periode sama-sama berfokus pada pembangunan infrastruktur, namun dengan skala yang berbeda akibat kemajuan teknologi.
C
Masa lalu menunjukkan nasionalisme yang didasari oleh ketakutan terhadap ancaman fisik, sementara masa kini didorong oleh keinginan untuk mendapatkan pengakuan internasional.
D
Manifestasi nasionalisme di masa lalu cenderung individualistis, sementara masa kini lebih menonjolkan semangat gotong royong dalam bentuk kampanye daring.
E
Pada masa lalu, nasionalisme tidak mengenal konsep kemandirian, berbeda dengan masa kini yang sangat menekankan swasembada pangan.
NO. 56
Link Soal
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan tonggak sejarah kembalinya Indonesia ke UUD 1945. Salah satu poin utama dari isi dekrit tersebut adalah...
A
Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI)
B
Pengangkatan Soekarno sebagai Presiden seumur hidup
C
Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950
D
Pembentukan kabinet Dwikora
E
Pelaksanaan pemilihan umum yang dipercepat
NO. 57
Link Soal
Pemanggilan tiga tokoh nasional (Soekarno, Hatta, Radjiman) ke Dalat, Vietnam pada 9 Agustus 1945 oleh Jenderal Terauchi bertujuan untuk meresmikan PPKI. Dari kacamata strategi perjuangan, bagaimana para tokoh bangsa menyikapi pembentukan badan buatan Jepang ini?
A
Menolaknya mentah-mentah karena dianggap sebagai jebakan sekutu.
B
Menerimanya sebagai satu-satunya cara legal untuk mendapatkan kemerdekaan tanpa pertumpahan darah.
C
Memanfaatkannya sebagai wadah legalitas untuk mempersiapkan kelengkapan negara meskipun tujuan Jepang adalah memberi 'hadiah'.
D
Menggunakannya untuk menyusun kekuatan militer guna menyerang balik tentara Jepang.
E
Membubarkannya segera setelah kembali ke Indonesia untuk menghindari cap boneka Jepang.
NO. 58
Link Soal
Dalam konteks wawasan kebangsaan, nasionalisme mengandung makna…
A
Sikap mencintai bangsa dan negara secara berlebihan.
B
Perasaan cinta tanah air yang diwujudkan dalam tindakan konkret.
C
Keyakinan bahwa bangsanya lebih unggul dari bangsa lain.
D
Doktrin politik yang mengutamakan kepentingan nasional di atas segalanya.
E
Kesetiaan mutlak terhadap negara tanpa kritik.
NO. 59
Link Soal
Haji Samanhudi mendirikan sebuah organisasi di Solo yang menjadi cikal bakal pergerakan ekonomi dan nasionalisme Islam. Nama organisasi tersebut adalah...
A
Muhammadiyah
B
Sarekat Islam
C
Indische Partij
D
Sarekat Dagang Islam
E
Budi Utomo
NO. 60
Link Soal
Pada masa Orde Baru, pembangunan dilakukan secara bertahap melalui Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA). Jika REPELITA I fokus pada pertanian, maka titik berat REPELITA V adalah mewujudkan struktur ekonomi yang seimbang dengan fokus pada...
A
Pembangunan sektor pertanian menuju swasembada mutlak
B
Pengembangan industri berat yang menghasilkan mesin-mesin
C
Kekuatan sektor industri yang didukung oleh sektor pertanian yang kuat
D
Industri pariwisata dan ekonomi kreatif
E
Pembangunan infrastruktur maritim secara masif