Pembahasan Soal TWKK - Nasionalisme 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 131. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 701
Link Soal
Panitia Sembilan yang dibentuk untuk merumuskan dasar negara Indonesia diketuai oleh tokoh pergerakan nasional, yaitu...
A
Mohammad Hatta
B
Dr. Radjiman Wedyodiningrat
C
Mohammad Yamin
D
Soekarno
E
A. A. Maramis
NO. 702
Link Soal
Indonesia, sebagai negara majemuk, menghadapi tantangan dalam mempertahankan nasionalisme di tengah arus globalisasi dan kepentingan regional. Sebuah kebijakan pemerintah daerah mengizinkan investasi asing besar-besaran yang menjanjikan lapangan kerja, namun berpotensi menggerus kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks nasionalisme Pancasila, tindakan yang paling bijaksana bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan adalah:
A
Menolak seluruh investasi asing demi menjaga kearifan lokal dan lingkungan sebagai benteng terakhir identitas bangsa.
B
Mendukung penuh investasi dengan alasan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja adalah prioritas utama untuk kemajuan bangsa.
C
Mengadvokasi negosiasi ulang dengan investor asing untuk memastikan klausul perlindungan kearifan lokal dan lingkungan hidup yang ketat, serta transfer teknologi yang bermanfaat bagi bangsa.
D
Membiarkan mekanisme pasar yang menentukan, karena intervensi pemerintah dapat menghambat investasi dan daya saing global.
E
Mengajak masyarakat untuk melakukan demonstrasi menentang investasi sebagai bentuk perlawanan terhadap potensi "penjajahan ekonomi" modern.
NO. 703
Link Soal
Indonesia dikenal dengan keberagaman suku bangsa, budaya, dan adat istiadat. Keberagaman ini secara positif berdampak pada...
A
Peningkatan konflik antardaerah karena perbedaan pandangan.
B
Meningkatnya rasa bangga yang berlebihan terhadap suku sendiri (primordialisme).
C
Kesulitan dalam mencapai kata sepakat karena banyaknya ego golongan.
D
Munculnya hambatan dalam proses asimilasi budaya nasional.
E
Kekayaan sifat dan makna yang memperkuat persatuan bangsa serta negara.
NO. 704
Link Soal
Bagaimanakah nasionalisme dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pembangunan dan kemajuan suatu bangsa?
A
Dengan menciptakan persaingan antar daerah yang tidak sehat dan menguntungkan segelintir pihak.
B
Dengan mendorong sikap apatis dan ketidakpedulian warga terhadap proyek-proyek pembangunan.
C
Dengan menyatukan seluruh elemen bangsa untuk bekerja sama demi mencapai tujuan pembangunan bersama.
D
Dengan mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan tertentu di atas kepentingan pembangunan nasional.
E
Dengan menghambat masuknya investasi asing yang berpotensi memajukan perekonomian.
NO. 705
Link Soal
Kawasan Mesopotamia yang terletak di antara Sungai Eufrat dan Tigris dikenal sebagai tempat lahirnya peradaban besar. Berdasarkan catatan sejarah, kerajaan pertama yang mendiami wilayah ini adalah...
A
Kerajaan Akkadia
B
Kerajaan Assyria
C
Kerajaan Sumeria
D
Kerajaan Neo-Babilonia
E
Kerajaan Persia
NO. 706
Link Soal
Peristiwa Sumpah Pemuda 1928 menghasilkan ikrar 'Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa'. Makna persatuan 'Satu Nusa' adalah...
A
Mengakui bahwa bangsa Indonesia memiliki satu bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia
B
Memiliki kesadaran bahwa kita berasal dari satu nenek moyang yang sama
C
Mengakui satu wilayah hukum dan teritorial tanah air Indonesia dari Sabang sampai Merauke
D
Menghilangkan identitas kesukuan demi identitas nasional
E
Mengutamakan kepentingan pemuda di atas kepentingan golongan tua
NO. 707
Link Soal
Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas dan kaya akan sumber daya alam. Namun, pengelolaan wilayah laut sering kali menghadapi tantangan berupa kerusakan ekosistem laut akibat penangkapan ikan yang berlebihan dan pencemaran. Bagaimana langkah yang paling efektif bagi pemerintah untuk memastikan pengelolaan laut yang berkelanjutan dan menjaga kekayaan alam tersebut?
A
Mengizinkan penangkapan ikan secara bebas tanpa batas
B
Mengedukasi nelayan tentang praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas penangkapan ikan ilegal
C
Melarang semua aktivitas penangkapan ikan di laut Indonesia
D
Membiarkan perusahaan asing mengelola sumber daya laut Indonesia
E
Menetapkan harga jual ikan yang lebih tinggi untuk mengurangi konsumsi
NO. 708
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan keberagaman internal Indonesia, muncul wacana untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri secara eksklusif dan membatasi investasi asing guna melindungi industri lokal. Di sisi lain, ada pandangan bahwa keterbukaan terhadap investasi asing dan persaingan global justru dapat memacu inovasi dan efisiensi, serta membawa manfaat ekonomi jangka panjang bagi bangsa. Berdasarkan pemahaman Anda tentang Nasionalisme Pancasila, manakah sikap yang paling tepat untuk menghadapi dilema kebijakan tersebut?
A
Menutup diri sepenuhnya dari investasi asing dan hanya mengandalkan produk dalam negeri untuk semua sektor, demi kemandirian ekonomi mutlak.
B
Membuka seluas-luasnya keran investasi asing tanpa batasan demi percepatan pertumbuhan ekonomi, dengan keyakinan bahwa pasar akan mengatur semuanya.
C
Menerapkan kebijakan proteksionisme selektif yang berlandaskan pada kepentingan nasional jangka panjang, sambil tetap membuka ruang kolaborasi dan persaingan sehat dengan pihak asing untuk kemajuan bangsa.
D
Mengutamakan produk dalam negeri hanya jika kualitasnya setara atau lebih baik dari produk impor, tanpa mempertimbangkan aspek pemberdayaan ekonomi rakyat kecil.
E
Membatasi penggunaan produk dalam negeri hanya untuk sektor strategis militer, sementara sektor lainnya diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar global.
NO. 709
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan dasar negara. Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang menjadi anggota Panitia Sembilan, KECUALI...
A
H. Agus Salim
B
Mr. Ahmad Subardjo
C
Dr. Radjiman Widyodiningrat
D
K.H. Wachid Hasyim
E
Abikusno Tjokrosujoso
NO. 710
Link Soal
Dahulu kala, di Desa Harmoni yang asri, semangat nasionalisme begitu kental terasa. Penduduknya, dipimpin oleh Bapak Suryo, bergotong royong tanpa pamrih membangun bendungan irigasi yang vital demi kemandirian pangan. Mereka menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan sedikit harta benda mereka, meyakini bahwa setiap tetes keringat adalah demi masa depan bangsa yang lebih baik. Kepentingan pribadi dikesampingkan demi kepentingan bersama yang lebih besar, yakni ketahanan desa sebagai bagian integral dari negara.
Kini, di Kota Maju yang megah, generasi muda seperti Putri menghadapi dilema berbeda. Teknologi informasi yang serbacanggih membuka gerbang budaya global, menawarkan beragam pilihan produk dan gaya hidup dari seluruh dunia. Meskipun Putri bangga dengan warisan budaya Indonesia dan sering mempromosikannya melalui media sosial, ia juga tak jarang memilih produk impor yang dianggap lebih praktis atau berkualitas. Diskusi mengenai investasi asing besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur seringkali memunculkan perdebatan antara menjaga kedaulatan ekonomi nasional dan memanfaatkan peluang pertumbuhan global.
Narasi di atas menggambarkan evolusi dan tantangan nasionalisme dari masa lalu ke masa kini. Perbedaan mendasar dalam implementasi semangat nasionalisme antara Desa Harmoni di masa lalu dan Kota Maju di masa kini paling tepat digambarkan sebagai:
A
Nasionalisme di Desa Harmoni ditandai dengan pengorbanan kolektif, kemandirian fisik, dan penyatuan tujuan di tengah keterbatasan, sedangkan di Kota Maju diuji oleh infiltrasi budaya global, pilihan konsumsi individual, dan perdebatan kedaulatan ekonomi dalam kerangka investasi asing.
B
Nasionalisme masa lalu hanya muncul saat ada ancaman fisik, sementara nasionalisme masa kini lebih bersifat seremonial dan kurang substansial.
C
Keduanya menunjukkan bentuk gotong royong yang sama, hanya saja media penyalurannya yang berbeda karena perkembangan teknologi.
D
Nasionalisme di masa lalu lebih otentik karena belum terpengaruh modernisasi, sedangkan masa kini cenderung pragmatis dan instan.
E
Semangat nasionalisme di Desa Harmoni bersifat statis dan kaku, sementara di Kota Maju lebih dinamis dan adaptif terhadap perubahan global tanpa batasan.