Pembahasan Soal TWKK - Pilar Negara 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 1609. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 111
Link Soal
Salah satu ciri khas sistem pemerintahan Indonesia adalah adanya pusat koordinasi yang terpusat. Hal ini dikarenakan Indonesia menganut sistem...
A
Negara Kesatuan
B
Negara Federal-Parlementer
C
Negara Maritim
D
Negara Monarki Konstitusional
E
Negara Kerajaan
NO. 112
Link Soal
Pembukaan UUD 1945 memegang kedudukan krusial yang tidak dapat diubah. Di bawah ini, manakah yang BUKAN merupakan aspek kedudukan hakiki dari Pembukaan UUD 1945?
A
Sebagai pernyataan kemerdekaan yang terperinci
B
Pengejawantahan kesadaran hukum dan cita-cita moral rakyat
C
Memuat sendi mutlak kehidupan negara (tujuan, bentuk negara, asas kerohanian)
D
Mengandung pengakuan terhadap hukum kodrat dan hukum Tuhan
E
Memiliki kedudukan kuat yang melekat pada kepribadian hidup bangsa
NO. 113
Link Soal
Bentuk pemerintahan negara Indonesia sesuai dengan Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 adalah...
A
Monarki
B
Serikat
C
Republik
D
Oligarki
E
Parlementer
NO. 114
Link Soal
Isi pokok yang terkandung dalam Batang Tubuh UUD 1945 mencakup tiga pilar utama. Pilar-pilar tersebut adalah...
A
Sistem pemerintahan, ideologi negara, dan sejarah perjuangan bangsa.
B
Struktur militer, kebijakan ekonomi, dan tata kelola sumber daya alam.
C
Sistem pemerintahan, pola hubungan antarlembaga negara, serta relasi antara negara dengan warga negaranya.
D
Hubungan diplomatik, sistem kepartaian, dan peraturan pajak daerah.
E
Mekanisme pemilihan umum, struktur peradilan, dan pembagian wilayah provinsi.
NO. 115
Link Soal
Konsep negara yang bertujuan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah, serta mengatasi segala paham golongan maupun perseorangan, adalah pengertian dari...
A
Negara Liberal
B
Negara Serikat
C
Negara Kesatuan
D
Negara Monarki
E
Negara Otoriter
NO. 116
Link Soal
Pasca amandemen UUD 1945, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki wewenang yang lebih kuat. Salah satu wewenang tersebut dalam kaitannya dengan anggaran adalah...
A
Menetapkan APBN secara mandiri tanpa campur tangan Presiden
B
Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD
C
Mengajukan rancangan APBN kepada MPR untuk disahkan
D
Memutuskan penggunaan anggaran tanpa perlu persetujuan Presiden
E
Menolak rancangan APBN dan menggunakan APBN tahun sebelumnya secara otomatis tanpa pembahasan
NO. 117
Link Soal
Di era reformasi, Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi lembaga kehakiman yang memiliki kewenangan penting. Salah satu kewenangan utama MK adalah dalam hal...
A
Melakukan pengujian materi Undang-Undang (UU) terhadap Undang-Undang Dasar (UUD).
B
Membubarkan organisasi kemasyarakatan yang dianggap melanggar hukum.
C
Memberikan grasi atau pengampunan kepada terpidana kasus pidana.
D
Melaksanakan uji materi peraturan perundang-undangan di bawah UU terhadap UU.
E
Bertanggung jawab atas seleksi calon hakim agung di Mahkamah Agung.
NO. 118
Link Soal
Wewenang Presiden Republik Indonesia untuk memberikan gelar kehormatan, tanda jasa, serta bentuk kehormatan lainnya secara konstitusional diatur dalam UUD 1945 pada...
A
Pasal 12
B
Pasal 13
C
Pasal 14
D
Pasal 15
E
Pasal 16
NO. 119
Link Soal
Terdapat asas kewarganegaraan di mana status kewarganegaraan seseorang ditentukan berdasarkan garis keturunan orang tuanya, bukan tempat kelahirannya. Asas ini disebut...
A
Ius Soli
B
Ius Sanguinis
C
Bipatride
D
Apatride
E
Naturalisasi
NO. 120
Link Soal
Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) sama-sama memegang kekuasaan kehakiman. Namun, terdapat perbedaan mendasar dalam objek pengujian peraturan perundang-undangan (Judicial Review). Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan perbedaan tersebut?
A
MK menguji Undang-Undang terhadap UUD 1945, sedangkan MA menguji peraturan di bawah UU terhadap UU.
B
MK menguji semua jenis peraturan, sedangkan MA hanya mengadili kasus kasasi.
C
MA berhak menguji Undang-Undang jika dimohonkan oleh Presiden, MK hanya sengketa Pemilu.
D
MK menguji peraturan pemerintah, sedangkan MA menguji Undang-Undang Dasar.
E
Keduanya memiliki wewenang yang sama dalam menguji Undang-Undang.