Pembahasan Soal TWKK - Bahasa Indonesia 2026
Fokus membahas soal nomor ID: 1984. Lihat semua soal
Ganti Topik Materi
NO. 111
Link Soal
Dalam sebuah forum seminar internasional di Jakarta, seorang pejabat publik Indonesia menyampaikan pidatonya dengan dominasi penggunaan istilah-istilah asing yang kompleks dan tidak umum, padahal konteks forum tersebut juga melibatkan audiens umum dari berbagai latar belakang pendidikan. Jika padanan kata dalam Bahasa Indonesia tersedia dan lebih mudah dipahami, tindakan pejabat tersebut berpotensi melemahkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai...
A
Lambang identitas nasional, karena tidak mencerminkan jati diri bangsa.
B
Bahasa negara, karena tidak menggunakan bahasa resmi dalam acara penting.
C
Alat pemersatu berbagai suku bangsa, karena menciptakan batasan komunikasi antar-sesama warga negara.
D
Lambang kebanggaan nasional, karena menunjukkan kurangnya apresiasi terhadap bahasa sendiri.
E
Alat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena tidak berupaya memperkaya kosakata bahasa.
NO. 112
Link Soal
Seorang penyunting naskah sedang meninjau draf artikel ilmiah tentang inovasi teknologi. Dalam draf tersebut, ditemukan beberapa kata serapan yang merujuk pada istilah-istilah modern. Tugas penyunting adalah memastikan bahwa semua kata serapan ditulis sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia baku yang berlaku dalam PUEB. Berdasarkan analisis konteks dan ejaan baku, manakah dari kalimat berikut yang mengandung kata serapan yang penulisannya *tidak tepat* dan memerlukan koreksi?
A
Tim peneliti melakukan *analisis* mendalam terhadap data-data yang terkumpul untuk menemukan pola baru.
B
Setiap inovasi membutuhkan tahap *analisa* yang cermat sebelum diimplementasikan secara luas.
C
Pemerintah berupaya meningkatkan *kualitas* sumber daya manusia melalui program pendidikan vokasi.
D
Penerapan *sistem* baru ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja di semua departemen.
E
Perusahaan telah mengadopsi *strategi* pemasaran digital yang lebih agresif untuk menjangkau pasar global.
NO. 113
Link Soal
Seorang auditor internal menemukan bahwa beberapa dokumen resmi penting yang diterbitkan oleh sebuah direktorat jenderal di salah satu kementerian memiliki inkonsistensi serius dalam penggunaan ejaan, tanda baca, dan tata bahasa baku, meskipun Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) telah diimplementasikan secara luas. Inkonsistensi ini tidak hanya ditemukan pada dokumen internal, tetapi juga pada surat-menyurat dengan lembaga lain. Mengapa konsistensi dalam penerapan PUEBI oleh ASN dan lembaga negara, selain sebagai kepatuhan pada kaidah bahasa, merupakan cerminan esensial dari nilai integritas dan profesionalisme aparatur negara?
A
Menunjukkan bahwa ASN memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan aturan dan pedoman yang dikeluarkan pemerintah pusat.
B
Mencerminkan ketelitian, ketertiban, dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas administratif, yang fundamental untuk membangun kepercayaan publik terhadap kredibilitas dan kapabilitas institusi pemerintah.
C
Mempermudah proses audit dan verifikasi dokumen oleh pihak eksternal, karena adanya standarisasi bahasa yang jelas dan seragam.
D
Mengurangi potensi kesalahpahaman atau ambiguitas dalam interpretasi kebijakan, yang dapat berujung pada inefisiensi atau perselisihan hukum.
E
Memperkuat citra Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang teratur, modern, dan dihormati di mata komunitas internasional.
NO. 114
Link Soal
Dalam era globalisasi, fenomena penggunaan istilah asing, terutama bahasa Inggris, semakin marak dalam berbagai ranah publik di Indonesia, mulai dari penamaan produk, slogan iklan, bahkan hingga dalam komunikasi resmi dan akademik. Kondisi ini seringkali menimbulkan perdebatan antara kebutuhan untuk 'go global' dan kekhawatiran akan terkikisnya kedudukan Bahasa Indonesia. Jika kita mengevaluasi dampak paling signifikan dari tren ini terhadap kedaulatan bahasa dan ketahanan budaya bangsa Indonesia dalam jangka panjang, apa yang menjadi ancaman paling fundamental?
A
Tergerusnya pemahaman masyarakat umum terhadap makna asli istilah Bahasa Indonesia yang relevan, sehingga menciptakan kesenjangan komunikasi antargenerasi.
B
Meningkatnya ketergantungan intelektual bangsa pada bahasa asing sebagai sumber utama inovasi dan pengetahuan, menghambat kemandirian berpikir dan berkreasi dalam Bahasa Indonesia.
C
Melemahnya identitas nasional karena Bahasa Indonesia tidak lagi sepenuhnya merefleksikan kemajuan zaman, membuat masyarakat merasa 'kurang modern' jika menggunakan padanan kata lokal.
D
Pengurangan minat terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dan perguruan tinggi, karena dianggap kurang relevan dalam persaingan global.
E
Pergeseran fungsi Bahasa Indonesia dari bahasa ilmu pengetahuan menjadi sekadar bahasa komunikasi sehari-hari, kehilangan kapasitasnya sebagai medium diskursus tingkat tinggi.
NO. 115
Link Soal
Korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) adalah musuh utama integritas ASN. Ironisnya, dalam beberapa kasus praktik KKN, penggunaan Bahasa Indonesia seringkali dimanipulasi untuk menyamarkan tindak pidana, menyusun klausul kontrak yang ambigu, atau menyampaikan informasi yang menyesatkan publik. Misalnya, laporan keuangan yang dibuat dengan kalimat berbelit-belit, istilah-istilah teknis yang tidak jelas, atau eufemisme untuk menutupi penyalahgunaan wewenang. Penggunaan bahasa yang demikian jelas bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam good governance.
Jika Anda seorang ASN yang bertugas di unit pengawasan internal dan menemukan indikasi manipulasi bahasa dalam dokumen resmi yang mencurigakan, bagaimana Anda akan menyikapi penggunaan Bahasa Indonesia yang tidak transparan tersebut untuk menegakkan integritas birokrasi?
A
Mengirimkan dokumen tersebut kepada lembaga kebahasaan untuk dianalisis struktur bahasanya, dan jika ditemukan ketidakbakuan yang signifikan, dijadikan bukti awal indikasi penyimpangan.
B
Melakukan investigasi mendalam terhadap substansi dokumen, sambil mencatat dan menganalisis pola penggunaan bahasa yang ambigu atau berbelit-belit sebagai salah satu indikator potensi praktik KKN.
C
Mewajibkan seluruh pejabat untuk mengikuti pelatihan Bahasa Indonesia yang fokus pada penggunaan bahasa yang lugas, jelas, dan transparan dalam setiap laporan dan komunikasi resmi, tanpa terkecuali.
D
Mengembangkan sistem pelaporan internal yang menekankan pada penggunaan Bahasa Indonesia yang standar dan mudah dipahami, serta menolak dokumen yang tidak memenuhi standar kejelasan tersebut.
E
Menyusun pedoman anti-korupsi yang secara spesifik mencantumkan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang transparan dan tidak ambigu dalam semua dokumen pemerintahan, serta sanksi bagi yang melanggar.
NO. 116
Link Soal
Manakah kalimat di bawah ini yang menerapkan penulisan singkatan dan akronim secara benar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia?
A
Kakaknya sedang melanjutkan pendidikan di AKPOL.
B
Pamannya bekerja sebagai pengawas PEMILU.
C
Ayahnya bekerja di BUMN (PERTAMINA).
D
Ayahnya bekerja di BUMN (Pertamina), kakaknya sedang pendidikan di Akpol, dan pamannya pengawas pemilu.
E
Adiknya lulus tes masuk AKPOL tahun ini.
NO. 117
Link Soal
Perhatikan kalimat berikut:
"Menurut Kepala Pusat Bahasa dan Perbukuan menjelaskan bahwa literasi digital merupakan kunci utama, untuk menghadapi tantangan era globalisasi."
Kesalahan penggunaan kaidah PUEBI yang paling tepat pada kalimat tersebut terdapat pada bagian....
A
Penggunaan frasa "Menurut...menjelaskan bahwa" yang redundan.
B
Penempatan tanda koma sebelum frasa "untuk menghadapi".
C
Penulisan frasa "literasi digital" yang seharusnya diawali huruf kapital.
D
Penggunaan kata "merupakan" yang seharusnya "adalah".
E
Tidak adanya tanda titik di akhir kalimat.
NO. 118
Link Soal
Di Kota Harmoni, seorang penulis muda bernama Galih seringkali kesulitan menuangkan idenya dalam tulisan yang mudah dipahami. Karyanya cenderung menggunakan diksi yang rumit dan struktur kalimat yang berbelit-belit, warisan dari gaya penulisan sastra lama yang ia pelajari. Pak Budi, seorang redaktur senior yang bijaksana, melihat potensi Galih namun menyarankan agar ia menyederhanakan bahasanya, menggunakan kalimat efektif, dan membuang frasa-frasa usang. 'Bahasa itu alat komunikasi, Galih,' ujar Pak Budi. 'Lihatlah bagaimana Bahasa Indonesia kita berkembang. Dari bahasa yang terkesan kedaerahan dan kuno, ia berevolusi menjadi bahasa yang modern, lugas, dan mampu menampung berbagai pemikiran kompleks, berkat semangat para tokoh yang visioner. Kita harus memastikan bahasa ini terus relevan dan efisien untuk generasi mendatang.' Semangat modernisasi dan efisiensi bahasa yang ditekankan Pak Budi dalam nasihatnya kepada Galih paling relevan dengan pemikiran dan perjuangan tokoh nasional dalam bidang Bahasa Indonesia, yaitu...
A
Sutan Takdir Alisjahbana
B
Chairil Anwar
C
Pramoedya Ananta Toer
D
Sanusi Pane
E
Amir Hamzah
NO. 119
Link Soal
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini. Manakah kalimat yang paling efektif, baku, dan tepat untuk digunakan dalam sebuah laporan resmi atau dokumen kedinasan?
A
Demi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
B
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, program pelatihan telah digalakkan bagi pegawai.
C
Peningkatan kualitas layanan publik dapat dilakukan dengan menggalakkan program pelatihan bagi pegawai.
D
Agar kualitas layanan publik menjadi lebih baik, maka program pelatihan bagi pegawai perlu digalakkan.
E
Untuk meningkatkan kualitas layanan publik, kami telah menggalakkan program pelatihan bagi para pegawai.
NO. 120
Link Soal
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini!
(1) Siswa mengadakan pertandingan antar kelas di akhir semester.
(2) Mereka menyambut kegiatan tersebut dengan gembira.
(3) Ekstrakurikuler ini bertujuan mendukung program sekolah.
(4) Wasit pertandingan adalah guru olahraga dan OSIS.
(5) Laporan pertanggungjawaban wajib dibuat setelah acara selesai.
Kesalahan penulisan kata berdasarkan aturan ejaan (EYD) terdapat pada kalimat...
A
(2)
B
(3)
C
(4)
D
(1)
E
(5)