PRIVAT ASN FAJAR

Pembahasan Soal TIUK - Numerik - Perbandingan Kuantitatif 2026

Fokus membahas soal nomor ID: 2461. Lihat semua soal

Jika P = (0.25 × 3/4) / 0.5 dan Q = (1/2 × 0.75) + 0.125, maka hubungan yang tepat antara P dan Q adalah...
A
P > Q
B
P < Q
C
P = Q
D
P + Q = 1
E
Hubungan P dan Q tidak dapat ditentukan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pak Rahmat, seorang petani berpengalaman, memiliki dua bidang tanah di perkebunannya. Lahan pertama, seluas 200 m², ditanami pohon pisang dan berhasil menghasilkan 300 kg pisang dalam satu musim panen. Lahan kedua, seluas 150 m², ditanami pohon pepaya dan menghasilkan 240 kg pepaya pada musim yang sama. Jika P adalah rata-rata hasil panen per meter persegi dari lahan pisang, dan Q adalah rata-rata hasil panen per meter persegi dari lahan pepaya, maka hubungan antara P dan Q adalah...
A
P > Q
B
Q > P
C
P = Q
D
P = 2Q
E
Hubungan P dan Q tidak dapat ditentukan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Budi, seorang staf administrasi, bertanggung jawab dalam proses pengarsipan digital di kantor. Ia harus memindai dokumen fisik dan menyimpannya dalam sistem. Kecepatan Budi dalam memindai adalah 150 halaman per jam. Setelah dipindai, dokumen-dokumen tersebut diorganisir ke dalam folder digital, di mana setiap folder digital dapat menampung maksimal 200 halaman dokumen. Bandingkan kuantitas P dan Q berikut: P = Waktu yang dibutuhkan Budi untuk memindai 750 halaman dokumen (dalam jam). Q = Jumlah minimum folder digital yang dibutuhkan untuk menyimpan 1.100 halaman dokumen yang sudah dipindai.
A
P > Q
B
P < Q
C
P = Q
D
Hubungan P dan Q tidak dapat ditentukan
E
P + Q = 10

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Jika dua per tiga dari X adalah 1.5, dan 0.4 dari Y adalah 1/5, maka hubungan yang tepat antara X dan Y adalah...
A
X > Y
B
X < Y
C
X = Y
D
X = 2Y
E
Hubungan X dan Y tidak dapat ditentukan

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sebuah proyek pembangunan jembatan direncanakan selesai dalam waktu 30 hari jika dikerjakan oleh 15 pekerja. Setelah 10 hari berjalan, 5 pekerja mengundurkan diri. Berapa hari tambahan yang dibutuhkan agar proyek tersebut selesai dari jadwal semula?
A
10 hari
B
20 hari
C
30 hari
D
40 hari
E
50 hari

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Pak Rahmat memiliki gaji awal sebesar Rp 7.200.000 per bulan. Setiap tahun, gajinya akan naik sebesar Rp 250.000. Sementara itu, Pak Sandi memiliki gaji awal sebesar Rp 6.800.000 per bulan. Setiap tahun, gajinya akan naik sebesar 4% dari gaji awal. P = Gaji Pak Rahmat setelah 3 tahun Q = Gaji Pak Sandi setelah 3 tahun Bagaimana hubungan yang benar antara P dan Q?
A
P > Q
B
P < Q
C
P = Q
D
Hubungan P dan Q tidak dapat ditentukan
E
P = Q + Rp 1.000.000

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Sebuah proyek pembangunan jalan direncanakan selesai dalam 60 hari oleh 30 pekerja. Setelah 20 hari bekerja, proyek tersebut terhenti selama 10 hari karena cuaca buruk. Pengawas proyek ingin agar proyek tetap selesai sesuai jadwal yang ditetapkan semula. Kuantitas P: Jumlah pekerja tambahan yang dibutuhkan agar proyek selesai tepat waktu. Kuantitas Q: Waktu total (dalam hari) yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan jika tidak ada penambahan pekerja dan tidak ada hambatan lagi (dengan asumsi efisiensi pekerja tetap). Manakah hubungan yang benar antara Kuantitas P dan Kuantitas Q?
A
P > Q
B
P < Q
C
P = Q
D
Informasi yang diberikan tidak cukup untuk memutuskan
E
P + Q = 50

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Toko kue 'Manis Sekali' dan 'Enak Banget' menjual jenis kue yang sama. Harga satu kue di Toko 'Manis Sekali' adalah Rp 12.000. Toko 'Manis Sekali' memberikan diskon 15% untuk setiap pembelian 6 kue atau lebih. Sementara itu, harga satu kue di Toko 'Enak Banget' adalah Rp 10.000. Toko 'Enak Banget' memberikan potongan harga sebesar Rp 7.000 untuk setiap transaksi pembelian yang total harga dasarnya mencapai atau melebihi Rp 50.000. **Kuantitas P:** Total harga yang harus dibayar untuk membeli 7 kue di Toko 'Manis Sekali'. **Kuantitas Q:** Total harga yang harus dibayar untuk membeli 7 kue di Toko 'Enak Banget'.
A
P > Q
B
Q > P
C
P = Q
D
Hubungan P dan Q tidak dapat ditentukan
E
Informasi yang diberikan tidak cukup

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Cermati premis-premis berikut untuk menarik kesimpulan yang tepat: 1. Semua pegawai honorer memiliki kontrak kerja. 2. Sebagian pegawai yang memiliki kontrak kerja adalah non-PNS. 3. Tidak ada non-PNS yang menjabat sebagai kepala divisi.
A
Sebagian pegawai yang memiliki kontrak kerja bukan menjabat sebagai kepala divisi.
B
Semua pegawai honorer menjabat sebagai kepala divisi.
C
Tidak ada non-PNS yang memiliki kontrak kerja.
D
Semua pegawai yang menjabat sebagai kepala divisi adalah non-PNS.
E
Sebagian pegawai honorer adalah non-PNS.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

Perbandingan Kuantitatif: PT Bangun Jaya sedang mengevaluasi dua proyek pembangunan perumahan. Proyek 'Harapan' menargetkan penyelesaian 240 unit rumah dalam 12 bulan dengan 60 pekerja. Namun, setelah 6 bulan pertama, hanya 90 unit yang berhasil diselesaikan karena kendala teknis dan logistik, menyebabkan efisiensi kerja menurun drastis. Untuk mengatasi keterlambatan, manajemen memutuskan untuk menambah 30 pekerja lagi dan berencana menyelesaikan sisa pekerjaan dalam 5 bulan berikutnya. Di sisi lain, Proyek 'Impian', dengan 75 pekerja, menargetkan pembangunan 270 unit rumah dalam 10 bulan. Setelah 4 bulan, 108 unit berhasil diselesaikan sesuai jadwal yang direncanakan. Manajemen Proyek 'Impian' memutuskan untuk mempertahankan jumlah pekerja dan tetap pada target waktu semula untuk sisa proyek. P: Kecepatan rata-rata penyelesaian rumah per pekerja per bulan untuk sisa Proyek 'Harapan' setelah penambahan pekerja. Q: Kecepatan rata-rata penyelesaian rumah per pekerja per bulan untuk sisa Proyek 'Impian' berdasarkan target awal yang konsisten. Berdasarkan wacana di atas, hubungan antara P dan Q adalah:
A
P > Q
B
Q > P
C
P = Q
D
Informasi yang diberikan tidak cukup untuk membandingkan P dan Q
E
P + Q = 1

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.