Pembahasan Soal TWKK - Nasionalisme 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 626. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 631
Link Soal
Sistem pendidikan di Indonesia menerapkan konsep 'Bhinneka Tunggal Ika' melalui kurikulum. Selain kurikulum nasional yang berlaku umum, terdapat kurikulum yang disusun menyesuaikan tuntutan, potensi, dan kondisi budaya setempat. Kurikulum jenis ini disebut...
A
Kurikulum Internasional
B
Kurikulum Inti
C
Muatan Lokal (Mulok)
D
Ekstrakurikuler Wajib
E
Peminatan Khusus
NO. 632
Link Soal
Pada masa kolonial Hindia Belanda, pembangunan Jalan Raya Pos (Grote Postweg) dari Anyer hingga Panarukan dilakukan melalui kerja paksa di bawah perintah Gubernur Jenderal...
A
Johannes van den Bosch
B
Herman Willem Daendels
C
Thomas Stamford Raffles
D
Jan Pieterszoon Coen
E
Van der Capellen
NO. 633
Link Soal
Pasukan AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) mendarat di Jakarta pada September 1945 dengan beberapa misi. Di bawah ini yang BUKAN merupakan tugas AFNEI adalah...
A
Menerima penyerahan kekuasaan dari Jepang
B
Membebaskan tawanan perang Sekutu
C
Melucuti dan memulangkan tentara Jepang
D
Membantu memperkuat kedaulatan negara Indonesia yang baru merdeka
E
Menuntut penjahat perang
NO. 634
Link Soal
Penerapan kebijakan otonomi daerah (desentralisasi) bertujuan memberikan kemandirian kepada daerah. Namun, fenomena ini kerap memunculkan "Raja-raja kecil" atau peraturan daerah yang bertentangan dengan kebijakan nasional, yang berpotensi mengganggu integrasi bangsa. Langkah strategis apa yang harus diambil pemerintah pusat untuk menyelaraskan otonomi tanpa mematikan kreativitas daerah?
A
Menarik kembali seluruh kewenangan daerah ke pusat (Resentralisasi) demi stabilitas keamanan.
B
Menerbitkan regulasi payung dan pedoman umum (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) agar kebijakan daerah tetap segaris dengan visi nasional.
C
Memberikan kebebasan mutlak kepada daerah untuk membuat aturan apapun tanpa campur tangan pusat.
D
Menghapus sistem pemerintahan daerah dan menggantinya dengan sistem penunjukan langsung dari pusat.
E
Menyerahkan urusan vital seperti pertahanan dan kebijakan moneter sepenuhnya kepada daerah agar mandiri.
NO. 635
Link Soal
Belanda sempat tidak mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 karena beranggapan bahwa kedaulatan Indonesia baru terjadi pada tanggal ...
A
16 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
27 September 1949
D
27 Desember 1949
E
16 Agustus 2005
NO. 636
Link Soal
Panitia Sembilan memiliki komposisi anggota yang merepresentasikan dua kelompok ideologi besar. Siapakah tokoh berikut yang TIDAK termasuk dalam kelompok Nasionalis?
A
Mohammad Hatta
B
A.A. Maramis
C
Muhammad Yamin
D
Abikusno Tjokrosuyoso
E
Ahmad Soebardjo
NO. 637
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 dilatarbelakangi oleh...
A
Keinginan golongan tua untuk menunggu janji Jepang
B
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
C
Serangan Sekutu ke kota Jakarta
D
Penolakan Soekarno untuk memproklamasikan kemerdekaan
E
Desakan Jepang agar Indonesia segera merdeka
NO. 638
Link Soal
Negara manakah yang menggunakan 'Lira' sebagai mata uang resminya?
A
Spanyol
B
Turki
C
Finlandia
D
Italia
E
Mesir
NO. 639
Link Soal
Sebagai pemimpin komunitas di wilayah majemuk, Anda menyadari adanya gesekan sosial akibat perbedaan etnis. Strategi inklusif apa yang paling efektif untuk meredam potensi konflik tersebut dan memperkuat kohesi sosial?
A
Meminimalisir interaksi antar-etnis dengan membuat kegiatan terpisah
B
Memfasilitasi kolaborasi lintas budaya dalam satu event bersama untuk membangun kesepahaman
C
Menganjurkan segregasi wilayah tempat tinggal berdasarkan suku
D
Menyerahkan urusan kerukunan sepenuhnya kepada aparat keamanan tanpa intervensi komunitas
E
Menonjolkan satu budaya dominan sebagai standar pergaulan komunitas
NO. 640
Link Soal
Kebijakan 'Sanering' atau pemotongan nilai uang (Gunting Syafrudin) pada tahun 1950 dilakukan saat jabatan Menteri Keuangan dipegang oleh...
A
Ali Sastroamidjojo
B
Sumitro Djojohadikusumo
C
Syafrudin Prawiranegara
D
Iskaq Tjokrohadisurjo
E
Juanda Kartawidjaja